Dosen IPB Pulang Kampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Batang

Rabu, 05 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 39 kali IKM UKM UMKM
Dosen IPB Pulang Kampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Batang
Dosen IPB Pulang Kampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Batang.
Batang - Potensi komoditas unggulan Kabupaten Batang, seperti kopi, teh, kentang, dan rempah-rempah, dinilai memiliki prospek besar untuk dikembangkan menjadi produk industri pedesaan bernilai tambah. Namun, hingga kini sebagian besar hasil pertanian masih dipasarkan dalam bentuk bahan mentah sehingga nilai ekonomi yang diterima petani belum optimal.

Batang - Potensi komoditas unggulan Kabupaten Batang, seperti kopi, teh, kentang, dan rempah-rempah, dinilai memiliki prospek besar untuk dikembangkan menjadi produk industri pedesaan bernilai tambah. Namun, hingga kini sebagian besar hasil pertanian masih dipasarkan dalam bentuk bahan mentah sehingga nilai ekonomi yang diterima petani belum optimal.

Berangkat dari kondisi tersebut, IPB University melalui program Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) bekerja sama dengan BLKK Cakrawangsa Indonesia Mulia Foundation menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Pengembangan Industri Pedesaan Berbasis Potensi Lokal Kabupaten Batang, Jawa Tengah”. Kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan kapasitas petani dan pelaku usaha dalam mengembangkan komoditas lokal menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah dan daya saing.

Dalam pelatihan tersebut, Dosen Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB Sri Mulatsih, memperkenalkan konsep hilirisasi sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing sektor pertanian. Peserta diberikan pemahaman bahwa hilirisasi tidak hanya sebatas mengolah hasil panen menjadi produk jadi.

“Tetapi juga mencakup inovasi produk, peningkatan kualitas, pengemasan, strategi pemasaran, hingga perluasan akses pasar. Melalui pendekatan tersebut, komoditas lokal diharapkan mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi sekaligus memperkuat posisi petani dalam rantai usaha industri pedesaan,” katanya saat ditemui di Desa Kemesu, Kabupaten Batang, Rabu (5/8/2026).

Kepala Divisi Pengembangan Kerja Sama PSP3 IPB Caswiyono Rusydie Cakrawangsa menjelaskan, di samping melatih dan melakukan pendampingan, melalui DOSPULKAM IPB University melakukan transfer teknologi dan inovasi untuk mengembangkan industri pedesaan.

“Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong industrialisasi pedesaan dalam menghadapi tranformasi industri besar yang tengah terjadi di Batang,” jelasnya.

Selain memperoleh materi mengenai hilirisasi, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait akses pembiayaan pengembangan usaha dari PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Semarang. Materi tersebut memberikan gambaran mengenai berbagai alternatif pembiayaan yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk mengembangkan skala bisnis, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, pengadaan peralatan, hingga perluasan jaringan pemasaran.

Ia juga menjelaskan pentingnya kesiapan pelaku usaha dalam mengakses pembiayaan, antara lain melalui pengelolaan keuangan yang baik, kelengkapan legalitas usaha, serta penyusunan rencana bisnis yang jelas. Dengan pemahaman tersebut, diharapkan petani dan pelaku UMKM tidak hanya mampu menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga memiliki akses terhadap sumber permodalan untuk memperkuat dan mengembangkan usahanya.

“Rangkaian pelatihan ini memperlihatkan bahwa pengembangan agroindustri tidak hanya membutuhkan kemampuan mengolah komoditas menjadi produk bernilai tambah, tetapi juga memerlukan dukungan pembiayaan agar usaha dapat tumbuh secara berkelanjutan,” ujar dia.

