Momen Lomban Buka Peluang Peningkatan Ekraf

Rabu, 02 April 2025 Jumadi Dibaca 1.151 kali IKM UKM UMKM
Momen Lomban Buka Peluang Peningkatan Ekraf
Batang - Momentum Lomba Dayung atau Lomban ternyata tak hanya sekadar hiburan saat Idulfitri, namun secara perekonomian pun warga setempat ikut merasakan kemanfaatan even tahunan tersebut. Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menggelar dagangannya secara otomatis mendapatkan nilai manfaat, yakni dengan banyaknya pengunjung yang membeli produk buatan warga setempat.

Batang - Momentum Lomba Dayung atau Lomban ternyata tak hanya sekadar hiburan saat Idulfitri, namun secara perekonomian pun warga setempat ikut merasakan kemanfaatan even tahunan tersebut. Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menggelar dagangannya secara otomatis mendapatkan nilai manfaat, yakni dengan banyaknya pengunjung yang membeli produk buatan warga setempat.

Salah satunya, Ana warga Kedungrombong, penjual miniatur perahu naga yang ikut merasakan manisnya pundi-pundi rupiah dari hasil penjualan produk buatan sang suami. Setiap tahun dipastikan ia bersama suami menggelar dagangannya di area Lomban dengan harapan pengunjung membeli produk yang tergolong ekraf itu.

“Ini yang buat suami saya dan dijualnya hanya pas momen Lomban saja. Harganya paling murah Rp75 ribu untuk ukuran kecil dan paling mahal Rp150 ribu ukuran besar,” katanya, saat ditemui di area Lomban Desa Klidang Lor, Kabupaten Batang, Rabu (2/4/2025).

Ia mengakui produk berbahan dasar kayu triplek ini laku keras saat momen Lomban. Selama digelarnya even tersebut, omset yang diperoleh berkisar Rp1 juta - Rp1,5 juta.

“Alhamdulillah keuntungannya lumayan, bisa nambahi untuk kebutuhan sehari - hari. Ya kalau bisa ada bantuan modal sih biar jualannya tambah besar,” harapnya.

Sementara itu, perwakilan penyelenggara Lomban, Nano Harwanto membenarkan, even tahunan tersebut berdampak positif terhadap perekonomian warga setempat. Mulai dari pedagang kecil hingga pelaku Ekraf yang memanjang produk buatannya selama even Lomban berlangsung.

“Even tahunan ini sangat membantu ekonomi UMKM sekitar, masyarakat yang jualan juga banyak yang laku. Alhamdulillah membantu peningkatan pendapatan warga lokal dengan Lomban ini masyarakat terbantu secara perekonomian,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Kontingen Kabupaten Batang menempati peringkat ke-30 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dengan raihan 4 medali emas, 13 perak, dan 14 perunggu, belum mencapai target 10 besar. Meski demikian, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan tetap memberikan apresiasi atas perjuangan atlet, pelatih, dan seluruh tim. Ke depan, KONI bersama pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan atlet dan fasilitas penunjang sebagai upaya meningkatkan prestasi olahraga Batang pada kompetisi berikutnya.
31 Okt 2026 Jumadi 280
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa kelas XII SMK Bintara Batang, Ivan Slamet Kurniawan, berhasil meraih juara pertama kategori boxing putra kelas 51 kilogram dalam Kejuaraan Pekalongan Gladiator Season 3. Prestasi tersebut menjadi hasil dari latihan dan persiapan fisik, sekaligus menambah pengalaman serta melatih mental untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar.
31 Okt 2026 Jumadi 99
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Pemkab Batang merencanakan pembangunan rumah sakit daerah di wilayah selatan dengan mempertimbangkan Kecamatan Bawang, Reban, dan Bandar untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, Pemkab Batang menargetkan kembali mencapai status Universal Health Coverage (UHC) pada November 2026 dengan dukungan anggaran sekitar Rp90 miliar per tahun untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan.
30 Okt 2026 Jumadi 126
Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI
Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi langkah Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong digitalisasi pembayaran retribusi parkir dan objek wisata melalui QRIS untuk menekan kebocoran PAD. BI menilai tantangan utama bukan pada penyediaan sarana, melainkan membangun kebiasaan transaksi non-tunai bagi petugas dan masyarakat. Pendapatan yang terkumpul secara transparan diharapkan dapat dikembalikan untuk meningkatkan fasilitas dan kualitas pelayanan wisata.
30 Okt 2026 Jumadi 207
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Wakil Bupati Suyono menyerap aspirasi warga Desa Candirejo terkait perbaikan jalan desa dan bantuan RTLH. Pemkab Batang akan mempertimbangkan usulan tersebut dalam perencanaan anggaran 2027, sekaligus menyiapkan pemasangan 9.100 titik lampu penerangan jalan mulai Desember 2026. Bupati juga mendorong pemerintah desa mengoptimalkan anggaran melalui gotong royong masyarakat agar pembangunan tetap berjalan meski anggaran desa terbatas.
30 Okt 2026 Jumadi 167
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 11246