Bupati Batang Gagas Relawan Pemantau Proyek, Perkuat Transparansi Pembangunan Infrastruktur

Rabu, 05 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 57 kali Acara Pimpinan Daerah
Bupati Batang Gagas Relawan Pemantau Proyek, Perkuat Transparansi Pembangunan Infrastruktur
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kiri), Perkuat Transparansi Pembangunan Infrastruktur.
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menggagas program Relawan Pemantau Proyek (RPP) sebagai upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batang.

Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menggagas program Relawan Pemantau Proyek (RPP) sebagai upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batang.

Melalui program tersebut, masyarakat akan dilibatkan secara langsung untuk mengawasi pelaksanaan proyek-proyek pemerintah agar hasil pembangunan semakin berkualitas dan sesuai dengan perencanaan. Gagasan tersebut disampaikan Bupati saat ditemui usai Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Rabu (5/8/2026).

Faiz mengatakan, Pemerintah Kabupaten Batang setiap tahun mengalokasikan anggaran sekitar Rp125 miliar hingga Rp150 miliar untuk pembangunan infrastruktur, mulai dari jalan, jembatan, irigasi hingga fasilitas pengelolaan sampah. Besarnya anggaran tersebut, menurutnya, perlu diimbangi dengan pengawasan yang melibatkan masyarakat.

“Melalui Relawan Pemantau Proyek, kami ingin masyarakat ikut berpartisipasi mengawal pembangunan sehingga hasilnya benar-benar sesuai harapan bersama. Program tersebut lahir sebagai respons atas berbagai masukan dan kritik masyarakat terkait kualitas sejumlah proyek fisik yang telah dibangun. Pemerintah daerah ingin memastikan setiap anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi Masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, relawan nantinya tidak hanya berperan sebagai pengamat, tetapi juga memperoleh akses informasi mengenai pelaksanaan proyek, mulai dari nilai pekerjaan, spesifikasi teknis, harga satuan, hingga target waktu penyelesaian.

“Kami ingin seluruh proses pembangunan lebih transparan. Relawan akan mengetahui spesifikasi proyek, estimasi waktu pelaksanaan hingga informasi lainnya sehingga dapat membantu mengawasi pekerjaan di lapangan dan mencegah praktik yang tidak sesuai ketentuan,” terangnya.

Dalam pelaksanaannya, setiap proyek akan diawasi oleh lima orang relawan yang berasal dari wilayah sekitar lokasi pembangunan. Dengan demikian, masyarakat setempat dapat turut memastikan proyek berjalan sesuai rencana sekaligus memberikan masukan apabila ditemukan kendala di lapangan.

“Kalau proyek berada di Kecamatan Gringsing, maka relawannya juga berasal dari masyarakat Gringsing. Kami ingin pengawasan dilakukan oleh warga yang memahami kondisi daerahnya,” imbuhnya.

Faiz juga menambahkan, biaya operasional para relawan tidak dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dukungan operasional tersebut akan bersumber dari gaji pribadi Bupati sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

“Melalui program Relawan Pemantau Proyek, Pemkab Batang berharap kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan pembangunan semakin meningkat. Selain memperkuat transparansi, program ini juga diharapkan mampu menghasilkan pembangunan infrastruktur yang lebih berkualitas, tepat sasaran, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Batang,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Dari Evaluasi APBD 2025 Hingga Arah Kebijakan Perubahan 2026 Dari Evaluasi APBD 2025 Hingga Arah Kebijakan Perubahan 2026
Dari Evaluasi APBD 2025 Hingga Arah Kebijakan Perubahan 2026
Batang - Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang berlangsung khidmat saat Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan pidato sambutannya. Di hadapan pimpinan dan anggota Dewan, Forkopimda, serta jajaran eksekutif, Bupati memaparkan tiga agenda krusial terkait arah pengelolaan keuangan daerah.
05 Ags 2026 Jumadi 48
Penataan RTH dan Drainase Jalan Pattimura Dimulai Penataan RTH dan Drainase Jalan Pattimura Dimulai
Penataan RTH dan Drainase Jalan Pattimura Dimulai
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melaksanakan penertiban dan pembongkaran lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Pattimura, Kabupaten Batang, Rabu (582026).
05 Ags 2026 Jumadi 90
Dukung Pemkab Batang Perluas Ruang Publik, PT KAI Garansi Relokasi 73 Lapak Berjalan Humanis Dukung Pemkab Batang Perluas Ruang Publik, PT KAI Garansi Relokasi 73 Lapak Berjalan Humanis
Dukung Pemkab Batang Perluas Ruang Publik, PT KAI Garansi Relokasi 73 Lapak Berjalan Humanis
Batang - Langkah Pemerintah Kabupaten Batang mempercantik wajah kota lewat penertiban lapak pedagang di Jalan Pattimura mendapat lampu hijau penuh dari PT Kereta Api Indonesia (Persero). Bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang, aksi penataan ini menyasar 73 kios pedagang yang berdiri di atas lahan milik BUMN perkeretaapian tersebut.
05 Ags 2026 Jumadi 82
Puskesmas Batang 4 Perkuat Inovasi Layanan Melalui Forum Konsultasi Publik Puskesmas Batang 4 Perkuat Inovasi Layanan Melalui Forum Konsultasi Publik
Puskesmas Batang 4 Perkuat Inovasi Layanan Melalui Forum Konsultasi Publik
Batang Puskesmas Batang 4 menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat berbagai inovasi layanan yang telah dikembangkan. Kegiatan ini menjadi wadah dialog antara penyelenggara layanan dengan masyarakat, tokoh masyarakat, perangkat desa, lintas sektor, serta para pemangku kepentingan untuk menyampaikan masukan, saran, dan harapan terhadap pelayanan Puskesmas.
05 Ags 2026 Jumadi 98
Semangat Mengabdi di Tanah Sendiri, WamenSos Buka Peluang Putra Daerah Mengajar di Sekolah Rakyat Semangat Mengabdi di Tanah Sendiri, WamenSos Buka Peluang Putra Daerah Mengajar di Sekolah Rakyat
Semangat Mengabdi di Tanah Sendiri, WamenSos Buka Peluang Putra Daerah Mengajar di Sekolah Rakyat
Batang - Langkah baru untuk memperkuat akses pendidikan terus dimatangkan Pemerintah. Dalam pengoperasian Sekolah Rakyat, masyarakat lokal akan mendapat porsi utama. Tenaga pendidik diprioritaskan berasal dari putra daerah setempat, sementara posisi kepala sekolah akan dipercayakan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN).
05 Ags 2026 Jumadi 61
Bebaskan BPHTB MBR, Pemkab Batang Perketat Aturan Pemecahan PBB Perumahan Bebaskan BPHTB MBR, Pemkab Batang Perketat Aturan Pemecahan PBB Perumahan
Bebaskan BPHTB MBR, Pemkab Batang Perketat Aturan Pemecahan PBB Perumahan
Batang - Membeli rumah di perumahan baru kerap menyisakan cerita klasik yang bikin pusing, rumah sudah dihuni bertahun-tahun, tetapi Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tak kunjung terbit atas nama pribadi. Biang keroknya tak lain adalah status PBB yang masih "gelondongan" alias belum dipecah dari induknya oleh pengembang.
05 Ags 2026 Jumadi 46