Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang

Kamis, 09 Juli 2026 Jumadi Dibaca 32 kali Transportasi
Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Suasana ramai warga padati Stasiun Batang, Kabupaten Batang, saat libur sekolah.
Batang - Masa libur panjang menjadi momentum yang sangat dinanti masyarakat untuk berlibur ke wilayah Jawa Tengah dengan moda transportasi kereta api, melalui Stasiun Batang. Selama dua pekan terjadi peningkatan jumlah pengguna moda transportasi kereta api dengan jurusan Semarang hingga 70 penumpang untuk berlibur tiap harinya.

Batang - Masa libur panjang menjadi momentum yang sangat dinanti masyarakat untuk berlibur ke wilayah Jawa Tengah dengan moda transportasi kereta api, melalui Stasiun Batang. Selama dua pekan terjadi peningkatan jumlah pengguna moda transportasi kereta api dengan jurusan Semarang hingga 70 penumpang untuk berlibur tiap harinya.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Stasiun Batang selama liburan kereta api Kaligung jurusan Semarang maupun Tegal mengalami peningkatan dari 50 sampai 70 penumpang.

Salah satu penumpang, Otin dan Arif warga Subah memilih moda transportasi kereta api Kaligung dari Stasiun Batang karena melihat letak yang strategis.

“Kemarin sudah liburan dua minggu ke kampung halaman Subah, sekarang mau balik kerja ke Tegal lewat Stasiun Batang. Ya karena kalau dari rumah orang tua lebih dekat dibandingkan harus ke Stasiun Pekalongan,” katanya, saat ditemui dari Stasiun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (9/7/2026).

Di samping itu, keduanya pun mengapresiasi karena PT. KAI memberikan potongan harga khusus sejak 20 Juni hingga 5 Juli 2026, sehingga sangat meringankan pengguna moda transportasi kereta api. PT. KAI memberikan potongan harga sebesar 30 persen dari semula Rp85 ribu untuk harga normal, dan khusus selama libur panjang menjadi Rp59 ribu per orang.

“Ya harganya lumayan bisa lebih irit biaya, membantu sekali buat pekerja seperti saya,” ungkapnya.

Senada, Suritno warga Bandar yang konsisten memanfaatkan keberadaan Stasiun Batang untuk keperluan bepergian ke luar kota. Diakui semenjak Stasiun Batang beroperasi hampir seluruh kepentingan transportasi menuju Tegal dan Semarang menggunakan moda kereta api Kaligung karena lebih efektif.

“Yang pasti jarak yang lebih dekat dari Bandar ke Semarang atau ke Tegal. Dibandingkan kalau saya harus lewat Stasiun Pekalongan pasti terlalu jauh, padahal anak kuliahnya di Semarang, jadi dekat kalau lewat Stasiun Batang,” terangnya.

Fasilitas kereta api Joglosemarkerto pun sering dimanfaatkan untuk berlibur maupun bertandang ke rumah saudara.

“Sejak ada kereta api Joglosemarkerto sering juga saya berkunjung ke Kebumen, jadi lebih mudah, ongkosnya juga lebih efisien. Cuma kalau bisa bangkunya di tambah, biar makin nyaman kalau nunggu kereta datang,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 29
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 50
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 55
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 34
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 36
Pelayanan Kesehatan Makin Mudah, Anggota Keluarga Tambahan Masuk Tanggungan JKN Pelayanan Kesehatan Makin Mudah, Anggota Keluarga Tambahan Masuk Tanggungan JKN
Pelayanan Kesehatan Makin Mudah, Anggota Keluarga Tambahan Masuk Tanggungan JKN
Batang - Kabar baik bagi peserta Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU PN). Kini, anggota keluarga di luar tanggungan utama, seperti anak keempat hingga mertua, dapat didaftarkan sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui skema Anggota Keluarga Tambahan PPU PN. Kebijakan ini menjadi wujud komitmen BPJS Kesehatan dalam memperluas perlindungan kesehatan bagi keluarga peserta.
08 Jul 2026 Jumadi 42