Serabi Kelapa Parut Tambakboyo Kembali Hadir, Obati Kerinduan Pecinta Kuliner Tradisional di Batang

Selasa, 02 Juni 2026 Jumadi Dibaca 98 kali IKM UKM UMKM
Serabi Kelapa Parut Tambakboyo Kembali Hadir, Obati Kerinduan Pecinta Kuliner Tradisional di Batang
Dua pengusaha muda menjual kuliner tradisional legendaris di Desa Tambakboyo, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang.
Batang - Salah satu kuliner tradisional legendaris khas Desa Tambakboyo, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, kembali hadir setelah sempat lama tidak berjualan. Serabi kelapa parut yang dikenal dengan ukuran besar, tebal, serta cita rasa gurih dan manis ini kembali dibuka untuk masyarakat dan pecinta kuliner tradisional.

Batang - Salah satu kuliner tradisional legendaris khas Desa Tambakboyo, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, kembali hadir setelah sempat lama tidak berjualan. Serabi kelapa parut yang dikenal dengan ukuran besar, tebal, serta cita rasa gurih dan manis ini kembali dibuka untuk masyarakat dan pecinta kuliner tradisional.

Kuliner khas yang telah lama dikenal warga Batang, Pekalongan, hingga daerah sekitar tersebut memiliki keunikan tersendiri karena proses pembuatannya masih mempertahankan cara tradisional. Serabi dibuat menggunakan tungku dan wajan tanah liat dengan bahan bakar kayu, sehingga cita rasa khasnya tetap terjaga.

Penjual serabi kelapa parut, Bowo mengatakan, usaha keluarga tersebut sempat berhenti berjualan selama beberapa tahun terakhir sebelum akhirnya kembali dibuka.

“Memang sudah lama serabi kelapa parut tidak jualan. Tetapi mulai bulan kemarin buka lagi, hanya pagi hari sekitar pukul 06.00 sampai 08.00 WIB. Kalau pesan, bisa diambil kapan saja,” katanya saat ditemui di Desa Tambakboyo, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Selasa (2/6/2026).

Ia menjelaskan, mulai hari ini warung juga kembali melayani pembeli pada sore hari mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB. Namun, jam operasional masih terbatas karena dirinya juga harus bekerja di tempat lain untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Bowo juga menyampaikan, kalau hanya mengandalkan jualan saja saat ini belum cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Usaha serabi tersebut sebelumnya dikelola oleh orang tuanya dan sempat dikenal luas, termasuk saat pernah dikunjungi mantan Bupati Batang pada tahun 2020.

“Dalam proses pembuatannya, adonan serabi dibuat dari campuran tepung beras dan santan, kemudian diberi perasan daun pandan untuk menambah aroma khas, ditambah sedikit garam dan air. Setelah matang, serabi disajikan hangat di atas daun pisang dengan tambahan cairan gula aren dan taburan kelapa parut. Ini ciri khas serabi Tambakboyo, rasanya gurih dan manis,” jelasnya.

Saat ini, serabi kelapa parut dijual dengan harga Rp10 ribu per porsi berisi empat buah. Kehadiran kembali kuliner tradisional tersebut diharapkan dapat mengobati kerinduan masyarakat terhadap cita rasa khas makanan legendaris Batang.

“Selain menjadi sajian favorit warga sekitar, keberadaan serabi kelapa parut Tambakboyo juga dinilai sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan kuliner tradisional daerah agar tetap dikenal generasi muda,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

