Mahasiswa KKN Undip Luncurkan Mading Edukasi Cegah Penyumbatan Saluran Di Desa Jrakahpayung

Selasa, 18 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 28 kali Lingkungan
Mahasiswa KKN Undip Luncurkan Mading Edukasi Cegah Penyumbatan Saluran Di Desa Jrakahpayung
Mahasiswa KKN Undip Luncurkan Mading Edukasi Cegah Penyumbatan Saluran Di Desa Jrakahpayung

Batang – Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang meluncurkan mading edukasi “Alirkan Bersih”. Mading yang memuat infografis dinamika saluran terbuka dan panduan penanganan abu sisa pembakaran stove rocket ini dipasang usai sosialisasi pengelolaan sampah bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang.

Program ini merespons penyumbatan saluran di sejumlah RT akibat sampah dan bebatuan yang membuat air menggenang hingga memicu wabah chikungunya. Persoalan diperparah oleh kebiasaan warga membuang abu stove rocket ke saluran, yang berisiko mencemari sungai dan ekosistem air termasuk pencemaran mikroplastik.

Mahasiswa Program Studi Oseanografi, FPIK Undip Semarang Ricky Purnomo Bayu Aji melakukan survei dan pemetaan titik-titik penyumbatan di saluran terbuka desa. Hasil survei tersebut diterjemahkan menjadi infografis edukasi berbasis keilmuan hidrodinamika aliran agar mudah dipahami warga.

“Rangkaian kegiatan diawali sosialisasi “Optimalisasi Pengelolaan Sampah Melalui Edukasi dan Penguatan Kesadaran Lingkungan Sehat di Desa Jrakahpayung”, menghadirkan praktisi DLH Kabupaten Batang, Ludfi Fuad. Warga tampak antusias mengikuti pemaparan materi hingga sesi tanya jawab,” katanya saat ditemui di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (18/8/2026).

Mading “Alirkan Bersih” memuat empat poin edukasi: saluran setinggi 10 cm rentan tersumbat, genangan menjadi sarang nyamuk DBD dalam tujuh hari, larangan membuang abu ke saluran, serta imbauan menjauhkan pembakaran stove rocket dari tepi selokan. Mading dipasang di titik strategis desa usai acara sosialisasi selesai.

Ricky Purnomo juga menyebutkan, mading ini dirancang sebagai media edukasi visual yang mudah dipahami warga. Kami ingin warga punya panduan sederhana menjaga saluran tetap lancar sekaligus melindungi ekosistem air di sekitar desa.

Kepala Desa Jrakahpayung Amat Rozokin mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN tersebut. Mading edukasi ini sangat membantu warga memahami pentingnya menjaga kebersihan saluran, semoga kesadaran ini terus terjaga.

“Program ini sangat linier dengan SDG 14 (Ekosistem Lautan) karena mencegah pencemaran mikroplastik ke sungai, serta SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak). Program ini juga sejalan dengan SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab),” ujar dia.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan diskusi ringan antara mahasiswa, praktisi DLH, perangkat desa, dan warga. Program ini dibawah pengawasan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dul Muid yang berharap mading menjadi pengingat berkelanjutan bagi warga Desa Jrakahpayung. (MC Batang, Jateng/ Ricky Purnomo/Jumadi)

Berita Lainnya

Mahasiswa KKN Undip Ajak Anak-anak Jrakahpayung Praktik Kaligrafi Jepang Mahasiswa KKN Undip Ajak Anak-anak Jrakahpayung Praktik Kaligrafi Jepang
Mahasiswa KKN Undip Ajak Anak-anak Jrakahpayung Praktik Kaligrafi Jepang
Batang - Sapuan kuas dan tinta hitam menjadi pengalaman baru bagi anak-anak Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang diketuai oleh Ricky Purnomo Bayu Aji menyelenggarakan kegiatan bimbingan belajar interaktif dengan mengenalkan kaligrafi Jepang atau Shod sebagai salah satu budaya tradisional Jepang kepada anak-anak setempat.
18 Ags 2026 Jumadi 33
Mahasiswa KKN Undip Serahkan Booklet Hasil Uji Kualitas Mata Air Ke Desa Jrakahpayung Mahasiswa KKN Undip Serahkan Booklet Hasil Uji Kualitas Mata Air Ke Desa Jrakahpayung
Mahasiswa KKN Undip Serahkan Booklet Hasil Uji Kualitas Mata Air Ke Desa Jrakahpayung
Batang Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyerahkan booklet Air Jernih, Desa Sehat berisi hasil uji kualitas empat titik mata air. Penyerahan dilakukan di salah satu RT Desa Jrakahpayung dan diterima langsung oleh Kepala Desa serta Sekretaris Desa, disaksikan perwakilan RT setempat.
18 Ags 2026 Jumadi 27
Mahasiswa KKN Undip Uji Kualitas Air, Serahkan Sertifikat Sanitasi Ke UMKM Mahasiswa KKN Undip Uji Kualitas Air, Serahkan Sertifikat Sanitasi Ke UMKM
Mahasiswa KKN Undip Uji Kualitas Air, Serahkan Sertifikat Sanitasi Ke UMKM
Batang Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyerahkan lembar infografis hasil uji kualitas air yang telah dilaminating kepada enam pelaku UMKM ikan asap. Penyerahan dilakukan dari rumah ke rumah pelaku usaha sebagai bagian dari program edukasi sanitasi dan uji kualitas air baku produksi.
18 Ags 2026 Jumadi 28
Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Pengelolaan Sampah Berbasis Budaya Jepang Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Pengelolaan Sampah Berbasis Budaya Jepang
Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Pengelolaan Sampah Berbasis Budaya Jepang
Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyelenggarakan program edukasi pengelolaan sampah berbasis budaya Jepang. Kegiatan ini dengan sasaran utama kepala keluarga, ibu rumah tangga, pemuda, dan perangkat Desa Jrakahpayung. Kegiatan ini diinisiasi sebagai respons atas masih rendahnya kesadaran sebagian warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang baik.
18 Ags 2026 Jumadi 37
Mahasiswa KKN Undip Dampingi UMKM Ikan Asap Desa Jrakahpayung Mahasiswa KKN Undip Dampingi UMKM Ikan Asap Desa Jrakahpayung
Mahasiswa KKN Undip Dampingi UMKM Ikan Asap Desa Jrakahpayung
Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Semarang Fakultas Ekonomika dan Bisnis Program Studi Manajemen Hudan Al Birra Pamungkas, sukses menyelenggarakan program kerja Pelatihan Manajemen Keuangan bagi Pelaku UMKM Ikan Asap di Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (1882026). Pelaksanaan program pengabdian ini ditujukan sebagai ikhtiar akademis dalam mentransformasi tata kelola usaha lokal agar mampu berdaya saing tinggi serta mencapai stabilitas ekonomi yang mandiri.
18 Ags 2026 Jumadi 37