Resmikan Jembatan Kalibelo, Pemkab Batang Pacu Konektivitas dan Perekonomian Pedesaan

Kamis, 22 Oktober 2026 Jumadi Dibaca 26 kali Acara Pimpinan Daerah
Resmikan Jembatan Kalibelo, Pemkab Batang Pacu Konektivitas dan Perekonomian Pedesaan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (ketiga kanan), memotong pita dalam rangka peresmian Jembatan Kalibelo di Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Kamis (22/10/2026).
Batang - Kenangan atas ganasnya bencana yang memutus Jembatan Kalibelo pada Desember 2024 lalu perlahan mengabur, berganti dengan senyum lega warga Kecamatan Tersono. Jembatan vital yang sempat lumpuh itu kini berdiri kokoh kembali, siap menghubungkan lagi urat nadi kehidupan masyarakat setempat.

Batang - Kenangan atas ganasnya bencana yang memutus Jembatan Kalibelo pada Desember 2024 lalu perlahan mengabur, berganti dengan senyum lega warga Kecamatan Tersono. Jembatan vital yang sempat lumpuh itu kini berdiri kokoh kembali, siap menghubungkan lagi urat nadi kehidupan masyarakat setempat.

Secara simbolis, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meresmikan langsung selesainya pembangunan Jembatan Kalibelo bersama jajaran Pemkab dan DPRD Kabupaten Batang. Peresmian ini bukan sekadar perayaan atas selesainya proyek fisik, melainkan simbol bangkitnya mobilitas warga yang sempat terhambat.

Bagi warga sekitar, jembatan ini menyimpan peran yang sangat sentral. Dari sinilah anak-anak menyeberang untuk menuntut ilmu, para orang tua melintasi jalan demi menjemput rezeki, hingga menjadi sarana silaturahmi antarwarga.

“Harapannya, jembatan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Bisa memperlancar konektivitas, memudahkan anak-anak berangkat sekolah, orang tua mencari rezeki, hingga kegiatan pengajian ibu-ibu dan bapak-bapak,” katanya saat ditemui di Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Kamis (22/10/2026).

Pembangunan kembali jembatan ini menguras anggaran sebesar Rp8,9 miliar dari hasil kesepakatan Pemkab dan DPRD Batang sejak awal 2025. Dengan spesifikasi teknis yang dirancang matang, jembatan ini diproyeksikan mampu bertahan hingga satu abad mendatang, selama dirawat dan difungsikan dengan bijak.

“Peresmian Jembatan Kalibelo Tersono menjadi salah satu dari rangkaian perbaikan infrastruktur jembatan di beberapa titik strategis Batang, diantaranya: Jembatan Kalibelo wilayah Warungasem senilai Rp1 miliar, jembatan di Sigayam sebesar Rp1,1 miliar, serta Jembatan Kalianyar senilai Rp4,2 miliar yang ditargetkan rampung pada awal bulan depan. Secara keseluruhan, keempat jembatan tersebut menyerap dana senilai Rp15,2 miliar,” jelasnya.

Faiz juga mengungkapkan, bahwa total komitmen anggaran penanganan jalan, jembatan, dan fasilitas umum di Kabupaten Batang tahun ini hampir menyentuh angka Rp100 miliar sebuah angka fantastis di tengah ketatnya efisiensi anggaran daerah.

“Bersama DPRD, kita menyepakati anggaran infrastruktur yang hampir mencapai Rp100 miliar. Ini merupakan salah satu yang terbanyak dalam beberapa tahun terakhir, di tengah kondisi efisiensi yang luar biasa,” ungkapnya.

Langkah ini membuktikan bahwa keterbatasan keuangan daerah tak mengendurkan niat pemerintah untuk mendahulukan kebutuhan mendasar warga. Laju pembangunan di Kabupaten Batang kian masif berkati suntikan dana dari pemerintah pusat. Tak tanggung-tanggung, penanganan jalur Pantura mendapatkan alokasi hingga mendekati Rp250 miliar, perbaikan sarana irigasi pertanian menyerap Rp44 miliar, dan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) disokong dana Rp90 miliar.

“Melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), kucuran dana berkisar Rp19 miliar hingga Rp22 miliar juga disiapkan untuk pembenahan akses jalan ke arah Wonotunggal dan sekitarnya. Dukungan tersebut belum termasuk program pembangunan sekolah rakyat dan sarana publik lainnya,” terangnya.

Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Batang, Suudi. Ia menegaskan bahwa keberhasilan menghadirkan jembatan dan infrastruktur baru ini lahir dari perjuangan gigih serta sinergi yang kuat antara daerah dan pusat.

“Syukur, jembatan ini sudah terwujud. Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Batang, di samping melalui APBD, sepertii tadi disampaikan oleh Pak Bupati, kita dapat dari APBN. Ini patut kita syukuri atas perjuangan beliau, Bapak Bupati,” ujar dia.

Sebagai wakil rakyat, Suudi menegaskan kesiapan legislatif untuk terus mengawal dan mendukung langkah eksekutif yang berpihak pada kemaslahatan masyarakat luas.

“Tentu kita selalu support apa yang menjadi kebijakan Bapak Bupati untuk dijadikan kebijakan kita bersama. Terpenting itu untuk kesejahteraan masyarakat kita,” tandasnya.

Kini, hadirnya Jembatan Kalibelo bukan sekadar menyambung dua sisi daratan yang terpisah bencana, melainkan juga menyambung asa dan roda perekonomian warga Batang menuju masa depan yang lebih gemilang. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Asatidz dan Cetak Santri Adaptif Teknologi Pemkab Batang Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Asatidz dan Cetak Santri Adaptif Teknologi
Pemkab Batang Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Asatidz dan Cetak Santri Adaptif Teknologi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya untuk melahirkan generasi santri yang tidak hanya memegang teguh nilai keislaman, tetapi juga siap menghadapi tantangan perubahan zaman dan kemajuan teknologi. Komitmen tersebut mengemuka bertepatan dengan Peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan di Stadion Mini Gedangsarib, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Kamis (22102026).
22 Okt 2026 Jumadi 33
Peringati Hari Santri 2026, Bupati Batang Ajak Santri Kuasai Ilmu Agama dan Teknologi Peringati Hari Santri 2026, Bupati Batang Ajak Santri Kuasai Ilmu Agama dan Teknologi
Peringati Hari Santri 2026, Bupati Batang Ajak Santri Kuasai Ilmu Agama dan Teknologi
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengajak para santri untuk terus mengembangkan diri, menguasai ilmu agama sekaligus ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Pesan tersebut disampaikan saat mengikuti upacara bendera Peringatan Hari Santri Nasional  di Stadion Mini Gedongsari, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Kamis (22102026).
22 Okt 2026 Jumadi 182
Bupati Batang Resmikan Jembatan Kalibelo yang Sempat Roboh Diterjang Banjir Bandang Bupati Batang Resmikan Jembatan Kalibelo yang Sempat Roboh Diterjang Banjir Bandang
Bupati Batang Resmikan Jembatan Kalibelo yang Sempat Roboh Diterjang Banjir Bandang
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meresmikan Jembatan Kalibelo secara simbolis di Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Kamis (22102026). Jembatan tersebut sebelumnya roboh akibat bencana banjir bandang pada Desember 2024.
22 Okt 2026 Jumadi 54
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Batang Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri dialog budaya antara Pemerintah Kabupaten Batang dan Pemerintah DIY di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21102026).
21 Okt 2026 Jumadi 199
Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap
Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap
Batang - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21102026). Tak butuh waktu lama, deretan kantong belanjaan warga langsung terisi penuh, menyapu bersih berbagai pasokan bahan pokok yang terpajang.
21 Okt 2026 Jumadi 164
Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura
Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura
Batang - Sejarah Kabupaten Batang yang hingga kini masih terus digali oleh para pakar dan budayawan, mulai menunjukkan titik terang, tentang kisah Ratu Batang Sang Permaisuri Sultan Agung Hanyokrokusumo. Terbukti dengan kehadiran Raja Kasultanan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang membenarkan kesejarahan Mataram Islam tidak dapat dipisahkan dari kebesaran dua tokoh tersebut.
21 Okt 2026 Jumadi 396