Nobar Sayap Sayap Patah 2, Kapolres Batang Ajak Pahami Polisi Juga Manusia

Kamis, 15 Mei 2025 Jumadi Dibaca 1.238 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Nobar Sayap Sayap Patah 2, Kapolres Batang Ajak Pahami Polisi Juga Manusia
Batang - Polres Batang menggelar nonton bareng film Sayap Sayap Patah 2 : Olivia, bersama kalangan mahasiswa, awak media dan pegiat sosial. Lewat film tersebut Polri berupaya memberikan pesan moral, bahwa seorang anggota polisi adalah manusia biasa, yang memiliki beragam problematika dalam kehidupan sosialnya.

Batang - Polres Batang menggelar nonton bareng film Sayap Sayap Patah 2 : Olivia, bersama kalangan mahasiswa, awak media dan pegiat sosial. Lewat film tersebut Polri berupaya memberikan pesan moral, bahwa seorang anggota polisi adalah manusia biasa, yang memiliki beragam problematika dalam kehidupan sosialnya.

Kapolres Batang AKBP Edi Rahmat Mulyana mengatakan, jajaran Polri dan sutradara ingin memberikan pesan, bahwa seorang polisi adalah manusia biasa, yang memiliki permasalahan di keluarganya. Dalam film tersebut, penonton diajak untuk memahami, ketika anggota polisi harus mampu membagi antara tugas sebagai aparat negara dan seorang kepala keluarga.

“Kami berusaha menunjukkan kepada adik-adik mahasiswa dan rekan media, kalau sebenarnya tugas kepolisian tidaklah mudah. Karena ada dilema dengan keluarga, di mana harus membagi tugas dan perhatian ke keluarga, yang haruslah berimbang,” katanya, saat ditemui di Platinum Cineplex Batang, Kabupaten Batang, Rabu (14/5/2025).

Kapolres mengapresiasi alur cerita yang menarik karena mampu menguras air mata terutama kaum ibu. Terlebih ceritanya diambil dari kisah nyata seorang anak bernama Olivia yang menjadi korban bom di tahun 2016 silam.

Beragam tanggapan diungkapkan, di antaranya dari para rekan media yang cukup terhanyut dengan karakter Olivia yang membuat Dina dan Novia sempat menitihkan air mata.

“Filmnya bagus banget sampai berhasil buat kita berdua nangis karena pekerjaan seorang polisi tidak hanya bertaruh nyawa tapi keluarga juga,” ungkapnya.

Senada, Novia pun membenarkan, jika polisi pun layaknya manusia yang seringkali harus berkorban demi tugasnya sebagai aparat negara, meski juga memiliki tanggung jawab di keluarganya.

“Kita juga harus apresiasi kinerja para polisi karena terkadang harus mengorbankan kepentingan pribadi atau keluarga,” ujar dia.

Ia mengakui, kisah yang ditampilkan di film Sayap Sayap Patah 2, jauh lebih menyentuh karena melibatkan pengorbanan seorang anak kecil.

“Saya nonton juga Sayap Sayap Patah yang pertama, tapi asli yang ini paling menyentuh hati banget,” ungkapnya sambil menyeka air mata. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Kontingen Kabupaten Batang menempati peringkat ke-30 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dengan raihan 4 medali emas, 13 perak, dan 14 perunggu, belum mencapai target 10 besar. Meski demikian, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan tetap memberikan apresiasi atas perjuangan atlet, pelatih, dan seluruh tim. Ke depan, KONI bersama pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan atlet dan fasilitas penunjang sebagai upaya meningkatkan prestasi olahraga Batang pada kompetisi berikutnya.
31 Okt 2026 Jumadi 173
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa kelas XII SMK Bintara Batang, Ivan Slamet Kurniawan, berhasil meraih juara pertama kategori boxing putra kelas 51 kilogram dalam Kejuaraan Pekalongan Gladiator Season 3. Prestasi tersebut menjadi hasil dari latihan dan persiapan fisik, sekaligus menambah pengalaman serta melatih mental untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar.
31 Okt 2026 Jumadi 59
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Pemkab Batang merencanakan pembangunan rumah sakit daerah di wilayah selatan dengan mempertimbangkan Kecamatan Bawang, Reban, dan Bandar untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, Pemkab Batang menargetkan kembali mencapai status Universal Health Coverage (UHC) pada November 2026 dengan dukungan anggaran sekitar Rp90 miliar per tahun untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan.
30 Okt 2026 Jumadi 102
Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI
Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi langkah Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong digitalisasi pembayaran retribusi parkir dan objek wisata melalui QRIS untuk menekan kebocoran PAD. BI menilai tantangan utama bukan pada penyediaan sarana, melainkan membangun kebiasaan transaksi non-tunai bagi petugas dan masyarakat. Pendapatan yang terkumpul secara transparan diharapkan dapat dikembalikan untuk meningkatkan fasilitas dan kualitas pelayanan wisata.
30 Okt 2026 Jumadi 179
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Wakil Bupati Suyono menyerap aspirasi warga Desa Candirejo terkait perbaikan jalan desa dan bantuan RTLH. Pemkab Batang akan mempertimbangkan usulan tersebut dalam perencanaan anggaran 2027, sekaligus menyiapkan pemasangan 9.100 titik lampu penerangan jalan mulai Desember 2026. Bupati juga mendorong pemerintah desa mengoptimalkan anggaran melalui gotong royong masyarakat agar pembangunan tetap berjalan meski anggaran desa terbatas.
30 Okt 2026 Jumadi 134
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 7716