Batang Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Semarang turut mendukung kegiatan Posyandu lansia melalui senam bersama yang dilaksanakan di Balai Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Minggu (1682026). Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa KKN, pengurus Posyandu, serta para lansia yang menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Batang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Semarang turut mendukung kegiatan Posyandu lansia melalui senam bersama yang dilaksanakan di Balai Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Minggu (16/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa KKN, pengurus Posyandu, serta para lansia yang menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Sekretaris Desa sekaligus pengurus Posyandu Shofi mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan mahasiswa KKN terhadap aktivitas Posyandu sekaligus mendorong para lansia untuk tetap aktif bergerak dan menjaga kebugaran. Selain memberikan manfaat bagi kesehatan fisik, kegiatan senam bersama juga menjadi sarana untuk menciptakan suasana yang menyenangkan serta mempererat interaksi antara mahasiswa KKN, pengurus Posyandu, dan masyarakat.
“Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan senam bersama. Para lansia mengikuti setiap gerakan dengan penuh semangat dan antusias. Setelah senam selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pendinginan untuk membantu peserta melakukan pemulihan setelah aktivitas fisik,” jelasnya.
Selanjutnya, kegiatan diteruskan dengan pengecekan kesehatan bersama pengurus Posyandu. Pengecekan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pelayanan Posyandu untuk membantu masyarakat memantau kondisi kesehatan. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, acara kemudian ditutup.
“Antusiasme para lansia terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Peserta mengikuti senam dengan penuh semangat dan menikmati suasana kebersamaan yang tercipta. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa KKN untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat sekaligus memberikan dukungan terhadap kegiatan Posyandu di Desa Kedungsegog,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan, apresiasi atas keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan tersebut. Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan bantuan mahasiswa KKN. Dengan adanya mahasiswa KKN, bapak dan ibu peserta Posyandu menjadi semakin bersemangat untuk mengikuti kegiatan dan melakukan berbagai aktivitas positif, termasuk menjaga kesehatan di rumah.
Sementara itu, Mahasiswa KKN Moch. Afifulloh Astra Nawa berharap, kegiatan senam bersama dapat memberikan manfaat bagi kesehatan sekaligus meningkatkan kebahagiaan dan semangat para lansia.
“Kami berharap kegiatan senam bersama ini dapat memberikan kebahagiaan dan menambah semangat bagi para peserta, sekaligus mendorong bapak dan ibu untuk senantiasa menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.
Kegiatan sosial masyarakat ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 – Good Health and Well-being atau Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Melalui kegiatan senam dan pengecekan kesehatan, program ini mendorong masyarakat, khususnya lansia, untuk menjaga kebugaran, meningkatkan aktivitas fisik, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.
“Selain SDG 3, kegiatan ini juga mendukung SDG 11 – Sustainable Cities and Communities atau Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan. Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan Posyandu dapat memperkuat interaksi sosial dan mendukung terciptanya lingkungan masyarakat yang sehat dan aktif,” ujar dia.
Melalui keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan Posyandu, diharapkan semangat masyarakat untuk menjaga kesehatan dan melakukan aktivitas positif dapat terus meningkat. Kolaborasi antara mahasiswa, pengurus Posyandu, dan masyarakat juga diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi warga Desa Kedungsegog.
Kegiatan kemudian ditutup dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan. Antusiasme para lansia selama mengikuti kegiatan menjadi gambaran bahwa aktivitas sederhana seperti senam bersama tidak hanya dapat mendukung kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kebahagiaan, semangat, dan kebersamaan di tengah masyarakat. (MC Batang, Jateng/Afifulloh Astra/Jumadi)