Pagelaran SJF, Tolok Ukur Kemampuan Tari Pelajar Smanda

Selasa, 04 Februari 2025 Jumadi Dibaca 1.169 kali Seni dan Budaya
Pagelaran SJF, Tolok Ukur Kemampuan Tari Pelajar Smanda
Batang - Ratusan pelajar SMAN 2 Batang (Smanda) menunjukkan kebolehannya menari setelah beberapa waktu mengikuti pembelajaran tari tradisional. Sebanyak 24 kelompok dari kelas XII, menyuguhkan ragam tarian tradisional yang diusung dalam pagelaran Smanda Javanese Festival (SJF).

Batang - Ratusan pelajar SMAN 2 Batang (Smanda) menunjukkan kebolehannya menari setelah beberapa waktu mengikuti pembelajaran tari tradisional. Sebanyak 24 kelompok dari kelas XII, menyuguhkan ragam tarian tradisional yang diusung dalam pagelaran Smanda Javanese Festival (SJF).

Kepala SMAN 2 Batang Sugeng mengatakan, pagelaran SJF menjadi media unjuk kemampuan siswa, sehingga bakatnya berekspresi di bidang tari tersalurkan.

“Kami lihat anak-anak sudah berusaha menampilkan kemampuannya sebaik-baiknya, apalagi pemangku kebijakan hadir mengapresiasi langsung,” katanya, saat ditemui di halaman Smanda Batang, Kabupaten Batang, Selasa (4/2/2025).

Pagelaran ini juga memberikan edukasi di bidang manajemen, karena hampir seluruh prosesnya dilakukan anak didik.

“Walaupun bukan pelajar SMK, tapi materi tersebut bermanfaat untuk melatih kemampuan kewirausahaan di masa depan,” tegasnya.

Wakil Bupati Batang Terpilih Suyono mengapresiasi kemampuan tari pelajar SMA 2. Yang terpenting bakat anak terus digali, hingga menemukan potensi terpendamnya.

“Ide berkesenian mereka kreatif, karena bagian dari upaya menjaga kelestarian seni dan budaya lokal, khususnya tari tradisional,” tuturnya.

Sementara itu, Waka Kesiswaan, Erni Purnamawati menerangkan, even tersebut merupakan rangkaian dari proses pembelajaran siswa selama beberapa waktu.

“Hasil akhirnya kreativitas anak dalam menari tari tradisional bisa kita apresiasi. Tidak hanya tari tradisional Jawa, tapi ada pula dari Sumatera dan lainnya,” jelasnya.

Erni mengharapkan, kesuksesan juga menyertai anak didiknya di masa depan, lewat kepiawaiannya menari tradisional.

“Semoga anak-anak bisa melestarikan tari tradisional, hingga mampu menunjukkan generasi muda yang cinta budaya Nusantara,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Tegaskan Tiga Prinsip Integritas ASN, Disiplin hingga Tuntas Selesaikan Masalah Bupati Batang Tegaskan Tiga Prinsip Integritas ASN, Disiplin hingga Tuntas Selesaikan Masalah
Bupati Batang Tegaskan Tiga Prinsip Integritas ASN, Disiplin hingga Tuntas Selesaikan Masalah
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan tiga prinsip utama yang wajib diterapkan seluruh ASN Pemkab Batang, yakni disiplin dalam bekerja, menjaga integritas, serta berorientasi pada penyelesaian masalah (solving the problem). Ketiga prinsip tersebut menjadi fondasi untuk mewujudkan birokrasi yang profesional, bertanggung jawab, dan mampu memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat.
02 Nov 2026 Jumadi 26
HUT Ke-67 Pemuda Pancasila, Gelar Donor Darah, Santuni Anak Yatim, dan Perkuat Sinergi Daerah HUT Ke-67 Pemuda Pancasila, Gelar Donor Darah, Santuni Anak Yatim, dan Perkuat Sinergi Daerah
HUT Ke-67 Pemuda Pancasila, Gelar Donor Darah, Santuni Anak Yatim, dan Perkuat Sinergi Daerah
Peringatan HUT Ke-67 Pemuda Pancasila Kabupaten Batang menjadi momentum memperkuat persatuan, soliditas kader, dan sinergi dengan pemerintah daerah melalui kegiatan sosial berupa donor darah yang menghasilkan 10 kantong darah serta santunan kepada 20 anak yatim. Pemuda Pancasila diharapkan terus berkontribusi positif, menjaga kondusivitas wilayah, dan berperan aktif mendukung pembangunan Kabupaten Batang.
01 Nov 2026 Jumadi 80
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa kelas XII SMK Bintara Batang, Ivan Slamet Kurniawan, berhasil meraih juara pertama kategori boxing putra kelas 51 kilogram dalam Kejuaraan Pekalongan Gladiator Season 3. Prestasi tersebut menjadi hasil dari latihan dan persiapan fisik, sekaligus menambah pengalaman serta melatih mental untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar.
31 Okt 2026 Jumadi 133
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Kontingen Kabupaten Batang menempati peringkat ke-30 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dengan raihan 4 medali emas, 13 perak, dan 14 perunggu, belum mencapai target 10 besar. Meski demikian, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan tetap memberikan apresiasi atas perjuangan atlet, pelatih, dan seluruh tim. Ke depan, KONI bersama pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan atlet dan fasilitas penunjang sebagai upaya meningkatkan prestasi olahraga Batang pada kompetisi berikutnya.
31 Okt 2026 Jumadi 377
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 12700
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Pemkab Batang merencanakan pembangunan rumah sakit daerah di wilayah selatan dengan mempertimbangkan Kecamatan Bawang, Reban, dan Bandar untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, Pemkab Batang menargetkan kembali mencapai status Universal Health Coverage (UHC) pada November 2026 dengan dukungan anggaran sekitar Rp90 miliar per tahun untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan.
30 Okt 2026 Jumadi 146