Program MBG untuk Ibu Hamil dan Balita, PLKB Dapat Tugas Baru dari Kemendukbangga

Kamis, 17 April 2025 Jumadi Dibaca 3.863 kali Acara Mentri
Program MBG untuk Ibu Hamil dan Balita, PLKB Dapat Tugas Baru dari Kemendukbangga
Batang - Di tengah semangat pembenahan program pembangunan keluarga, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji kembali mengingatkan pentingnya peran Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).

Batang - Di tengah semangat pembenahan program pembangunan keluarga, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji kembali mengingatkan pentingnya peran Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).

Bukan sekadar penyuluh, kini para PLKB juga diproyeksikan menjadi ujung tombak dalam pendistribusian program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

Dalam sebuah kunjungan koordinasi program Kemendugbangga/BKKBN, ia memberikan motivasi kepada para PLKB, Wihaji menyampaikan refleksi dan kritik membangun terhadap pola kerja program-program sebelumnya. Ia menegaskan perlunya kesinambungan, bukan sekadar euforia saat peluncuran.

“Itu kan otokritik. Kalau di Batang ternyata nggak, warisan- warisan yang dulu masih ada semua,” katanya, saat memberi contoh positif keberlanjutan program di Kantor pertemuan Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Rabu (16/4/2025).

Wihaji pun menyoroti semangat dari sejumlah program yang dulu pernah dijalankan, seperti Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), yang di masa lalu sempat hadir dalam bentuk day care di Pasar Batang. Kini, program tersebut masih eksis, menjadi bukti bahwa program yang baik bisa terus hidup jika dikelola dengan semangat dan keberlanjutan.

“Kita punya program namanya TAMASYA, produk day care dulu ada di Pasar Batang dan sekarang masih ada. Saya kira itu tadi semangat saja, otokritik dan semangat,” jelasnya.

Wihaji mengajak para PLKB untuk meninggalkan pola kerja lama yang hanya sibuk dalam seminar dan diskusi. Ia mendorong pendekatan yang lebih konkret dan berorientasi pada penyelesaian masalah langsung di lapangan.

“Saya bilang ke teman-teman PLKB, hari ini lebih ke substansi. Kurangi diskusi, kurangi seminar. Langsung kerja di lapangan, selesaikan masalah,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa, program-program unggulan seperti GENTING, GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), SIDAYA (Lansia Berdaya), TAMASYA, dan Super Apps Keluarga Indonesia harus dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat.

Namun, perhatian utama saat ini tertuju pada peran PLKB dalam distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG), yang merupakan program nasional dari Presiden Prabowo Subianto dan dilaksanakan oleh Kementerian bersama Badan Gizi Nasional (BGN).

“Ketika Presiden berdialog dengan pimpinan redaksi media, itu betul. Kita kerjasama dengan BGN untuk MBG ibu hamil, ibu menyusui dan balita non-PAUD. Kita dikasih tugas mendata, mendistribusikan, dan mengevaluasi,” terangnya.

Ia menyadari tantangan distribusi di lapangan sangat berbeda dengan lingkungan pendidikan, yang lebih terstruktur dan rutin. Menurutnya, pendekatan distribusi MBG harus disesuaikan dengan kondisi masyarakat.

“Tidak mungkin tiap hari posyandu kegiatannya. Tidak mungkin juga tiap hari ibu hamil ngumpul. Maka kita perlu solusi, distribusi MBG harus bisa menjangkau mereka yang jauh sekalipun,” imbuhnya.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi PLKB, Wihaji juga sedang merancang skema insentif tambahan yang masih dalam tahap diskusi bersama BGN.

“Insyaallah, walaupun nanti seperti apa masih saya diskusikan dengan BGN, karena bagi para PLKB yang telah bekerja di garda depan pembangunan keluarga Indonesia,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Kontingen Kabupaten Batang menempati peringkat ke-30 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dengan raihan 4 medali emas, 13 perak, dan 14 perunggu, belum mencapai target 10 besar. Meski demikian, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan tetap memberikan apresiasi atas perjuangan atlet, pelatih, dan seluruh tim. Ke depan, KONI bersama pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan atlet dan fasilitas penunjang sebagai upaya meningkatkan prestasi olahraga Batang pada kompetisi berikutnya.
31 Okt 2026 Jumadi 233
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa kelas XII SMK Bintara Batang, Ivan Slamet Kurniawan, berhasil meraih juara pertama kategori boxing putra kelas 51 kilogram dalam Kejuaraan Pekalongan Gladiator Season 3. Prestasi tersebut menjadi hasil dari latihan dan persiapan fisik, sekaligus menambah pengalaman serta melatih mental untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar.
31 Okt 2026 Jumadi 81
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Pemkab Batang merencanakan pembangunan rumah sakit daerah di wilayah selatan dengan mempertimbangkan Kecamatan Bawang, Reban, dan Bandar untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, Pemkab Batang menargetkan kembali mencapai status Universal Health Coverage (UHC) pada November 2026 dengan dukungan anggaran sekitar Rp90 miliar per tahun untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan.
30 Okt 2026 Jumadi 122
Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI
Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi langkah Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong digitalisasi pembayaran retribusi parkir dan objek wisata melalui QRIS untuk menekan kebocoran PAD. BI menilai tantangan utama bukan pada penyediaan sarana, melainkan membangun kebiasaan transaksi non-tunai bagi petugas dan masyarakat. Pendapatan yang terkumpul secara transparan diharapkan dapat dikembalikan untuk meningkatkan fasilitas dan kualitas pelayanan wisata.
30 Okt 2026 Jumadi 201
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Wakil Bupati Suyono menyerap aspirasi warga Desa Candirejo terkait perbaikan jalan desa dan bantuan RTLH. Pemkab Batang akan mempertimbangkan usulan tersebut dalam perencanaan anggaran 2027, sekaligus menyiapkan pemasangan 9.100 titik lampu penerangan jalan mulai Desember 2026. Bupati juga mendorong pemerintah desa mengoptimalkan anggaran melalui gotong royong masyarakat agar pembangunan tetap berjalan meski anggaran desa terbatas.
30 Okt 2026 Jumadi 155
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 9333