Gali Potensi Lokal, Guru Besar IPB Telusuri Dukuh Jetak

Rabu, 05 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 172 kali IKM UKM UMKM
Gali Potensi Lokal, Guru Besar IPB Telusuri Dukuh Jetak
Guru Besar Peternakan IPB Prof. Muladno berupaya memberikan motivasi kepada warga Dukuh Jetak, dalam membangun daerah dengan memanfaatkan potensi lokal di Desa Selopajang Timur, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang.
Batang - Guru Besar Peternakan IPB Prof. Muladno berupaya memberikan motivasi kepada warga Dukuh Jetak, dalam membangun daerah dengan memanfaatkan potensi lokal. Di tengah kesibukannya dalam program Dosen Pulang Kampung 2026, terus mengajak warga setempat menggali potensi untuk dikembangkan dan dikelola, demi peningkatan kesejahteraan.

Batang - Guru Besar Peternakan IPB Prof. Muladno berupaya memberikan motivasi kepada warga Dukuh Jetak, dalam membangun daerah dengan memanfaatkan potensi lokal. Di tengah kesibukannya dalam program Dosen Pulang Kampung 2026, terus mengajak warga setempat menggali potensi untuk dikembangkan dan dikelola, demi peningkatan kesejahteraan.

Perubahan selalu dimulai dari bawah. Bisa saya pastikan, tidak ada program yang berhasil selama menjadikan masyarakat sebagai obyek. Hal ini disampaikan oleh Prof. Muladno, Guru Besar Peternakan IPB disela-sela terjun ke lapangan kepada tim pendamping PCNU di Dukuh Jetak, Desa Selopajang Timur, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Rabu (5/8/2026).

Muladno mengatakan, semangat berbagi ilmu adalah keutamaan yang harus dijaga. Salah satunya PCNU Batang sangat beruntung bisa ngangsu kaweruh (menimba ilmu), secara langsung demi meningkatkan kesejahteraan umat.

“Saat ini mari mencoba untuk melihat, program apa yang berhasil. Yang dimaksud dalam hal ini adalah program pembangunan desa, baik dari pemerintah maupun non pemerintah yang menjadikan masyarakat sebagai obyek,” jelasnya.

Sejauh pengamatannya justru masyarakatlah yang harusnya dijadikan sebagai subyek, sebab merekalah yang nanti akan melakukan program itu di lapangan. Yang lebih paham konteks di desa masing-masing.

“Warga dirangsang agar bisa bermimpi tentang perubahan, mampu merencanakannya dan mewujudkan mimpinya itu secara bersama-sama. Sebab juga tidak ada perubahan terjadi berkelanjutan kecuali bersifat komunal,” terangnya.

Ia juga menyarankan kepada Tim Fasilitator dari PCNU jika ingin melakukan pendampingan jangan terlalu mengintervensi lebih dalam. Biarkan kreatifitas itu tumbuh dari akar, dari masyarakat itu sendiri.

“Pernyataan ini sudah diuji selama puluhan tahun. Sejak tahun 2012, saya menggagas Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) dengan berkeliling ke kampung-kampung,” pugkasnya.

Ia berupaya untuk memberikan ilmu yang dimiliki supaya masyarakat berubah pola pikirnya, dari peternak kecil tradisional menjadi mandiri dan bermartabat. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Asatidz dan Cetak Santri Adaptif Teknologi Pemkab Batang Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Asatidz dan Cetak Santri Adaptif Teknologi
Pemkab Batang Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Asatidz dan Cetak Santri Adaptif Teknologi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya untuk melahirkan generasi santri yang tidak hanya memegang teguh nilai keislaman, tetapi juga siap menghadapi tantangan perubahan zaman dan kemajuan teknologi. Komitmen tersebut mengemuka bertepatan dengan Peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan di Stadion Mini Gedangsarib, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Kamis (22102026).
22 Okt 2026 Jumadi 122
Ajif Rizal Jadi Anggota DPRD Batang, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Ajif Rizal Jadi Anggota DPRD Batang, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga
Ajif Rizal Jadi Anggota DPRD Batang, Siap Perjuangkan Aspirasi Warga
Batang Ketua DPRD Batang Suudi melantik Muhamad Ajif Rizal sebagai anggota Pengganti Antarwaktu (PAW) DPRD Kabupaten Batang di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (22102026).
22 Okt 2026 Jumadi 138
Resmikan Jembatan Kalibelo, Pemkab Batang Pacu Konektivitas dan Perekonomian Pedesaan Resmikan Jembatan Kalibelo, Pemkab Batang Pacu Konektivitas dan Perekonomian Pedesaan
Resmikan Jembatan Kalibelo, Pemkab Batang Pacu Konektivitas dan Perekonomian Pedesaan
Batang - Kenangan atas ganasnya bencana yang memutus Jembatan Kalibelo pada Desember 2024 lalu perlahan mengabur, berganti dengan senyum lega warga Kecamatan Tersono. Jembatan vital yang sempat lumpuh itu kini berdiri kokoh kembali, siap menghubungkan lagi urat nadi kehidupan masyarakat setempat.
22 Okt 2026 Jumadi 147
Sambang Desa, Wabup Batang Soroti Perilaku Buang Sampah hingga Aspirasi Insentif RT Sambang Desa, Wabup Batang Soroti Perilaku Buang Sampah hingga Aspirasi Insentif RT
Sambang Desa, Wabup Batang Soroti Perilaku Buang Sampah hingga Aspirasi Insentif RT
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar kegiatan Sambang Desa putaran pertama di halaman Balai Desa Blado, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Kamis (22102026). Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, serta masukan terkait pembangunan dan pelayanan publik.
22 Okt 2026 Jumadi 95
Bupati Batang Resmikan Jembatan Kalibelo yang Sempat Roboh Diterjang Banjir Bandang Bupati Batang Resmikan Jembatan Kalibelo yang Sempat Roboh Diterjang Banjir Bandang
Bupati Batang Resmikan Jembatan Kalibelo yang Sempat Roboh Diterjang Banjir Bandang
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meresmikan Jembatan Kalibelo secara simbolis di Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Kamis (22102026). Jembatan tersebut sebelumnya roboh akibat bencana banjir bandang pada Desember 2024.
22 Okt 2026 Jumadi 186
Peringati Hari Santri 2026, Bupati Batang Ajak Santri Kuasai Ilmu Agama dan Teknologi Peringati Hari Santri 2026, Bupati Batang Ajak Santri Kuasai Ilmu Agama dan Teknologi
Peringati Hari Santri 2026, Bupati Batang Ajak Santri Kuasai Ilmu Agama dan Teknologi
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengajak para santri untuk terus mengembangkan diri, menguasai ilmu agama sekaligus ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Pesan tersebut disampaikan saat mengikuti upacara bendera Peringatan Hari Santri Nasional  di Stadion Mini Gedongsari, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Kamis (22102026).
22 Okt 2026 Jumadi 311