Pelajar Smanda Batang Sukses Suarakan Kesetaraan Lewat Desain Mural

Rabu, 07 Mei 2025 Jumadi Dibaca 2.619 kali Seni dan Budaya
Pelajar Smanda Batang Sukses Suarakan Kesetaraan Lewat Desain Mural
Batang - Para pelajar kreatif SMA Negeri 2 (Smanda) Batang, menunjukkan aksi nyata dalam menyosialisasikan pesan moral tentang kesetaraan gender, melalui lomba desain mural. Aksi nyata tersebut merupakan realisasi dari program Kemitraan Sekolah Bridge Australia-Indonesia, yang menyuarakan kesetaraan gender, disabilitas dan inklusi sosial.

Batang - Para pelajar kreatif SMA Negeri 2 (Smanda) Batang, menunjukkan aksi nyata dalam menyosialisasikan pesan moral tentang kesetaraan gender, melalui lomba desain mural. Aksi nyata tersebut merupakan realisasi dari program Kemitraan Sekolah Bridge Australia-Indonesia, yang menyuarakan kesetaraan gender, disabilitas dan inklusi sosial.

Raisa dan Resika, pelajar kelas XI SMAN 2 Batang pemenang lomba desain mural mengungkapkan, karya desainnya ini mengandung makna edukatif tentang kesetaraan gender. Di dalamnya ada pula desain gambar yang mencerminkan kehidupan kaum disabilitas maupun inklusi sosial, yang erat kaitannya dengan Sekolah Ramah Anak.

“Desain muralnya menceritakan seorang perempuan yang memiliki kemampuan seperti layaknya laki-laki, ada pula orang disabilitas yang seharusnya disayangi. Semuanya untuk membantu mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan Berkeseimbangan,” terangnya, usai menerima penghargaan, di halaman SMAN 2 Kabupaten Batang, Jumat (2/5/2025).

Baginya kesetaraan gender amat penting karena perempuan pun memiliki impian yang sama untuk meraih kesuksesan bersama. Penghargaan yang diraih bagi Raisa dan Resika tentu sangat mengejutkan karena harus bersaing dengan teman dengan karya beragam.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Batang Sugeng mengapresiasi karena perlombaan itu untuk mengkampanyekan pendidikan inklusi. Tema utamanya seputar inklusi, lalu anak diminta untuk mengkampanyekan sekolah inklusi melalui desain mural.

“Di desainnya itu ada pesan di sekolah inklusi tidak boleh ada perundungan, terutama bagi mereka yang secara fisik maupun mental berbeda. Mereka harus bersosialisasi dan berdampingan, sehingga anak itu nyaman di lingkungan sekolah,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Kontingen Kabupaten Batang menempati peringkat ke-30 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dengan raihan 4 medali emas, 13 perak, dan 14 perunggu, belum mencapai target 10 besar. Meski demikian, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan tetap memberikan apresiasi atas perjuangan atlet, pelatih, dan seluruh tim. Ke depan, KONI bersama pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan atlet dan fasilitas penunjang sebagai upaya meningkatkan prestasi olahraga Batang pada kompetisi berikutnya.
31 Okt 2026 Jumadi 198
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa kelas XII SMK Bintara Batang, Ivan Slamet Kurniawan, berhasil meraih juara pertama kategori boxing putra kelas 51 kilogram dalam Kejuaraan Pekalongan Gladiator Season 3. Prestasi tersebut menjadi hasil dari latihan dan persiapan fisik, sekaligus menambah pengalaman serta melatih mental untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar.
31 Okt 2026 Jumadi 71
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Pemkab Batang merencanakan pembangunan rumah sakit daerah di wilayah selatan dengan mempertimbangkan Kecamatan Bawang, Reban, dan Bandar untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, Pemkab Batang menargetkan kembali mencapai status Universal Health Coverage (UHC) pada November 2026 dengan dukungan anggaran sekitar Rp90 miliar per tahun untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan.
30 Okt 2026 Jumadi 105
Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI
Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi langkah Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong digitalisasi pembayaran retribusi parkir dan objek wisata melalui QRIS untuk menekan kebocoran PAD. BI menilai tantangan utama bukan pada penyediaan sarana, melainkan membangun kebiasaan transaksi non-tunai bagi petugas dan masyarakat. Pendapatan yang terkumpul secara transparan diharapkan dapat dikembalikan untuk meningkatkan fasilitas dan kualitas pelayanan wisata.
30 Okt 2026 Jumadi 184
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Wakil Bupati Suyono menyerap aspirasi warga Desa Candirejo terkait perbaikan jalan desa dan bantuan RTLH. Pemkab Batang akan mempertimbangkan usulan tersebut dalam perencanaan anggaran 2027, sekaligus menyiapkan pemasangan 9.100 titik lampu penerangan jalan mulai Desember 2026. Bupati juga mendorong pemerintah desa mengoptimalkan anggaran melalui gotong royong masyarakat agar pembangunan tetap berjalan meski anggaran desa terbatas.
30 Okt 2026 Jumadi 138
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 8140