Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak

Kamis, 09 Juli 2026 Jumadi Dibaca 34 kali Pendidikan dan Latihan
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo mengatakan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak.
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.

Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.

Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo menegaskan, bahwa tradisi lama yang sarat dengan tekanan fisik maupun mental sudah tidak memiliki tempat lagi di lingkungan pendidikan saat ini.

“Sudah beberapa tahun ini MPLS itu sudah berjalan eh tidak ada semacam senior junior. Terus dulu istilahe kalau di ospek itu kan ada ada kekerasan, bukan kekerasan fisik ya, yang yang terkait dengan fisik yang memberatkan. Insyaallah tahun ini yang penting ramah bagi siswa baru,” katanya saat ditemui di Kantornya, Kamis (9/7/2026).

Bambang meluruskan bahwa esensi utama dari MPLS adalah masa adaptasi, bukan ajang unjuk gigi para senior. Sekolah diwajibkan mengemas kegiatan awal ini secara edukatif agar siswa baru merasa diterima di lingkungan barunya.

“Namanya aja Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, berarti hanya dikenalkan di sekolah iki seperti ini loh. Nah, mereka kan baru masuk di situ. Sudah kita tekankan pada sekolah tidak boleh ada apa ya istilahe anu fisik di MPLS ini. Kebijakan MPLS yang humanis ini diakuinya bukan sekadar gebrakan musiman, melainkan regulasi yang terus dikawal ketat dari tahun ke tahun. Tidak hanya tahun ini, sudah beberapa tahun yang lalu,” jelasnya.

Lebih dari sekadar melarang kekerasan, Disdikbud Batang juga menginstruksikan pihak sekolah untuk bergerak aktif sejak hari pertama. Guru dan kepala sekolah diminta peka dan mencermati kondisi fisik serta riwayat kesehatan para siswa baru agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama kegiatan berlangsung.

Sembari berbagi pengalaman pribadinya yang tidak kuat jika diminta berlari, Bambang meminta agar sekolah tidak segan untuk berkomunikasi dua arah dengan murid.

“Saya pernah sampaikan pada saat rapat bahwa karena saya mengalami sendiri. Saya itu kan kalau suruh lari kan enggak kuat. Jadi ditanya eh oleh kepala sekolah atau guru untuk menanyakan 'Kekuranganmu opo sih?' Walaupun tidak ada lari ya, barangkali pas upacara terus semaputan (pingsan). Jadi sudah Mas, itu artinya sudah dicermati oleh masing-masing sekolah,” ungkapnya.

Langkah preventif ini dinilai sangat krusial. Sebab, meski MPLS kini didesain tanpa kontak fisik yang berat, beberapa aktivitas sederhana di lapangan tetap membutuhkan pemantauan khusus.

“Memilah-milah siswa sing dikira-kira. Walaupun tidak ada kekerasan, tidak ada eh MPLS terkait fisik loh ya, hanya kan kadang latihan upacara, baris-berbaris, itu kan sok-sok ono (kadang-kadang ada) walaupun sekedar sederhana. Gitu,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 29
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 50
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 55
Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Batang - Masa libur panjang menjadi momentum yang sangat dinanti masyarakat untuk berlibur ke wilayah Jawa Tengah dengan moda transportasi kereta api, melalui Stasiun Batang. Selama dua pekan terjadi peningkatan jumlah pengguna moda transportasi kereta api dengan jurusan Semarang hingga 70 penumpang untuk berlibur tiap harinya.
09 Jul 2026 Jumadi 33
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 37
Pelayanan Kesehatan Makin Mudah, Anggota Keluarga Tambahan Masuk Tanggungan JKN Pelayanan Kesehatan Makin Mudah, Anggota Keluarga Tambahan Masuk Tanggungan JKN
Pelayanan Kesehatan Makin Mudah, Anggota Keluarga Tambahan Masuk Tanggungan JKN
Batang - Kabar baik bagi peserta Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU PN). Kini, anggota keluarga di luar tanggungan utama, seperti anak keempat hingga mertua, dapat didaftarkan sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui skema Anggota Keluarga Tambahan PPU PN. Kebijakan ini menjadi wujud komitmen BPJS Kesehatan dalam memperluas perlindungan kesehatan bagi keluarga peserta.
08 Jul 2026 Jumadi 42