Gen Z di Batang Isi Ngabuburit dengan Pelatihan Bahasa Isyarat

Sabtu, 21 Februari 2026 Jumadi Dibaca 294 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Gen Z di Batang Isi Ngabuburit dengan Pelatihan Bahasa Isyarat
Gen Z di Batang Isi Ngabuburit dengan Pelatihan Bahasa Isyarat di Rumah RB Center Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Sejumlah generasi muda di Kabupaten Batang mengisi waktu ngabuburit pada bulan Ramadan dengan mengikuti pelatihan bahasa isyarat di Rumah RB Center Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (21/2/2026).

Batang - Sejumlah generasi muda di Kabupaten Batang mengisi waktu ngabuburit pada bulan Ramadan dengan mengikuti pelatihan bahasa isyarat di Rumah RB Center Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (21/2/2026).

Kegiatan ini digelar untuk menumbuhkan kepedulian sekaligus menormalisasi penggunaan bahasa isyarat di ruang publik.

Founder Heygan Foundation Hizbul Islam mengatakan, pelatihan tersebut lahir dari kegelisahan komunitasnya yang melihat minat belajar bahasa isyarat di Batang masih rendah, padahal banyak penyandang tuli yang membutuhkan sarana komunikasi yang inklusif.

“Hari ini kita mengadakan kelas bahasa isyarat yang tujuannya menormalisasi bahasa isyarat di muka umum. Karena menurut kegelisahan kami, kelas bahasa isyarat masih kurang diminati atau belum normal di Kabupaten Batang,” jelasnya.

Sebanyak 40 orang dari kalangan gen Z mengikuti bahasa isyarat ini dengan sangat antusias. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan secara swadaya oleh komunitas bersama sejumlah donatur.

Ia menambahkan, kedepan pihaknya berencana mengadakan berbagai kelas lain untuk mendorong kesetaraan dalam pendidikan.

“Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan dengan bahasa isyarat dasar yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari perkenalan, ucapan sapaan, kata tanya, hingga istilah keluarga dan aktivitas harian,” terangnya.

Ia juga menyebutkan bahwa, isyarat yang dilatih adalah kata-kata sehari-hari, seperti perkenalan, menyapa, kata tanya, serta istilah keluarga seperti bapak dan ibu.

Hizbul juga memberikan tips kepada masyarakat ketika berinteraksi dengan penyandang tuli. Menurutnya, penyandang tuli perlu diperlakukan seperti orang pada umumnya karena perbedaannya hanya pada cara berkomunikasi.

“Orang tuli itu bukan orang yang aneh atau berbeda. Mereka sama, hanya bahasanya saja yang berbeda. Jadi perlakukan mereka seperti biasa. Jika belum memahami bahasa isyarat, masyarakat bisa menggunakan gestur sederhana untuk berkomunikasi. Saat ingin menyapa, misalnya, dapat dilakukan dengan menyentuh pundak secara sopan agar mereka menyadari keberadaan lawan bicara,” ungkapnya.

Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi pemicu bagi pemerintah untuk memperhatikan pemerataan fasilitas pendidikan bagi penyandang disabilitas, khususnya Sekolah Luar Biasa di berbagai wilayah Kabupaten Batang.

“Harapannya kegiatan ini bisa menjadi pemicu bahwa Sekolah Luar Biasa dibutuhkan di setiap wilayah. Selain itu, kami juga ingin bahasa isyarat menjadi bahasa yang wajar digunakan oleh masyarakat,” harapnya

Salah satu peserta Selly menyampaikan, pelatihan bahasa isyarat menjadi pengalaman menarik karena memberikan pengetahuan baru dalam berkomunikasi dengan teman tuli.

“Pelatihan ini sangat menarik untuk dipelajari. Kadang kalau bertemu secara tidak sengaja di jalan dengan teman tuli, kita jadi tidak bingung bagaimana harus berkomunikasi,” ujar dia.

Menurut dia, melalui pelatihan tersebut peserta mulai memahami beberapa gerakan dasar dalam bahasa isyarat yang dapat digunakan dalam percakapan sehari-hari.

Ia menilai, adanya kelas bahasa isyarat membuat masyarakat setidaknya memiliki gambaran cara berkomunikasi yang lebih inklusif dengan teman-teman tuli.

“Dengan adanya pelatihan ini, sedikit banyak jadi tahu gerakan untuk berkomunikasi dengan teman-teman tuli,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
09 Apr 2026 Jumadi 35
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 50
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat sejumlah capaian positif dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 38
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara peringatan Hari Jadi Ke-60 di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 51
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memprioritaskan penanganan banjir rob di wilayah pesisir barat sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 38
Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW
Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW
Batang Kabupaten Batang bersiap mencatatkan namanya dalam peta industri maritim nasional. Tak hanya fokus pada penanganan rob melalui proyek tanggul laut raksasa Giant Sea Wall (GSW), wilayah ini diproyeksikan menjadi rumah bagi salah satu galangan kapal terbesar di Pulau Jawa.
08 Apr 2026 Jumadi 222