Dari Evaluasi APBD 2025 Hingga Arah Kebijakan Perubahan 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 47 kali Acara Pimpinan Daerah
Dari Evaluasi APBD 2025 Hingga Arah Kebijakan Perubahan 2026
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kiri), menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang berlangsung khidmat saat Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan pidato sambutannya. Di hadapan pimpinan dan anggota Dewan, Forkopimda, serta jajaran eksekutif, Bupati memaparkan tiga agenda krusial terkait arah pengelolaan keuangan daerah.

Batang - Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang berlangsung khidmat saat Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan pidato sambutannya. Di hadapan pimpinan dan anggota Dewan, Forkopimda, serta jajaran eksekutif, Bupati memaparkan tiga agenda krusial terkait arah pengelolaan keuangan daerah.

Agenda mendasar yang disampaikan meliputi tindak lanjut evaluasi Gubernur Jawa Tengah atas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025, persetujuan KUA-PPAS TA 2027, serta penyampaian KUA-PPAS Perubahan TA 2026.

Faiz Kurniawan mengungkapkan, kabar gembira mengenai kinerja APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2025. Realisasi pendapatan daerah berhasil melampaui target. Dari target awal sebesar Rp1,95 triliun, Pemkab Batang mampu mengantongi Rp2,03 triliun atau mencapai 103,96%. Angka ini naik 4,23% dibanding tahun sebelumnya.

“Tingkat kemandirian daerah kita naik sebesar 6,46% menjadi 29,04% pada tahun 2025. Ini menunjukkan komitmen kita bersama dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk membiayai pembangunan,” katanya saat ditemui di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Rabu (5/8/2026).

Sementara untuk realisasi belanja daerah 2025 terserap sebesar Rp1,98 triliun atau 94,47% dari alokasi Rp2,09 triliun. Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat efisiensi belanja demi pelayanan ublic, meningkatkan kualitas mandatory spending, hingga mempertahankan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

Gambaran KUA-PPAS TA 2027

“Selain mengevaluasi pelaksanaan anggaran lalu, rapat paripurna tersebut juga menandai kesepakatan bersama antara Pemkab dan DPRD Batang terkait Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) TA 2027,” jelasnya.

Dalam struktur yang disepakati, pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp1,87 triliun, sedangkan belanja daerah direncanakan sebesar Rp1,94 triliun. Terdapat defisit sebesar Rp72,45 miliar yang ditutup penuh melalui surplus pembiayaan neto dengan pemanfaatan penerimaan pembiayaan.

Perubahan APBD 2026: Fokus Ketahanan Pangan dan Investasi

Pada sesi akhir, Bupati menyampaikan Nota Perubahan KUA-PPAS TA 2026. Pada Perubahan APBD 2026 ini, arah kebijakan pembangunan daerah difokuskan pada penguatan ketahanan pangan melalui ketersediaan akses dan pemanfaatan pangan.

“Beberapa langkah strategis yang disiapkan mencakup penguatan iklim investasi, pengembangan kawasan industri Pantura, pengembangan pariwisata, penanganan alih fungsi lahan pertanian, hingga bantuan bibit dan alat pertanian bagi para petani,” terangnya.

Adapun gambaran umum Postur Perubahan KUA-PPAS 2026 yang disampaikan meliputi:

  • Pendapatan Daerah: Rp1,72 triliun
  • Belanja Daerah: Rp1,91 triliun
  • Defisit: Rp194,33 miliar
  • Penerimaan Pembiayaan: Rp196,33 miliar
  • Pengeluaran Pembiayaan: Rp2,00 miliar
  • Surplus Pembiayaan: Rp194,33 miliar (digunakan untuk menutup defisit secara berimbang).

