Batang - Setelah dua pekan digembleng berbagai materi dan pelatihan, akhirnya ke-75 siswa-siswi terpilih, secara resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), oleh Bupati M Faiz Kurniawan, di Pendopo Kabupaten Batang, Sabtu (1582026) malam.
Batang - Setelah dua pekan digembleng berbagai materi dan pelatihan, akhirnya ke-75 siswa-siswi terpilih, secara resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), oleh Bupati M Faiz Kurniawan, di Pendopo Kabupaten Batang, Sabtu (15/8/2026) malam.
Suasana khidmat terasa di tiap anggota Paskibraka ketika mengucapkan ikrar janji setia kepada Ibu Pertiwi, sebagai tanda kesiapannya menjalankan tugas pada pengibaran Sang Dwiwarna Merah Putih, Senin 17 Agustus 2026 mendatang.
Selain pengucapan ikrar, ke-75 siswa-siswi terpilih, juga mengenakan lencana di dada sebelah kiri, sebagai simbol pengesahan ikrar integritas pemuda. Serta dililitkannya tali kendit melingkar di pinggang menyimbolkan seorang ksatria yang siap berbakti.
Bupati M Faiz Kurniawan mengharapkan, pasca dikukuhkan para Paskibraka dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan senantiasa memiliki nilai dan cinta terhadap bangsa dan tanah air. Sebagai pemuda-pemudi terpilih hendaknya menjaga kekompakan dan selalu meningkatkan kapasitas untuk membentuk generasi unggul.
“Luar biasa mental mereka sangat tangguh dan tidak pernah menyerah karena gemblengan dari para pelatih, semoga bisa bertugas dengan baik dan sukses,” jelasnya.
Salah satu Paskibraka, Arina Sabila Ilma siswi SMK Negeri 1 Blado didampingi ibunda Suryatun merasa terharu dan bangga mampu membuktikan lolos sebagai bagian dari Paskibraka 2026. Pengukuhan ini sebagai hadiah untuk almarhum ayahandanya, yang pastinya sangat bangga karena putrinya terpilih untuk menjalankan tugas 17 Agustus esok.
“Cita-cita saya ingin menjadi Pramugari Kereta Api karena penampilannya sangat berwibawa, cantik dan tinggi,” ungkapnya.
Sementara itu, Suryatun sang ibu bersyukur putrinya terpilih sebagai Paskibraka, meski awalnya tidak menyangka mampu lolos seleksi. Perempuan yang berprofesi sebagai pekerja jasa laundry ini mendukung penuh cita-cita putrinya.
“Rasanya senang, bahagia dan bangga anak saya kepilih jadi Paskibraka. Doa saya semoga cita-citanya pingin jadi Pramugari Kereta Api bisa terwujud,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)