Tantangan Baru Gen Z Batang dalam Mengasuh Buah Hati

Jumat, 24 Juli 2026 Jumadi Dibaca 217 kali Pelayanan Publik
Tantangan Baru Gen Z Batang dalam Mengasuh Buah Hati
Gambar ilustrasi DP3AP2KB Batang menyuarakan pentingnya pola asuh yang lebih bijak dan berkesadaran.
Batang - Di tengah kepungan layar gawai dan bisingnya linimasa media sosial, menjadi orang tua muda di era sekarang jelas bukan perkara mudah. Generasi Z yang kini mulai membina rumah tangga di Kabupaten Batang dihadapkan pada satu ujian besar: bagaimana menjaga jemari kecil anak-anak mereka agar tak melulu menempel pada gadget?

Batang - Di tengah kepungan layar gawai dan bisingnya linimasa media sosial, menjadi orang tua muda di era sekarang jelas bukan perkara mudah. Generasi Z yang kini mulai membina rumah tangga di Kabupaten Batang dihadapkan pada satu ujian besar: bagaimana menjaga jemari kecil anak-anak mereka agar tak melulu menempel pada gadget?

Menjawab keresahan tersebut, Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang menyuarakan pentingnya pola asuh yang lebih bijak dan berkesadaran.

Kepala DP3AP2KB Batang Joko Prasetijo tak menampik bahwa interaksi anak dengan dunia digital kini sudah mencapai tahap yang mengkhawatirkan.

“Anak-anak kita, terus terang, sebagian besar waktunya digunakan untuk menggunakan gadget dan bermedia sosial. Karena itu kami terus mendorong agar penggunaan media sosial dilakukan secara bijak dan ada pembatasan waktu penggunaan gawai,” katanya saat ditemui di Kantornya, Jumat (24/7/2026).

Mendidik anak di era serba digital tidak bisa lagi mengandalkan cara-cara lama yang terkesan menggurui. Joko menilai, membentuk karakter anak butuh gotong royong seluruh elemen masyarakat. Sebab, pendekatan dari orang dewasa kerap kali membentur dinding tebal resistensi anak.

“Guna menjembatani jarak tersebut, DP3AP2KB menggandeng Forum Anak Kabupaten Batang (FANTA). Lewat konsep peer educator atau pendidik sebaya, anak-anak diajak untuk saling merangkul dan mengedukasi kawan seusianya baik secara daring maupun tatap muka langsung di sekolah dan ruang public,” jelasnya.

Mereka menjadi pendidik sebaya yang turun langsung ke sekolah-sekolah maupun lingkungan. Bahkan setiap Minggu saat Car Free Day (CFD), mereka mendampingi anak-anak melalui kegiatan dolanan bocah di halaman Rumah Dinas Bupati.

“Setidaknya ada 10 jenis permainan tradisional yang disiapkan di area CFD tersebut. Langkah ini menjadi oase kecil untuk menarik anak-anak keluar dari jerat layar digital, sekaligus menghidupkan kembali memori kolektif akan budaya lokal. Melalui permainan tradisional, anak-anak punya ruang untuk berinteraksi, bermain bersama, sekaligus mengenal budaya yang mulai terlupakan,” terangnya.

Kendati belum ada angka pasti sejauh mana media sosial mengikis karakter anak, Joko menegaskan bahwa membenahi perilaku generasi muda di era digital adalah maraton panjang yang butuh kepedulian bersama.

“Ini membutuhkan kerja sama semua pihak. Anak-anak adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya tanggung jawab satu dinas atau satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Semua harus ikut memperhatikan dan memberikan yang terbaik bagi anak-anak,” tegasnya.

Pola pendampingan lewat teman sebaya akan terus diperkuat hingga ke tingkat sekolah dan lingkungan RT/RW. Namun pada akhirnya, benteng pertahanan utama tetaplah komunikasi yang hangat di dalam rumah tangga.

“Dinas berharap para orang tua Gen Z tidak sekadar menjadi "pengawas gadget", tetapi hadir secara utuh dalam tumbuh kembang anak menyeimbangkan teknologi dengan ruang interaksi sosial yang nyata dan sehat. Kalau dengan teman sebaya, mereka biasanya lebih terbuka. Harapannya ke depan semakin banyak pendidik sebaya yang dikembangkan di seluruh sekolah maupun lingkungan masyarakat sehingga pendampingan terhadap anak bisa semakin luas,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan yang baru diujicobakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro, ternyata mendapat sambutan hangat dari pelajar SMP Negeri 2 Kandeman. Meski pola tersebut baru diterapkan dalam lingkup kecil yakni dua kelas, namun berkat sajian menu yang segar dan hangat, menjadikan siswa lebih menikmati di tiap suapannya.
07 Okt 2026 Jumadi 265
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Batang Kemarau panjang mulai memengaruhi ketersediaan bahan pakan ternak di Kabupaten Batang. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian bahan pakan berasal dari limbah hasil pertanian, seperti tebon jagung, hijauan tanaman, hingga bekatul. Ketika produksi pertanian menurun akibat keterbatasan air, pasokan bahan pakan ternak ikut terdampak.
07 Okt 2026 Jumadi 213
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan strategi untuk meningkatkan populasi dan produksi susu sapi perah di daerah tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemetaan lokasi kandang komunal yang nantinya dapat digunakan sebagai kandang rearing atau pembesaran pedet sebelum sapi masuk ke kandang laktasi milik peternak.
07 Okt 2026 Jumadi 190
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat menuntaskan kekosongan 330 posisi perangkat desa. Tak tanggung-tanggung, proses pengujian kompetensi manajerial para calon perangkat desa kali ini melibatkan langsung tim Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri guna menjamin transparansi serta kualitas hasil seleksi.
07 Okt 2026 Jumadi 242
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 356
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 331