Faiz Kurniawan berharap, proses pembahasan Perubahan KUA-PPAS 2026 bersama jenderal legislatif dapat berjalan lancar dan tepat waktu demi sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Batang. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Dukung Pemkab Batang Perluas Ruang Publik, PT KAI Garansi Relokasi 73 Lapak Berjalan Humanis Dukung Pemkab Batang Perluas Ruang Publik, PT KAI Garansi Relokasi 73 Lapak Berjalan Humanis
Dukung Pemkab Batang Perluas Ruang Publik, PT KAI Garansi Relokasi 73 Lapak Berjalan Humanis
Batang - Langkah Pemerintah Kabupaten Batang mempercantik wajah kota lewat penertiban lapak pedagang di Jalan Pattimura mendapat lampu hijau penuh dari PT Kereta Api Indonesia (Persero). Bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang, aksi penataan ini menyasar 73 kios pedagang yang berdiri di atas lahan milik BUMN perkeretaapian tersebut.
05 Ags 2026 Jumadi 81
Bupati Batang Pastikan Relokasi PKL Jalan Pattimura Disertai Penyediaan Tempat Usaha Baru Bupati Batang Pastikan Relokasi PKL Jalan Pattimura Disertai Penyediaan Tempat Usaha Baru
Bupati Batang Pastikan Relokasi PKL Jalan Pattimura Disertai Penyediaan Tempat Usaha Baru
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan penataan kawasan Jalan Pattimura tidak hanya berfokus pada pembongkaran lapak Pedagang Kaki Lima (PKL), tetapi juga disertai penyediaan lokasi usaha baru bagi para pedagang yang terdampak relokasi.
05 Ags 2026 Jumadi 54
Penataan RTH dan Drainase Jalan Pattimura Dimulai Penataan RTH dan Drainase Jalan Pattimura Dimulai
Penataan RTH dan Drainase Jalan Pattimura Dimulai
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melaksanakan penertiban dan pembongkaran lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Pattimura, Kabupaten Batang, Rabu (582026).
05 Ags 2026 Jumadi 90
Puskesmas Batang 4 Perkuat Inovasi Layanan Melalui Forum Konsultasi Publik Puskesmas Batang 4 Perkuat Inovasi Layanan Melalui Forum Konsultasi Publik
Puskesmas Batang 4 Perkuat Inovasi Layanan Melalui Forum Konsultasi Publik
Batang Puskesmas Batang 4 menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat berbagai inovasi layanan yang telah dikembangkan. Kegiatan ini menjadi wadah dialog antara penyelenggara layanan dengan masyarakat, tokoh masyarakat, perangkat desa, lintas sektor, serta para pemangku kepentingan untuk menyampaikan masukan, saran, dan harapan terhadap pelayanan Puskesmas.
05 Ags 2026 Jumadi 98
Semangat Mengabdi di Tanah Sendiri, WamenSos Buka Peluang Putra Daerah Mengajar di Sekolah Rakyat Semangat Mengabdi di Tanah Sendiri, WamenSos Buka Peluang Putra Daerah Mengajar di Sekolah Rakyat
Semangat Mengabdi di Tanah Sendiri, WamenSos Buka Peluang Putra Daerah Mengajar di Sekolah Rakyat
Batang - Langkah baru untuk memperkuat akses pendidikan terus dimatangkan Pemerintah. Dalam pengoperasian Sekolah Rakyat, masyarakat lokal akan mendapat porsi utama. Tenaga pendidik diprioritaskan berasal dari putra daerah setempat, sementara posisi kepala sekolah akan dipercayakan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN).
05 Ags 2026 Jumadi 61
Bebaskan BPHTB MBR, Pemkab Batang Perketat Aturan Pemecahan PBB Perumahan Bebaskan BPHTB MBR, Pemkab Batang Perketat Aturan Pemecahan PBB Perumahan
Bebaskan BPHTB MBR, Pemkab Batang Perketat Aturan Pemecahan PBB Perumahan
Batang - Membeli rumah di perumahan baru kerap menyisakan cerita klasik yang bikin pusing, rumah sudah dihuni bertahun-tahun, tetapi Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tak kunjung terbit atas nama pribadi. Biang keroknya tak lain adalah status PBB yang masih "gelondongan" alias belum dipecah dari induknya oleh pengembang.
05 Ags 2026 Jumadi 45