Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Program Pengelolaan Sampah 3R dan Bank Sampah Guna Tingkatkan Potensi

Selasa, 18 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 48 kali Lingkungan
Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Program Pengelolaan Sampah 3R dan Bank Sampah Guna Tingkatkan Potensi
Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Program Pengelolaan Sampah 3R dan Bank Sampah Guna Tingkatkan Potensi
Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Semarang secara resmi telah sukses menyelenggarakan program kerja strategis bertajuk Pengelolaan Sampah Berbasis Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) di Balai Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (1882026). Inisiatif pengabdian masyarakat ini digagas sebagai wujud nyata kepedulian sivitas akademika dalam menciptakan tata kelola lingkungan permukiman perdesaan yang asri, sehat, dan berkelanjutan melalui integrasi peran aktif masyarakat setempat.

Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Semarang secara resmi telah sukses menyelenggarakan program kerja strategis bertajuk Pengelolaan Sampah Berbasis Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) di Balai Desa Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (18/8/2026). Inisiatif pengabdian masyarakat ini digagas sebagai wujud nyata kepedulian sivitas akademika dalam menciptakan tata kelola lingkungan permukiman perdesaan yang asri, sehat, dan berkelanjutan melalui integrasi peran aktif masyarakat setempat.

Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Program Studi Manajemen Hudan Al Birra Pamungkas mengatakan, pelaksanaan program lingkungan ini diinisiasi secara terstruktur guna merespons problematika penumpukan serta pembuangan limbah rumah tangga di Desa Jrakahpayung yang selama ini belum memiliki sistem penanganan terpadu dan memerlukan perencanaan anggaran yang jelas untuk diajukan kepada pemerintah desa.

“Dengan merangkul seluruh lapisan masyarakat desa, program multidimensi ini bertujuan menumbuhkan kesadaran ekologis kolektif, memfasilitasi pembentukan kelompok kader kebersihan, serta menginisiasi pengadaan infrastruktur pendukung vital seperti bank sampah, komposter, dan tempat penampungan sementara yang higienis,” jelasnya.

Hudan Al Birra juga menegaskan, bahwa perancangan program ini menitikberatkan pada penciptaan dampak sosial-ekologis jangka panjang yang tidak berhenti saat masa penugasan mahasiswa usai. Ia menjelaskan bahwa pendekatan manajemen diterapkan mulai dari sosialisasi partisipatif, pembentukan pengurus bank sampah, hingga perumusan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku agar warga mampu mandiri mengelola limbah domestik secara berkesinambungan.

Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan sesi edukasi interaktif mengenai urgensi penerapan prinsip 3R yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-4 terkait perluasan wawasan pendidikan non-formal seputar pelestarian lingkungan hidup. Memasuki sesi lokakarya terapan, masyarakat diajak mempraktikkan pengolahan limbah organik dan biomassa secara langsung melalui konversi limbah bonggol jagung menjadi briket bahan bakar alternatif bernilai ekonomis tinggi serta tata cara pemilahan sampah anorganik.

“Program ini juga mengintegrasikan nilai tambah ekonomi sirkular dengan memanfaatkan produk kompos hasil pengolahan sampah organik untuk menopang ketahanan pangan keluarga dan menyuplai kebutuhan pupuk perkebunan warga. Masyarakat Desa Jrakahpayung menunjukkan antusiasme yang luar biasa tinggi sepanjang agenda berlangsung, terlihat dari keaktifan warga dalam mempraktikkan proses pencetakan briket dan menyusun mekanisme operasional unit bank sampah tingkat rukun tetangga,” teangnya.

Melalui pendampingan intensif ini, tim KKN menargetkan terbentuknya satu hingga dua unit bank sampah desa yang beroperasi aktif secara mandiri sekaligus merampungkan dokumen rancangan anggaran biaya pengelolaan limbah. Dokumen legal administratif beserta SOP teknis tersebut kemudian diserahkan langsung kepada jajaran aparatur pemerintah desa sebagai rujukan kebijakan resmi dalam mengalokasikan anggaran pelestarian lingkungan pada tahun-tahun berikutnya.

“Seluruh rangkaian program kerja pengabdian pengelolaan sampah 3R di Desa Jrakahpayung ini akhirnya dipungkasi dengan peresmian Rocket Stove serta sarana fasilitas pendukung kebersihan secara simbolis oleh penanggung jawab mahasiswa kepada perwakilan pemerintah desa. Acara tersebut kemudian resmi ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama antara delegasi mahasiswa KKN Tim II Undip, tokoh masyarakat, serta perangkat desa setempat,’ ujar dia. (MC Batang, Jateng/Hudan/Jumadi)

Berita Lainnya

Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Pengelolaan Sampah Berbasis Budaya Jepang Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Pengelolaan Sampah Berbasis Budaya Jepang
Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Pengelolaan Sampah Berbasis Budaya Jepang
Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyelenggarakan program edukasi pengelolaan sampah berbasis budaya Jepang. Kegiatan ini dengan sasaran utama kepala keluarga, ibu rumah tangga, pemuda, dan perangkat Desa Jrakahpayung. Kegiatan ini diinisiasi sebagai respons atas masih rendahnya kesadaran sebagian warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang baik.
18 Ags 2026 Jumadi 31
Mahasiswa KKN Undip Serahkan Booklet Hasil Uji Kualitas Mata Air Ke Desa Jrakahpayung Mahasiswa KKN Undip Serahkan Booklet Hasil Uji Kualitas Mata Air Ke Desa Jrakahpayung
Mahasiswa KKN Undip Serahkan Booklet Hasil Uji Kualitas Mata Air Ke Desa Jrakahpayung
Batang Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyerahkan booklet Air Jernih, Desa Sehat berisi hasil uji kualitas empat titik mata air. Penyerahan dilakukan di salah satu RT Desa Jrakahpayung dan diterima langsung oleh Kepala Desa serta Sekretaris Desa, disaksikan perwakilan RT setempat.
18 Ags 2026 Jumadi 23
Mahasiswa KKN Undip Uji Kualitas Air, Serahkan Sertifikat Sanitasi Ke UMKM Mahasiswa KKN Undip Uji Kualitas Air, Serahkan Sertifikat Sanitasi Ke UMKM
Mahasiswa KKN Undip Uji Kualitas Air, Serahkan Sertifikat Sanitasi Ke UMKM
Batang Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyerahkan lembar infografis hasil uji kualitas air yang telah dilaminating kepada enam pelaku UMKM ikan asap. Penyerahan dilakukan dari rumah ke rumah pelaku usaha sebagai bagian dari program edukasi sanitasi dan uji kualitas air baku produksi.
18 Ags 2026 Jumadi 24
Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Menabung Cerdas, Masa Depan Cerah Guna Tingkatkan Literasi Keuangan Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Menabung Cerdas, Masa Depan Cerah Guna Tingkatkan Literasi Keuangan
Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Menabung Cerdas, Masa Depan Cerah Guna Tingkatkan Literasi Keuangan
Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Semarang secara resmi telah berhasil menyelenggarakan program pengabdian monodisiplin bertajuk "Menabung Cerdas, Masa Depan Cerah". Kehadiran program edukatif berskala lokal ini dirancang secara komprehensif sebagai wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam rangka memberdayakan kapasitas intelektual generasi belia desa melalui penguatan pondasi literasi finansial sejak tahap awal masa tumbuh kembang mereka.
18 Ags 2026 Jumadi 26