Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Warga Kedungsegog Waspadai Ancaman Mikroplastik

Minggu, 16 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 207 kali Lingkungan
Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Warga Kedungsegog Waspadai Ancaman Mikroplastik
Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Warga Kedungsegog Waspadai Ancaman Mikroplastik.
Batang Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Semarang melaksanakan program Multidisiplin 2 bertajuk Edukasi Mikroplastik dan Upaya Pencegahannya untuk Mewujudkan Lingkungan Desa yang Bersih dan Berkelanjutan di Balai Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Minggu (1682026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus Bank Sampah, ibu-ibu PKK, dan masyarakat Desa Kedungsegog.

Batang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Semarang melaksanakan program Multidisiplin 2 bertajuk “Edukasi Mikroplastik dan Upaya Pencegahannya untuk Mewujudkan Lingkungan Desa yang Bersih dan Berkelanjutan” di Balai Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Minggu (16/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus Bank Sampah, ibu-ibu PKK, dan masyarakat Desa Kedungsegog.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai permasalahan sampah plastik yang berpotensi terfragmentasi menjadi mikroplastik. Sampah plastik yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari lingkungan, termasuk tanah dan perairan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi mengenai sumber, dampak, serta upaya pencegahan mikroplastik yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sekretaris Desa Kedungsegog Shofi menyambut baik pelaksanaan kegiatan edukasi tersebut. Ia berharap kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN dapat menambah wawasan masyarakat sekaligus mendorong kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan edukasi yang diberikan oleh mahasiswa KKN. Semoga melalui kegiatan ini masyarakat semakin memahami bahaya mikroplastik dan lebih peduli dalam mengurangi serta mengelola sampah plastik di lingkungan sehari-hari,” jelasnya.

Sementara itu, Mahasiswa KKN Moch. Afifulloh Astra Nawa menyampaikan, harapannya agar edukasi yang diberikan dapat diterapkan secara nyata oleh masyarakat. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan masyarakat mengenai mikroplastik, tetapi juga dapat mendorong perubahan kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Langkah sederhana seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan memilah sampah dapat menjadi upaya bersama untuk menjaga lingkungan Desa Kedungsegog tetap bersih dan berkelanjutan.

“Program “Edukasi Mikroplastik dan Upaya Pencegahannya untuk Mewujudkan Lingkungan Desa yang Bersih dan Berkelanjutan” juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 12 – Responsible Consumption and Production melalui upaya mendorong konsumsi yang lebih bertanggung jawab, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, serta pengelolaan sampah yang lebih baik,” terangnya.

Selain itu, program ini turut mendukung SDG 11 – Sustainable Cities and Communities melalui upaya menciptakan lingkungan permukiman yang lebih bersih dan berkelanjutan. Program ini juga memiliki keterkaitan dengan SDG 14 – Life Below Water, karena pengurangan sampah plastik dari sumbernya dapat membantu mencegah pencemaran lingkungan perairan dan laut oleh sampah plastik maupun mikroplastik.

“Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN, pengurus Bank Sampah, ibu-ibu PKK, dan masyarakat Desa Kedungsegog, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi dapat diterapkan dalam kebiasaan sehari-hari. Peningkatan kesadaran masyarakat dalam mengurangi dan mengelola sampah menjadi langkah penting untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah pencemaran mikroplastik,” pungkasnya.

Dengan adanya program ini, mahasiswa KKN UNDIP berharap masyarakat Desa Kedungsegog semakin peduli terhadap pengelolaan sampah dan mampu mengambil langkah sederhana untuk mengurangi sumber mikroplastik. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya lingkungan desa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (MC Batang, Jateng/Afifulloh Astra/Jumadi)

Berita Lainnya

TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
Batang - Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis yang terus bertumbuh dalam mendukung lahirnya kota baru, di timur Kabupaten Batang, membawa dampak perbaikan infrastruktur di Desa Sembung Kecamatan Banyuputih. Hal tersebut dibuktikan dengan dipilihnya desa tersebut sebagai prioritas perbaikan infrastruktur dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130, yang berfokus untuk membuka akses jalan penghubung baru dari Desa Sembung menuju KEK Industropolis.
13 Okt 2026 Jumadi 55
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama Kodim 0736Batang menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 di Lapangan Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 70
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban fraksi gabungan atas pendapat Bupati Batang terhadap lima rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD tahun 2026 di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 59
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Batang Tahun 2027 dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 63
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Batang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang melepas kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 68
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi melepas 258 anggota kontingen yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Dalam pelepasan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa 13 Oktober 2026, Pemkab Batang menegaskan komitmen dukungannya dengan mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk operasional kontingen serta menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali.
13 Okt 2026 Jumadi 56