DP3AP2KB Peringati Hari Anak Nasional Bersama Forum Anak, Wujudkan Kabupaten Batang Ramah Anak DP3AP2KB Peringati Hari Anak Nasional Bersama Forum Anak, Wujudkan Kabupaten Batang Ramah Anak
DP3AP2KB Peringati Hari Anak Nasional Bersama Forum Anak, Wujudkan Kabupaten Batang Ramah Anak
Batang Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang bersama Forum Anak Kabupaten Batang menggelar kegiatan Peringatan HAN yang berlangsung meriah dengan melibatkan anak-anak dari berbagai sekolah dan komunitas di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Minggu (2672026).
26 Jul 2026 Jumadi 28
Luncurkan Single Baru, Suka Band Ajak Generasi Z Cintai Musik Indie Luncurkan Single Baru, Suka Band Ajak Generasi Z Cintai Musik Indie
Luncurkan Single Baru, Suka Band Ajak Generasi Z Cintai Musik Indie
Batang - Banyak cara mengungkapkan perasaan, mulai dari ucapan bahkan melalui sebuah karya lirik lagu yang dibalut menjadi rangkaian nada indah. Itulah ungkapan perasaan dari personel grup Suka Band yang berkolaborasi bersama komunitas perupa Serbuk Pensil dalam dua karyanya "Negasi dan Sisi Hati", untuk mengajak generasi z bermusik di kampung sendiri.
25 Jul 2026 Jumadi 65
Susur Pantai Ilmiah IV, Edukasi Generasi Muda Jaga Kelestarian Pesisir Batang Susur Pantai Ilmiah IV, Edukasi Generasi Muda Jaga Kelestarian Pesisir Batang
Susur Pantai Ilmiah IV, Edukasi Generasi Muda Jaga Kelestarian Pesisir Batang
Batang - Komunitas Remaja Anti Candu Narkotika Pecinta Alam Lingkungan Manusia (RACIKAPALM) Batang menggelar kegiatan Susur Pantai Ilmiah IV di Pantai Kuripan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Sabtu (2572026) malam. Kegiatan tahunan ini menjadi wadah edukasi sekaligus aksi nyata untuk meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap pelestarian kawasan pesisir.
25 Jul 2026 Jumadi 52
Pentaskan Lurung Kalabendu, Teater Jaten Ingatkan Masyarakat Bijak Kelola Keuangan Pentaskan Lurung Kalabendu, Teater Jaten Ingatkan Masyarakat Bijak Kelola Keuangan
Pentaskan Lurung Kalabendu, Teater Jaten Ingatkan Masyarakat Bijak Kelola Keuangan
Batang - Terdesak oleh kebutuhan hidup atau bahkan pola hidup hedonis yang tak diimbangi kemampuan mengelola keuangan, seringkali mengakibatkan munculnya polemik kehidupan sosial. Terinspirasi dari kehidupan sosial di sekitar, menginspirasi Komunitas Teater Jaten mementaskan lakon "Lurung Kalabendu" karya Joko Bibit Santoso, sebagai pengingat bagi masyarakat, agar selalu berpikir panjang sebelum mengambil keputusan, sehingga tak menyesal di kemudian hari.
25 Jul 2026 Jumadi 27
Tantangan Baru Gen Z Batang dalam Mengasuh Buah Hati Tantangan Baru Gen Z Batang dalam Mengasuh Buah Hati
Tantangan Baru Gen Z Batang dalam Mengasuh Buah Hati
Batang - Di tengah kepungan layar gawai dan bisingnya linimasa media sosial, menjadi orang tua muda di era sekarang jelas bukan perkara mudah. Generasi Z yang kini mulai membina rumah tangga di Kabupaten Batang dihadapkan pada satu ujian besar: bagaimana menjaga jemari kecil anak-anak mereka agar tak melulu menempel pada gadget?
24 Jul 2026 Jumadi 76
Jogging Track Stadion Moh Sarengat Dibangun Berstandar Jatidiri, Ditarget Rampung Oktober 2026 Jogging Track Stadion Moh Sarengat Dibangun Berstandar Jatidiri, Ditarget Rampung Oktober 2026
Jogging Track Stadion Moh Sarengat Dibangun Berstandar Jatidiri, Ditarget Rampung Oktober 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat pembangunan infrastruktur olahraga sebagai upaya meningkatkan kualitas pembinaan atlet sekaligus menyediakan ruang publik yang representatif bagi masyarakat. Salah satu proyek strategis yang saat ini tengah dikebut adalah pembangunan lanjutan jogging track Stadion Moh Sarengat yang memasuki tahap pengerjaan lapisan atas lintasan.
24 Jul 2026 Jumadi 122