Lomba Dayung, sarana merawat tradisi dan peningkatan wisata di Kabupaten Batang

Selasa, 01 April 2025 Jumadi Dibaca 3.495 kali Acara Pimpinan Daerah
Lomba Dayung, sarana merawat tradisi dan peningkatan wisata di Kabupaten Batang
Batang - Masyarakat nelayan di Kabupaten Batang memiliki tradisi tahunan unik pasca Hari Raya Idulfitri yaitu Lomba Dayung atau yang sering dikenal dengan nama Lomban.

Batang - Masyarakat nelayan di Kabupaten Batang memiliki tradisi tahunan unik pasca Hari Raya Idulfitri yaitu Lomba Dayung atau yang sering dikenal dengan nama Lomban.

Tradisi ini digelar di aliran sungai sambong yang awalnya bersifat tradisional dengan menggunakan perahu nelayan kini menjadi ajang perlombaan lomba profesional yang diikuti tidak hanya peserta dari Kabupaten Batang namun juga dari luar Kabupaten Batang.

Dengan penggunaan perahu naga dan jalur yang kini telah dibangun khusus untuk arena lomba dayung yang berada di Desa Klidang Lor Kecamatan Batang dan diikuti oleh 249 tim dengan 512 nomor pertandingan.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memberikan, apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada panitia pelaksana yang telah menyusun dan merencanakan acara ini dengan baik. Dirinya juga berjanji akan memberikan tambahan perahu untuk kelancaran lomba dayung serta berharap agar perahu tidak hanya digunakan saat lomba dayung saja namun juga bisa digunakan untuk wisata air dengan tentu harus menjaga kebersihan lingkungan. 

“Lomba Dayung Tradisional merupakan salah satu event wisata libur lebaran yang ada di Kabupaten Batang, yang juga sarana menjaga tradisi yang sudah berjalan selama 45 tahun ini,” katanya saat membuka Lomba Dayung di Sungai Desa Klidang Lor, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Selasa (1/4/2025).

Momen ini tidak hanya menjadi ajang bagi kita untuk bersaing dan menampilkan kemampuan dayung terbaik, tetapi juga untuk menjaga kelestarian dan keberlangsungan tradisi yang kita cintai.

“Saya sangat bangga melihat antusiasme dan semangat peserta maupun penonton yang hadir di acara ini,” ujar dia.

Ke depan kita akan tingkatkan lagi sarana prasarana yang ada agar masyarakat khususnya para penonton merasa nyaman saat menyaksikan lomba dayung yang menjadi event wisata budaya di Kabupaten Batang ini. (MC Batang, Jateng/Tama/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Kontingen Kabupaten Batang menempati peringkat ke-30 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dengan raihan 4 medali emas, 13 perak, dan 14 perunggu, belum mencapai target 10 besar. Meski demikian, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan tetap memberikan apresiasi atas perjuangan atlet, pelatih, dan seluruh tim. Ke depan, KONI bersama pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan atlet dan fasilitas penunjang sebagai upaya meningkatkan prestasi olahraga Batang pada kompetisi berikutnya.
31 Okt 2026 Jumadi 284
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa kelas XII SMK Bintara Batang, Ivan Slamet Kurniawan, berhasil meraih juara pertama kategori boxing putra kelas 51 kilogram dalam Kejuaraan Pekalongan Gladiator Season 3. Prestasi tersebut menjadi hasil dari latihan dan persiapan fisik, sekaligus menambah pengalaman serta melatih mental untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar.
31 Okt 2026 Jumadi 100
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Pemkab Batang merencanakan pembangunan rumah sakit daerah di wilayah selatan dengan mempertimbangkan Kecamatan Bawang, Reban, dan Bandar untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, Pemkab Batang menargetkan kembali mencapai status Universal Health Coverage (UHC) pada November 2026 dengan dukungan anggaran sekitar Rp90 miliar per tahun untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan.
30 Okt 2026 Jumadi 126
Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI
Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi langkah Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong digitalisasi pembayaran retribusi parkir dan objek wisata melalui QRIS untuk menekan kebocoran PAD. BI menilai tantangan utama bukan pada penyediaan sarana, melainkan membangun kebiasaan transaksi non-tunai bagi petugas dan masyarakat. Pendapatan yang terkumpul secara transparan diharapkan dapat dikembalikan untuk meningkatkan fasilitas dan kualitas pelayanan wisata.
30 Okt 2026 Jumadi 207
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Wakil Bupati Suyono menyerap aspirasi warga Desa Candirejo terkait perbaikan jalan desa dan bantuan RTLH. Pemkab Batang akan mempertimbangkan usulan tersebut dalam perencanaan anggaran 2027, sekaligus menyiapkan pemasangan 9.100 titik lampu penerangan jalan mulai Desember 2026. Bupati juga mendorong pemerintah desa mengoptimalkan anggaran melalui gotong royong masyarakat agar pembangunan tetap berjalan meski anggaran desa terbatas.
30 Okt 2026 Jumadi 168
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 11494