Sinergi antara IPB University, BLKK Cakrawangsa Indonesia Mulia Foundation, dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Semarang diharapkan mampu memperkuat ekosistem agroindustri di Kabupaten Batang, sehingga komoditas unggulan daerah dapat berkembang menjadi produk yang lebih kompetitif, meningkatkan pendapatan petani, serta mendorong pertumbuhan ekonomi perdesaan. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Dari Evaluasi APBD 2025 Hingga Arah Kebijakan Perubahan 2026 Dari Evaluasi APBD 2025 Hingga Arah Kebijakan Perubahan 2026
Dari Evaluasi APBD 2025 Hingga Arah Kebijakan Perubahan 2026
Batang - Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang berlangsung khidmat saat Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan pidato sambutannya. Di hadapan pimpinan dan anggota Dewan, Forkopimda, serta jajaran eksekutif, Bupati memaparkan tiga agenda krusial terkait arah pengelolaan keuangan daerah.
05 Ags 2026 Jumadi 48
Penataan RTH dan Drainase Jalan Pattimura Dimulai Penataan RTH dan Drainase Jalan Pattimura Dimulai
Penataan RTH dan Drainase Jalan Pattimura Dimulai
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melaksanakan penertiban dan pembongkaran lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Pattimura, Kabupaten Batang, Rabu (582026).
05 Ags 2026 Jumadi 90
Dukung Pemkab Batang Perluas Ruang Publik, PT KAI Garansi Relokasi 73 Lapak Berjalan Humanis Dukung Pemkab Batang Perluas Ruang Publik, PT KAI Garansi Relokasi 73 Lapak Berjalan Humanis
Dukung Pemkab Batang Perluas Ruang Publik, PT KAI Garansi Relokasi 73 Lapak Berjalan Humanis
Batang - Langkah Pemerintah Kabupaten Batang mempercantik wajah kota lewat penertiban lapak pedagang di Jalan Pattimura mendapat lampu hijau penuh dari PT Kereta Api Indonesia (Persero). Bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang, aksi penataan ini menyasar 73 kios pedagang yang berdiri di atas lahan milik BUMN perkeretaapian tersebut.
05 Ags 2026 Jumadi 82
Puskesmas Batang 4 Perkuat Inovasi Layanan Melalui Forum Konsultasi Publik Puskesmas Batang 4 Perkuat Inovasi Layanan Melalui Forum Konsultasi Publik
Puskesmas Batang 4 Perkuat Inovasi Layanan Melalui Forum Konsultasi Publik
Batang Puskesmas Batang 4 menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat berbagai inovasi layanan yang telah dikembangkan. Kegiatan ini menjadi wadah dialog antara penyelenggara layanan dengan masyarakat, tokoh masyarakat, perangkat desa, lintas sektor, serta para pemangku kepentingan untuk menyampaikan masukan, saran, dan harapan terhadap pelayanan Puskesmas.
05 Ags 2026 Jumadi 98
Semangat Mengabdi di Tanah Sendiri, WamenSos Buka Peluang Putra Daerah Mengajar di Sekolah Rakyat Semangat Mengabdi di Tanah Sendiri, WamenSos Buka Peluang Putra Daerah Mengajar di Sekolah Rakyat
Semangat Mengabdi di Tanah Sendiri, WamenSos Buka Peluang Putra Daerah Mengajar di Sekolah Rakyat
Batang - Langkah baru untuk memperkuat akses pendidikan terus dimatangkan Pemerintah. Dalam pengoperasian Sekolah Rakyat, masyarakat lokal akan mendapat porsi utama. Tenaga pendidik diprioritaskan berasal dari putra daerah setempat, sementara posisi kepala sekolah akan dipercayakan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN).
05 Ags 2026 Jumadi 61
Bebaskan BPHTB MBR, Pemkab Batang Perketat Aturan Pemecahan PBB Perumahan Bebaskan BPHTB MBR, Pemkab Batang Perketat Aturan Pemecahan PBB Perumahan
Bebaskan BPHTB MBR, Pemkab Batang Perketat Aturan Pemecahan PBB Perumahan
Batang - Membeli rumah di perumahan baru kerap menyisakan cerita klasik yang bikin pusing, rumah sudah dihuni bertahun-tahun, tetapi Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tak kunjung terbit atas nama pribadi. Biang keroknya tak lain adalah status PBB yang masih "gelondongan" alias belum dipecah dari induknya oleh pengembang.
05 Ags 2026 Jumadi 46