Mitigasi Longsor, KKN UNDIP Petakan Kawasan Rawan Desa Sodong

Rabu, 05 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 225 kali Lingkungan
Mitigasi Longsor, KKN UNDIP Petakan Kawasan Rawan Desa Sodong
Mahasiswa Undip menggelar mitigasi longsor di Desa Sodong, Kabupaten Batang.
Batang - Retakan tanah saat musim kemarau dikhawatirkan warga Dukuh Silegok, Desa Sodong, berdampak kebencanaan ketika hujan mulai turun. Pengalaman itulah yang menjadi titik awal diskusi antara warga dan mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro, pada Senin 3 Agustus 2026.

Batang - Retakan tanah saat musim kemarau dikhawatirkan warga Dukuh Silegok, Desa Sodong, berdampak kebencanaan ketika hujan mulai turun. Pengalaman itulah yang menjadi titik awal diskusi antara warga dan mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro, pada Senin 3 Agustus 2026.

Pertemuan itu bukan sekadar sosialisasi. Warga berbagi pengalaman hidup berdampingan dengan ancaman longsor, sementara mahasiswa membawa pendekatan baru melalui pemetaan kawasan rawan longsor yang akan menjadi dasar pelaksanaan reboisasi dalam beberapa hari ke depan. Bagi Dukuh Silegok, ikhtiar menghadapi longsor bukan cerita yang baru dimulai.

Kepala Dusun Silegok Muhalal mengatakan, kegiatan mitigasi telah berjalan sejak 2018 bersama masyarakat dan sejumlah pemangku kepentingan. Edukasi kebencanaan serta penanaman pohon dilakukan secara bertahap agar lereng tetap terjaga sekaligus memperkuat kawasan resapan air.

“Mitigasi ini bukan kegiatan yang baru kami lakukan. Sejak 2018 masyarakat bersama berbagai pihak terus berupaya menjaga kawasan perbukitan melalui edukasi dan penanaman pohon. Tahun ini kami mendapat tambahan ilmu melalui pemetaan kawasan rawan longsor dari adik-adik KKN UNDIP,” katanya saat ditemui di Desa Sodong, Kabupaten Batang, Rabu (5/8/2026).

Tanaman aren, makadamia, dan pucung kini mulai tumbuh di sejumlah lereng. Bagi warga, pohon-pohon itu bukan hanya penghijauan. Akarnya diharapkan membantu menjaga kestabilan tanah, sementara kawasan resapan yang terbentuk menjadi penyangga ketersediaan air ketika kemarau datang. Tahun ini, KKN Reguler Tim II UNDIP menambahkan pendekatan berbasis data.

Mahasiswa Teknik Geologi Universitas Diponegoro Fadhli Haula, menyusun peta kelerengan dan kawasan rawan longsor berdasarkan kondisi topografi wilayah. Peta tersebut akan menjadi acuan dalam menentukan lokasi yang diprioritaskan untuk reboisasi dan kegiatan mitigasi lainnya.

“Peta ini kami susun agar kegiatan mitigasi tidak hanya berdasarkan pengamatan di lapangan, tetapi juga didukung data mulai dari data curah hujan, tutupan lahan dan jenis tanah. Dengan begitu, lokasi yang diprioritaskan benar-benar sesuai dengan tingkat kerawanannya,” jelasnya.

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro Ni Putu Elsa Sukraseni, mengajak warga melihat mitigasi dari sisi yang berbeda. Menurutnya, upaya menjaga kawasan rawan longsor memerlukan dukungan aturan di tingkat desa agar kesepakatan yang dibangun bersama tidak berhenti ketika program KKN selesai.

“Perdes dapat menjadi pijakan bersama dalam menjaga kawasan rawan longsor. Ketika aturan disepakati, masyarakat memiliki pedoman yang sama dan pemerintah desa mempunyai dasar dalam mengawal pelaksanaannya kelestarian lingkungan sehingga Penegakan Lingkungan dapat dijalankan sesuai aturan yang telah disepakati,” ujar dia.

Di penghujung diskusi, percakapan kembali mengarah pada hal yang paling sederhana: kepedulian terhadap lingkungan. Warga sepakat, mitigasi tidak hanya soal menanam pohon atau menyusun peta, tetapi juga menjaga kebiasaan agar lereng tetap lestari. Bagi mereka, itulah cara paling masuk akal untuk merawat ruang hidup yang selama bertahun-tahun menjadi rumah sekaligus sumber penghidupan. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
Batang - Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis yang terus bertumbuh dalam mendukung lahirnya kota baru, di timur Kabupaten Batang, membawa dampak perbaikan infrastruktur di Desa Sembung Kecamatan Banyuputih. Hal tersebut dibuktikan dengan dipilihnya desa tersebut sebagai prioritas perbaikan infrastruktur dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130, yang berfokus untuk membuka akses jalan penghubung baru dari Desa Sembung menuju KEK Industropolis.
13 Okt 2026 Jumadi 55
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama Kodim 0736Batang menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 di Lapangan Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 70
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban fraksi gabungan atas pendapat Bupati Batang terhadap lima rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD tahun 2026 di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 59
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Batang Tahun 2027 dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 63
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Batang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang melepas kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 68
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi melepas 258 anggota kontingen yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Dalam pelepasan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa 13 Oktober 2026, Pemkab Batang menegaskan komitmen dukungannya dengan mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk operasional kontingen serta menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali.
13 Okt 2026 Jumadi 56