Mahasiswa KKN Undip Uji Kualitas Air, Serahkan Sertifikat Sanitasi Ke UMKM

Selasa, 18 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 116 kali Lingkungan
Mahasiswa KKN Undip Uji Kualitas Air, Serahkan Sertifikat Sanitasi Ke UMKM
Mahasiswa KKN Undip Uji Kualitas Air, Serahkan Sertifikat Sanitasi Ke UMKM
Batang Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyerahkan lembar infografis hasil uji kualitas air yang telah dilaminating kepada enam pelaku UMKM ikan asap. Penyerahan dilakukan dari rumah ke rumah pelaku usaha sebagai bagian dari program edukasi sanitasi dan uji kualitas air baku produksi.

Batang – Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyerahkan lembar infografis hasil uji kualitas air yang telah dilaminating kepada enam pelaku UMKM ikan asap. Penyerahan dilakukan dari rumah ke rumah pelaku usaha sebagai bagian dari program edukasi sanitasi dan uji kualitas air baku produksi.

Program ini merespons potensi besar UMKM ikan asap sebagai produk unggulan pesisir Desa Jrakahpayung yang kelayakan produksinya belum didukung data kualitas air baku memadai. Sumber air untuk mencuci bahan baku, baik sumur maupun mata air, belum pernah diuji berkala sehingga berisiko memengaruhi higienitas dan mutu produk akhir.

Sebagai Mahasiswa Program Studi Oseanografi, FPIK Undip Semarang Ricky Purnomo Bayu Aji menguji lima parameter air, yakni suhu, pH, TDS, EC, dan salinitas, mengacu pada Permenkes RI Nomor 32 Tahun 2017. Hasil uji dari enam titik sumber air tersebut dituangkan ke dalam sertifikat dan infografis berisi status kelayakan serta rekomendasi mitigasi sanitasi.

“Beberapa Sampel, misalnya Sampel UMKM-03 milik Ibu Diana yang bersumber dari mata air setempat dinyatakan layak dengan pH mendekati netral (7,22). Sementara sampel UMKM-05 milik Pak Bidin dan Ibu Sugiati dari sumur timba dinyatakan layak dengan catatan karena pH 6,58 mendekati ambang bawah baku mutu 6,5,” katanya saat ditemui di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (18/8/2026).

Infografis yang diserahkan turut memuat edukasi sanitasi wadah penampung air, mulai dari membersihkan wadah secara rutin hingga menggunakan wadah berbahan food grade. Warga juga dianjurkan menutup wadah rapat serta menguji ulang kualitas air setiap enam bulan agar mutu air baku produksi tetap terjaga.

Dijelaskannya, program ini memberi dasar data ilmiah bagi pelaku UMKM sebelum melangkah ke perbaikan produksi. Kalau ada catatan seperti pH yang mendekati ambang batas, itu jadi peringatan dini supaya segera diantisipasi sebelum berdampak ke mutu dan keamanan produk.

Salah satu pelaku UMKM ikan asap penerima sertifikat hasil uji Sugiati mengaku terbantu dengan adanya program ini. “Sekarang kami jadi lebih paham kalau air sumur perlu dijaga dan dicek rutin, apalagi saat musim kemarau,” ujar dia.

Program ini sangat linier dengan SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) melalui pengujian kualitas air baku produksi, serta SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) lewat penjagaan higienitas pangan olahan. Program ini juga sejalan dengan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) bagi keberlanjutan usaha UMKM.

Kegiatan penyerahan sertifikat ini dibawah pengawasan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dul Muid serta mendapat dukungan dari Kepala Desa Jrakahpayung Amat Rozokin.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pelaku UMKM ikan asap untuk lebih memperhatikan kualitas air baku produksi secara berkelanjutan. (MC Batang, Jateng/ Ricky Purnomo/Jumadi)

Berita Lainnya

TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
Batang - Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis yang terus bertumbuh dalam mendukung lahirnya kota baru, di timur Kabupaten Batang, membawa dampak perbaikan infrastruktur di Desa Sembung Kecamatan Banyuputih. Hal tersebut dibuktikan dengan dipilihnya desa tersebut sebagai prioritas perbaikan infrastruktur dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130, yang berfokus untuk membuka akses jalan penghubung baru dari Desa Sembung menuju KEK Industropolis.
13 Okt 2026 Jumadi 51
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama Kodim 0736Batang menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 di Lapangan Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 65
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban fraksi gabungan atas pendapat Bupati Batang terhadap lima rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD tahun 2026 di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 52
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Batang Tahun 2027 dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 55
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Batang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang melepas kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 54
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi melepas 258 anggota kontingen yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Dalam pelepasan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa 13 Oktober 2026, Pemkab Batang menegaskan komitmen dukungannya dengan mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk operasional kontingen serta menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali.
13 Okt 2026 Jumadi 48