Pemkab Batang Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Asatidz dan Cetak Santri Adaptif Teknologi

Kamis, 22 Oktober 2026 Jumadi Dibaca 33 kali Acara Pimpinan Daerah
Pemkab Batang Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Asatidz dan Cetak Santri Adaptif Teknologi
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memberikan sambutan saat Memperingati Hari Santri Nasional di Stadion Mini Gedongsari, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Kamis (22/10/2026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya untuk melahirkan generasi santri yang tidak hanya memegang teguh nilai keislaman, tetapi juga siap menghadapi tantangan perubahan zaman dan kemajuan teknologi. Komitmen tersebut mengemuka bertepatan dengan Peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan di Stadion Mini Gedangsarib, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Kamis (22102026).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya untuk melahirkan generasi santri yang tidak hanya memegang teguh nilai keislaman, tetapi juga siap menghadapi tantangan perubahan zaman dan kemajuan teknologi. Komitmen tersebut mengemuka bertepatan dengan Peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan di Stadion Mini Gedangsarib, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Kamis (22/10/2026).

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan, bahwa fondasi keagamaan dan keaswajaan yang diwariskan oleh pesantren dari masa ke masa harus tetap dijaga kuat. Di sisi lain, santri juga dituntut untuk memiliki fleksibilitas tinggi terhadap perkembangan teknologi agar mampu mengambil peran penting di berbagai lini kehidupan.

“Ya, pertama bahwa santri ini tetap meneguhkan nilai-nilai keislaman, nilai-nilai keaswajaan. Mereka bisa tumbuh menjadi seorang pendidik, mereka bisa tumbuh menjadi seorang dokter, kemudian bahkan mungkin ketua DPRD, menjadi kepala daerah, pempimpin bangsa, tetapi mereka memegang nilai-nilai keislaman dan juga nilai-nilai luhur yang diwariskan dari pesantren dari tahun ke tahun,” jelasnya.

Sebagai bentuk keberpihakan nyata terhadap dunia pendidikan pesantren, Pemkab Batang bersama DPRD setempat telah menyetujui alokasi anggaran khusus untuk meningkatkan kesejahteraan para pengajar atau asatidz. Kebijakan ini mencakup pemberian tunjangan yang lebih baik, jaminan hari tua, hingga jaminan keselamatan kerja.

“Supaya apa? Supaya ustaz-ustaz yang mengajar para santri itu bisa lebih fokus dan bisa mentransfer ilmunya kepada para santri dengan lebih baik, harapannya seperti itu dengan kesejahteraan yang semakin meningkat,” terangnya.

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga tengah merancang program pelatihan kewirausahaan (entrepreneurship) bagi santri, pelibatan dalam program Dakar, serta penyelenggaraan bimbingan belajar guna mempersiapkan santri menembus perguruan tinggi negeri. Menghadapi era milenial saat ini, Bupati mengakui bahwa menjaga keseimbangan antara tradisi pesantren klasik seperti metode bandongan dan pendalaman kitab kuning dengan modernisasi teknologi merupakan sebuah tantangan tersendiri yang memerlukan perencanaan matang.

“Karena di satu sisi kita harus mempertahankan pesantren dengan kekayaan klasiknya itu. Mencetak ulama itu susah, enggak gampang, tapi di satu sisi kita juga dihadapkan pada tantangan teknologi itu,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Batang Suudi menegaskan, bahwa lembaga legislatif terus mengawal dan memperjuangkan kemajuan pendidikan di pesantren. Dukungan tersebut diwujudkan melalui fasilitas infrastruktur seperti program SPPG yang telah menjangkau pesantren, dukungan beasiswa perguruan tinggi, hingga perhatian terhadap kesejahteraan para asatidz.

“Untuk kemajuan teknologi tentu di pesantren kita mengikuti. Jadi harapannya pesantren itu bisa mengikuti teknologi yang berkembang tetapi tetap menjaga etika moral dari santri-santri tersebut. Teknologi harus masuk pesantren, karena bagaimanapun santri itu adalah ya bagian dari bangsa ini yang akan membuat negara ini menjadi maju,” uja dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Resmikan Jembatan Kalibelo, Pemkab Batang Pacu Konektivitas dan Perekonomian Pedesaan Resmikan Jembatan Kalibelo, Pemkab Batang Pacu Konektivitas dan Perekonomian Pedesaan
Resmikan Jembatan Kalibelo, Pemkab Batang Pacu Konektivitas dan Perekonomian Pedesaan
Batang - Kenangan atas ganasnya bencana yang memutus Jembatan Kalibelo pada Desember 2024 lalu perlahan mengabur, berganti dengan senyum lega warga Kecamatan Tersono. Jembatan vital yang sempat lumpuh itu kini berdiri kokoh kembali, siap menghubungkan lagi urat nadi kehidupan masyarakat setempat.
22 Okt 2026 Jumadi 26
Peringati Hari Santri 2026, Bupati Batang Ajak Santri Kuasai Ilmu Agama dan Teknologi Peringati Hari Santri 2026, Bupati Batang Ajak Santri Kuasai Ilmu Agama dan Teknologi
Peringati Hari Santri 2026, Bupati Batang Ajak Santri Kuasai Ilmu Agama dan Teknologi
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengajak para santri untuk terus mengembangkan diri, menguasai ilmu agama sekaligus ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Pesan tersebut disampaikan saat mengikuti upacara bendera Peringatan Hari Santri Nasional  di Stadion Mini Gedongsari, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Kamis (22102026).
22 Okt 2026 Jumadi 182
Bupati Batang Resmikan Jembatan Kalibelo yang Sempat Roboh Diterjang Banjir Bandang Bupati Batang Resmikan Jembatan Kalibelo yang Sempat Roboh Diterjang Banjir Bandang
Bupati Batang Resmikan Jembatan Kalibelo yang Sempat Roboh Diterjang Banjir Bandang
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meresmikan Jembatan Kalibelo secara simbolis di Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Kamis (22102026). Jembatan tersebut sebelumnya roboh akibat bencana banjir bandang pada Desember 2024.
22 Okt 2026 Jumadi 54
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Dialog Budaya Batang-DIY, Sri Sultan HB X Jejak Sejarah Peradaban Jawa Saling Terhubung
Batang Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri dialog budaya antara Pemerintah Kabupaten Batang dan Pemerintah DIY di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21102026).
21 Okt 2026 Jumadi 199
Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap
Warga Batang Serbu Pangan Bersubsidi: Minyak hingga Telur Ludes Sekejap
Batang - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21102026). Tak butuh waktu lama, deretan kantong belanjaan warga langsung terisi penuh, menyapu bersih berbagai pasokan bahan pokok yang terpajang.
21 Okt 2026 Jumadi 164
Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura
Kunjungi Batang, Sultan Yogyakarta Berupaya Telusuri Jejak Mataram di Pantura
Batang - Sejarah Kabupaten Batang yang hingga kini masih terus digali oleh para pakar dan budayawan, mulai menunjukkan titik terang, tentang kisah Ratu Batang Sang Permaisuri Sultan Agung Hanyokrokusumo. Terbukti dengan kehadiran Raja Kasultanan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang membenarkan kesejarahan Mataram Islam tidak dapat dipisahkan dari kebesaran dua tokoh tersebut.
21 Okt 2026 Jumadi 396