Batang - Ratusan pelajar mengenakan kostum berkarakter unik untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-47 SMP Negeri 2 Batang. Ragam kostum unik itu menjadi media anak didik untuk mengekspresikan kebahagiaan dan kebanggaannya terhadap tempat mereka menempuh pendidikan menuju kesuksesan nanti.
Batang - Ratusan pelajar mengenakan kostum berkarakter unik untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-47 SMP Negeri 2 Batang. Ragam kostum unik itu menjadi media anak didik untuk mengekspresikan kebahagiaan dan kebanggaannya terhadap tempat mereka menempuh pendidikan menuju kesuksesan nanti.
Kostum
berkarakter seperti tokoh pewayangan, legenda, bahkan karakter unik yang berisi
pesan moral pun dikenakan, agar masyarakat mudah memahaminya.
Kepala
SMP Negeri 2 Batang Moehammad Santoso berupaya menampilkan parade bertajuk
Spentwo Fest, melibatkan anak didik, untuk menunjukkan kreativitas dan
inovasinya.
“Tema
karakter yang ditampilkan sangat beragam, ditunjukkan dengan antusias anak yang
mengenakan berbagai tokoh karakter lokal bahkan menunjukkan pesan edukatif tentang
kesehatan dan kebersihan,†katanya saat ditemui di area SMPN 2 Batang, Kabupaten
Batang, Kamis (2/4/2026).
Tak
hanya itu, siswa juga diberikan kesempatan untuk berkreasi dengan menghias
ruang kelas yang dilombakan, sehingga menjadikan suasana pembelajaran yang
lebih menyenangkan. Di samping itu, sejumlah pelaku UMKM sekitar pun turut
diundang untuk memeriahkan even ulang tahun sekolah sekaligus upaya
menggerakkan perekonomian setempat.
“Sementara
ini kami hanya mengundang delapan UMKM dengan produk makanan ringan kekinian,
termasuk kantin sekolah pun berpartisipasi. Sebetulnya banyak yang daftar, tapi
karena terbatasnya tempat, hanya beberapa perwakilan yang produknya nanti bisa
dibeli,†jelasnya.
Dari
sisi kolaborasi pun ditunjukkan dengan menggelar lomba poster dan Tartil
Al-Quran menggandeng siswa kelas 5 dan 6 sejumlah SD setempat.
“Semoga
gelaran kali ini bisa memotivasi prestasi anak didik yang sudah baik ini, makin
meningkatkan di tahun mendatang,†harapnya.
Respons
positif pun ditunjukkan Sri Wahyuni, guru mata pelajaran bahasa Indonesia yang
telah 39 tahun mengabdikan dirinya untuk kemajuan SMPN 2 Batang. Ia mengaku
kemajuan yang terjadi sangat pesat, sejak tahun 1987 mengajar hingga kini,
mulai dari Sekolah Teknik hingga bertransformasi menjadi SLTP Negeri 2 Batang.
“Kemajuannya
sangat pesat, saya mengikuti tiap pergantian kepala sekolah. Sejak Pak Mulyono
hingga Pak Santoso, semua punya visi misi yang membangun SMP 2 Batang, dengan
keunggulan prestasi di bidang olahraga maupun lainnya,†ungkapnya.
Menariknya,
untuk pertama kalinya pihak sekolah melibatkan pelaku UMKM dengan membuka stan
penjualan selama even berlangsung. Dukungan pun ditunjukkan oleh Iis pedagang
cireng yang telah 10 tahun menjadi mengelola kantin sekolah.
Diakuinya,
pelibatan UMKM maupun pengelola kantin baru pertama kali dan sangat berdampak
positif karena ikut menjadi bagian Kemeriahan hari ulang tahun SMPN 2 Batang.
“Senang
sekali pertama kalinya bisa gabung dan jualan di acara ulang tahun sekolah,
semoga ke depan pengelola kantin makin banyak pembelinya, di tengah program
MBG,†tuturnya.
Salah
satu siswa Rio, sengaja berkostum layaknya hantu pocong karena merasa kostum karakter
tersebut sangat unik. “Saya pakai kostum hantu pocong, karena estetik aja,†ujar
dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)