Pelayanan Kesehatan Makin Mudah, Anggota Keluarga Tambahan Masuk Tanggungan JKN

Rabu, 08 Juli 2026 Jumadi Dibaca 137 kali Kesehatan
Pelayanan Kesehatan Makin Mudah, Anggota Keluarga Tambahan Masuk Tanggungan JKN
BPJS Kesehatan cabang Pekalongan menggelar Sosialisasi Pelayanan Kesehatan di Aula BPKAD Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Kabar baik bagi peserta Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU PN). Kini, anggota keluarga di luar tanggungan utama, seperti anak keempat hingga mertua, dapat didaftarkan sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui skema Anggota Keluarga Tambahan PPU PN. Kebijakan ini menjadi wujud komitmen BPJS Kesehatan dalam memperluas perlindungan kesehatan bagi keluarga peserta.

Batang - Kabar baik bagi peserta Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU PN). Kini, anggota keluarga di luar tanggungan utama, seperti anak keempat hingga mertua, dapat didaftarkan sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui skema Anggota Keluarga Tambahan PPU PN. Kebijakan ini menjadi wujud komitmen BPJS Kesehatan dalam memperluas perlindungan kesehatan bagi keluarga peserta.

Melalui skema tersebut, peserta PPU PN memiliki kesempatan memberikan jaminan kesehatan kepada anggota keluarga yang membutuhkan. Dengan demikian, akses terhadap pelayanan kesehatan menjadi semakin luas dan memberikan rasa aman bagi seluruh anggota keluarga ketika membutuhkan pengobatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan M. Idar Aries Munandar mengatakan, pendaftaran anggota keluarga tambahan mengacu pada Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-7/PB/2021 tentang Tata Cara Pemotongan Iuran Jaminan Kesehatan bagi Anggota Keluarga yang Lain. Ketentuan ini berlaku bagi peserta PPU PN yang gaji atau penghasilan tetapnya dibayarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Peserta yang termasuk dalam kategori tersebut di antaranya Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pusat, prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pusat, Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) Pusat, serta pegawai pada kementerian terkait,” katanya saat Sosialisasi di Aula BPKAD Batang, Kabupaten Batang, Rabu (8/7/2026).

Dalam skema ini, besaran iuran anggota keluarga tambahan ditetapkan sebesar 1 persen dari gaji atau upah peserta PPU PN untuk setiap orang per bulan. Dasar perhitungan gaji atau upah meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, tunjangan profesi, serta tunjangan kinerja.

“Pemotongan iuran dilakukan setelah adanya pemberian surat kuasa dari pekerja kepada pemberi kerja. Proses pendaftarannya juga dibuat sederhana. Satuan kerja melalui Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) atau Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menyampaikan data anggota keluarga tambahan kepada BPJS Kesehatan. Selanjutnya BPJS Kesehatan melakukan proses pendaftaran sehingga kepesertaan dapat diaktifkan secara kolektif sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Kebijakan ini merupakan bentuk upaya BPJS Kesehatan untuk memastikan semakin banyak anggota keluarga peserta memperoleh perlindungan kesehatan yang layak. Menurutnya, kesehatan merupakan kebutuhan dasar setiap keluarga. Oleh karena itu, BPJS Kesehatan terus berupaya menghadirkan berbagai kemudahan agar peserta dapat memberikan perlindungan kesehatan kepada orang-orang terdekatnya.

“Melalui skema anggota keluarga tambahan PPU PN, kami berharap semakin banyak anggota keluarga yang terlindungi Program JKN. Dengan perlindungan kesehatan yang lebih luas, peserta dapat merasa lebih tenang karena keluarganya memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu sesuai ketentuan yang berlaku,” terangnya,.

Manfaat program tersebut telah dirasakan langsung oleh Mambaul Ulum, salah seorang peserta JKN kategori PPU PN. Ia mengaku sangat bersyukur karena ayahnya kini telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan melalui tempatnya bekerja.

Menurut Mambaul, kehadiran Program JKN memberikan rasa tenang bagi keluarganya. Ia tidak lagi terlalu khawatir apabila suatu saat ayahnya membutuhkan pelayanan kesehatan karena telah memiliki jaminan kesehatan.

“Saya sangat bersyukur karena melalui tempat saya bekerja, ayah saya dapat didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan. Saya merasa lebih tenang karena jika sewaktu-waktu beliau membutuhkan pengobatan, biaya pelayanan kesehatan sudah ditanggung sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar dia.

Program ini sangat membantu keluarga kami dalam memperoleh akses layanan kesehatan yang berkualitas tanpa harus khawatir dengan biaya yang besar," ungkapnya.

Ia berharap, semakin banyak peserta PPU PN yang mengetahui adanya fasilitas pendaftaran anggota keluarga tambahan tersebut. Menurutnya, kesempatan ini sangat bermanfaat, terutama bagi peserta yang masih memiliki orang tua atau anggota keluarga lain yang membutuhkan perlindungan kesehatan. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler
SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler
Batang - Suasana berbeda mewarnai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SMA Negeri 1 Bandar. Salah satu kegiatan yang dinantikan adalah demo ekstrakurikuler, yang menampilkan berbagai organisasi dan kegiatan pengembangan diri.
17 Jul 2026 Jumadi 18
Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun
Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun
Batang Kabupaten Batang terus membuktikan diri sebagai magnet investasi yang magnetis di Jawa Tengah. Berdasarkan hitungan mandiri sementara, realisasi investasi di Bumi Alas Roban pada Triwulan II tahun 2026 sukses menyentuh angka Rp2.316.314.589.523,00 (Rp2,3 triliun). Tak hanya membawa segar bagi roda perekonomian, capaian kuartal kedua ini juga berhasil menyerap 5.396 tenaga kerja lokal.
17 Jul 2026 Jumadi 13
Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK
Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK
Batang - Pendidikan saat ini menghadapi tantangan yang tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi pelajaran, tetapi juga kemampuan peserta didik untuk menampilkan potensi dirinya. Di berbagai sekolah, guru sering menemukan siswa yang memperoleh nilai akademik baik, memahami materi pelajaran, bahkan mampu menjawab soal dengan benar, tetapi memilih diam ketika diminta menjelaskan hasil pekerjaannya di depan kelas.
17 Jul 2026 Jumadi 14
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersiap merombak total gaya belanja daerahnya. Langkah berani ini diambil demi menyembuhkan "penyakit" tahunan yang kerap melanda pengelolaan anggaran: menumpuknya proyek di akhir tahun yang berujung pada tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
16 Jul 2026 Jumadi 213
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Batang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya menjadi media untuk mendekatkan siswa baru dengan seluruh warga sekolah. Namun, memberikan peluang besar bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan ekstrakurikuler, selain prestasi akademik.
16 Jul 2026 Jumadi 95
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Batang - Kawasan hutan di Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, kembali menunjukkan pentingnya peran sebagai habitat keanekaragaman hayati. Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah keberadaan burung Raja Udang Kalung Biru (Alcedo euryzonaAlcedo peninsulae), satwa endemik Indonesia yang berstatus dilindungi dan sangat terancam punah.
16 Jul 2026 Jumadi 180