Batang - Ratusan anggota Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) dari wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti kegiatan Family Gathering Net Control Station (NCS) Call Area 2 Jateng-DIY Ke-13 di Pendopo Kabupaten Batang, Minggu (1752026). Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 200 peserta dan menjadi ajang mempererat silaturahmi antaranggota ORARI.
Batang - Ratusan anggota Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) dari wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti kegiatan Family Gathering Net Control Station (NCS) Call Area 2 Jateng-DIY Ke-13 di Pendopo Kabupaten Batang, Minggu (17/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 200 peserta dan menjadi ajang mempererat silaturahmi antaranggota ORARI.
Ketua ORARI Batang Edhy Sulisdiyanto dengan call sign YB2CLC mengatakan, pihaknya merasa bangga karena Kabupaten Batang dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan tahunan tersebut.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dan tamu undangan di Kabupaten Batang. Semoga kegiatan ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi, memperkuat solidaritas, dan meningkatkan kekompakan anggota ORARI, khususnya wilayah Jawa Tengah dan DIY,” jelasnya.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan diawali dengan lomba kecakapan operator NCS yang telah digelar sehari sebelumnya, Sabtu (16/5/2026). Kompetisi tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan anggota dalam keterampilan komunikasi amatir radio. Selain itu, peserta juga mengikuti kegiatan Eyeball QSO, yakni forum pertemuan langsung antaranggota yang sebelumnya hanya berinteraksi melalui frekuensi udara.
“Lewat Eyeball QSO, anggota tidak hanya saling mengenal di udara, tetapi juga bisa bertatap muka langsung, mengetahui call sign, dan mempererat persaudaraan,” ungkapnya.
Kegiatan sosial juga menjadi bagian penting dalam Family Gathering tersebut, salah satunya donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Menurut Edhy, ORARI bukan sekadar wadah hobi komunikasi radio, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
“ORARI selama ini juga aktif bekerja sama dengan BPBD maupun RAPI dalam mendukung komunikasi saat penanggulangan bencana,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, ORARI juga membuka Special Event Station (SES) dengan call sign 8A13NCS yang mengudara di enam band frekuensi. Melalui siaran tersebut, para operator amatir radio turut mengenalkan potensi wisata dan daerah Kabupaten Batang hingga ke tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Batang Darsono menyampaikan, apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, ORARI selama ini telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Batang, terutama dalam mendukung komunikasi saat kondisi darurat maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.
“ORARI tidak hanya membantu komunikasi ketika terjadi bencana, tetapi juga sering terlibat dalam kegiatan sosial masyarakat dan mendukung pembangunan di Kabupaten Batang,” terangnya.
Darsono juga mengajak peserta dari luar daerah untuk menikmati potensi wisata dan kuliner khas Batang selama berada di daerah tersebut.
“Kami berharap peserta yang datang dari luar kota bisa mampir menikmati destinasi wisata, kuliner khas Batang, sekaligus mendukung UMKM lokal,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)