Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas

Senin, 29 Juni 2026 Jumadi Dibaca 297 kali Acara Pimpinan Daerah
Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kanan), Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas saat upacara di halaman Pendopo Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 dengan menggelar upacara di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026). Seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus penguatan nilai-nilai keluarga dalam bingkai persatuan.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 dengan menggelar upacara di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (29/6/2026). Seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus penguatan nilai-nilai keluarga dalam bingkai persatuan.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengajak, seluruh keluarga di Kabupaten Batang untuk memperkuat peran orang tua, khususnya sosok ayah, dalam membangun generasi yang berkarakter, tangguh, dan siap menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama pembangunan bangsa. Kemajuan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi tidak akan memberikan manfaat optimal apabila tidak diiringi dengan lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas.

“Keluarga adalah hulu dari seluruh pembangunan. Sehebat apa pun pembangunan fisik yang dilakukan, tidak akan berarti apabila kualitas manusianya tidak dibangun sejak dari rumah. Indonesia saat ini tengah menghadapi perubahan dunia yang berlangsung sangat cepat atau dikenal dengan era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity). Di tengah derasnya arus digitalisasi, keluarga memiliki peran strategis sebagai benteng pertama dalam membentuk karakter anak,” jelasnya.

Menurutnya, perkembangan teknologi telah masuk ke ruang keluarga melalui gawai yang digunakan anak-anak setiap hari. Karena itu, orang tua harus mampu menjadi pendamping sekaligus teladan agar anak tidak kehilangan arah di tengah derasnya arus informasi.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan bahwa Indonesia sedang berada pada momentum bonus demografi yang menjadi peluang besar untuk meningkatkan daya saing bangsa. Namun, ia menegaskan bonus demografi dapat berubah menjadi beban apabila generasi usia produktif tidak dipersiapkan dengan baik melalui keluarga yang sehat, harmonis, dan memiliki pendidikan karakter yang kuat.

“Bonus demografi bisa menjadi kekuatan besar bagi Indonesia. Tetapi kalau kualitas manusianya tidak dipersiapkan, justru bisa berubah menjadi bencana sosial. Terdapat tiga pilar utama yang harus diperkuat dalam keluarga. Pertama, kesehatan keluarga melalui pemenuhan gizi, khususnya pada 1.000 hari pertama kehidupan guna mencegah stunting dan mendukung perkembangan otak anak,” terangnya.

Kedua, pendidikan karakter dengan menjadikan rumah sebagai tempat pertama menanamkan nilai integritas, kejujuran, disiplin, serta tanggung jawab. Ketiga, membangun ketahanan mental agar anak memiliki daya juang, tidak mudah menyerah, serta mampu beradaptasi menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Faiz juga memberikan perhatian khusus terhadap fenomena fatherless country, yakni kondisi ketika seorang ayah hadir secara fisik tetapi tidak benar-benar hadir secara emosional dalam kehidupan anak. Persoalan tersebut bukan sekadar berkaitan dengan lamanya waktu bersama keluarga, tetapi juga kualitas kebersamaan yang diberikan kepada anak.

“Fatherless itu bicara kuantitas dan kualitas. Kuantitas berarti berapa lama kita berada di rumah, sedangkan kualitas adalah bagaimana kehadiran kita benar-benar dirasakan oleh anak-anak,” tegasnya.

Sebagai kepala daerah sekaligus seorang ayah, Faiz mengaku selalu berusaha menyediakan waktu khusus bagi keluarganya, terutama pada akhir pekan. Ia juga mengatakan, telah meminta jajaran protokoler agar meminimalkan agenda kedinasan pada Sabtu dan Minggu sehingga dapat lebih banyak meluangkan waktu bersama keluarga.

“Saya selalu berusaha menyisihkan waktu, terutama Sabtu dan Minggu. Kalau memang ada kegiatan yang harus dihadiri, tentu saya hadir. Tetapi sebisa mungkin akhir pekan digunakan bersama keluarga karena mereka juga membutuhkan kehadiran saya di rumah,” ungkapnya.

Meski aktivitas sebagai bupati cukup padat, ia menegaskan bahwa kualitas kebersamaan tetap harus dijaga. Walaupun secara kuantitas waktu bersama keluarga tidak banyak, saya berusaha semaksimal mungkin ketika berada di rumah benar-benar hadir secara berkualitas.

Faiz juga mengingatkan bahwa berbagai persoalan sosial seperti tawuran pelajar, perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba hingga pergaulan bebas tidak dapat dilepaskan dari lemahnya pola pengasuhan dalam keluarga.

Karena itu, ia mengajak seluruh orang tua untuk mulai membangun komunikasi yang lebih hangat dengan anak, mengurangi penggunaan gawai saat berada di rumah, serta meluangkan waktu untuk berdialog dan memberikan perhatian secara langsung.

“Letakkan gawai sejenak, peluk anak-anak kita, ajak mereka berbicara, dengarkan cerita mereka, dan batasi penggunaan layar untuk hal-hal yang lebih produktif. Melalui peringatan Harganas Ke-33, Pemkab Batang berharap kesadaran masyarakat mengenai pentingnya peran keluarga semakin meningkat,” pungkasnya.

Dengan keluarga yang harmonis, sehat, dan berkualitas, diharapkan lahir generasi Batang yang unggul, berkarakter, serta mampu menyongsong Indonesia Emas 2045. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak para bupati dan wali kota menjadi mitra promosi investasi untuk menarik investor ke kawasan industri di Jawa Tengah dengan menjamin keamanan, kepastian hukum, kemudahan perizinan, serta infrastruktur yang memadai. Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong agar 70 persen tenaga kerja di KEK Industropolis berasal dari warga Batang, disertai transfer teknologi dan keterlibatan UMKM lokal. Pangdam IVDiponegoro juga memastikan keamanan wilayah demi menciptakan iklim investasi yang kondusif.
23 Okt 2026 Jumadi 106
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Batang Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang mengembangkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon aren di kawasan Reservoir Timur Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 112
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih penghargaan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan. Penghargaan tersebut diserahkan di Ballroom Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 97
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Batang - Ancaman abrasi dan terjangan banjir rob bukan lagi cerita baru bagi masyarakat di kawasan pesisir Jawa Tengah. Di Kabupaten Batang saja, tamparan gelombang air laut kini telah merambah dan merendam lebih dari 400 hektare lahan pesisir. Menghadapi tantangan alam yang kian mengkhawatirkan ini, penanganan tidak lagi bisa mengandalkan satu pihak semata.
23 Okt 2026 Jumadi 98
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Batang - Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Ngaji Bandongan yang menghadirkan ratusan pelajar dari jenjang SMP dan SMASMK sederajat, di Serambi Masjid Agung Darul Muttaqin, Kabupaten Batang, Jumat (23102026). Kegiatan tersebut menjadi upaya Pemda untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta keilmuan melalui kajian kitab Adabul Alimul Wal Muta'alim karangan KH Hasyim Asy'ari.
23 Okt 2026 Jumadi 72
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan dari detikjateng-jogja. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Batang mendorong realisasi investasi hingga Rp8,5 triliun, melampaui target RPJMD, melalui kemudahan perizinan dan pemberian insentif bagi investor. Pemkab Batang juga berupaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal melalui program Dapat Kerja (Daker), yang turut mendukung penurunan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8,29 pada kuartal II 2026.
23 Okt 2026 Jumadi 84