Batang - Sepuluh mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang menjadi petugas upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Sodong, Wonotunggal, Kabupaten Batang, Senin (1882026). Mereka terdiri dari tujuh perempuan dan tiga laki-laki, yang tidak semuanya berasal dari Jawa, melainkan dari Sumatera hingga Sulawesi yang pagi itu berdiri dalam satu barisan sebagai petugas upacara.
Batang - Sepuluh mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang menjadi petugas upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Sodong, Wonotunggal, Kabupaten Batang, Senin (18/8/2026). Mereka terdiri dari tujuh perempuan dan tiga laki-laki, yang tidak semuanya berasal dari Jawa, melainkan dari Sumatera hingga Sulawesi yang pagi itu berdiri dalam satu barisan sebagai petugas upacara.
Bagi sebagian besar mahasiswa, tugas tersebut merupakan pengalaman pertama. Persiapan dilakukan sekitar satu pekan sebelum upacara. Nurlia, mahasiswa Program Studi Informasi dan Humas UNDIP asal Sulawesi, menjadi salah satu petugas.
Ia mengaku sempat grogi karena belum pernah mendapat tugas serupa. “Agak grogi, karena pengalaman pertama, tapi Alhamdulillah bisa lancar dan berkesan saat jadi petugas upacara di lokasi KKN,” tuturnya.
Baginya, pengalaman tersebut menjadi salah satu cerita yang akan dibawa dari lokasi KKN. Datang dari Sulawesi untuk menjalani KKN di Batang, justru mendapat pengalaman menjadi petugas upacara bersama masyarakat Desa Sodong.
Kepala Desa Sodong Moh. Tarmolah mengatakan, mahasiswa KKN diberi kesempatan menjadi petugas karena selama berada di desa sudah berbaur dengan masyarakat. Jadi kami beri kesempatan untuk ikut mengambil bagian dalam upacara.
“Awalnya memang sebagian besar belum pernah menjadi petugas, sehingga mereka perlu berlatih sekitar satu minggu. Alhamdulillah bisa melaksanakan tugas dengan baik dan upacaranya berjalan lancar,” jelasnya.
Kesempatan tersebut menjadi bagian dari kegiatan mahasiswa selama berada di Desa Sodong. Selain menjalankan program KKN, mereka ikut mengambil peran dalam kegiatan yang digelar pemerintah desa dan masyarakat.
“Upacara diikuti masyarakat dan unsur pemerintah Desa Sodong. Para mahasiswa tampil dengan seragam upacara dan menjalankan tugas masing-masing hingga rangkaian kegiatan selesai,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)