Tekan Angka TPT, Pemkab Batang Dukung Optimalisasi Bursa Kerja

Rabu, 23 Oktober 2024 Jumadi Dibaca 1.064 kali Acara Pimpinan Daerah
Tekan Angka TPT, Pemkab Batang Dukung Optimalisasi Bursa Kerja
Batang Pemerintah Kabupaten Batang berupaya menekan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), dengan mengoptimalkan bursa kerja di seluruh institusi pendidikan khususnya SMK. Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengharapkan, lewat bursa kerja yang intens dibuka, nantinya memudahkan akses informasi pencari kerja menemukan pekerjaan sesuai kompetensinya.

Batang Pemerintah Kabupaten Batang berupaya menekan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), dengan mengoptimalkan bursa kerja di seluruh institusi pendidikan khususnya SMK. Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengharapkan, lewat bursa kerja yang intens dibuka, nantinya memudahkan akses informasi pencari kerja menemukan pekerjaan sesuai kompetensinya.

Lani menerangkan, selain menjadi langkah tepat untuk menurunkan angka TPT, juga sebagai upaya untuk mengetahui data terkini terkait angka pasti pengangguran di Kabupaten Batang.

“Angka pastinya berapa, penyebabnya apa, itu bisa diketahui. Kalau bisa bagi mereka yang tidak melanjutkan, kita buka kesempatan kerja seluas-luasnya karena di Batang banyak peluang,” katanya, saat meninjau stan bursa kerja, yang diinisiasi oleh SMK PGRI, di Gedung Guru Batang, Kabupaten Batang, Rabu (23/10/2024).

Direktorat SMK Dirjen Pendidikan Vokasi, Kemendikbud Ristek Panca Waluyo menegaskan, alumnus SMK yang didominasi gen z justru lebih berpotensi untuk mengembangkan karir di bidang kewirausahaan.

“Lambat laun sebagian besar pekerjaan akan digerakkan secara digital, jadi bagi lulusan SMK yang sudah terlatih bisa buka lapangan kerja sendiri yang bisa dilakukan di mana pun mereka suka, tanpa terbatas ruang dan waktu,” jelasnya.

Beberapa cabang pekerjaan yang berpotensi untuk dikembangkan di antaranya, makanan dan minuman, tekstil, otomotif, elektronik, farmasi dan kesehatan yang manjadi fokus industri 4.0.

Sementara itu, Kepala Disnaker Batang Rahmat Nurul Fadilah mengupayakan agar TPT di Kabupaten Batang terus mengalami penurunan dari 6,06 persen menjadi 5 persen.

“Langkah nyatanya kami tidak hanya fokus ke sektor formal seperti perusahaan-perusahaan besar saja, tapi informal juga kami kejar dengan menggerakkan bidang kewirausahaan maupun sektor padat karya yang membutuhkan tenaga kerja lokal,” terangnya.

Kepala SMK PGRI Eliana Dwi Kurnia mengatakan, sebanyak 20 perusahaan dan 6 perguruan tinggi berpartisipasi dengan membuka peluang kerja maupun pendidikan lanjutan bagi warga lokal maupun kabupaten/kota tetangga. Program ini terwujud berkat dukungan dari Direktorat SMK.

“Ada 200 peluang kerja yang dibuka, waktunya hanya sehari ini saja. Semoga kami bisa membantu menurunkan angka TPT, secara bertahap dan anak-anak kami serta masyarakat makin mudah mengakses pekerjaan yang sesuai,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Ingatkan Ancaman Bullying dan Lunturnya Gotong Royong Bupati Batang Ingatkan Ancaman Bullying dan Lunturnya Gotong Royong
Bupati Batang Ingatkan Ancaman Bullying dan Lunturnya Gotong Royong
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengingatkan para Duta Pancasila Kabupaten Batang agar ikut memperkuat nilai kegotongroyongan dan kepedulian sosial di tengah perubahan Kabupaten Batang menjadi kawasan industri. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Pelantikan Duta Pancasila Kabupaten Batang di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (892026).
08 Sep 2026 Jumadi 62
Bidik 400 Penyerapan per Bulan, Disnaker Batang Buka Layanan Walk-In Interview di Sekolah Bidik 400 Penyerapan per Bulan, Disnaker Batang Buka Layanan Walk-In Interview di Sekolah
Bidik 400 Penyerapan per Bulan, Disnaker Batang Buka Layanan Walk-In Interview di Sekolah
Batang - Langkah Pemerintah Kabupaten Batang dalam menekan angka pengangguran makin agresif. Lewat program Dapat Kerja (DAKER), sebanyak 1.685 pencari kerja berhasil diserap dunia kerja per 7 September 2026. Dari angka tersebut, 1.616 orang masuk lewat pendanaan APBD, sementara 69 lainnya melalui jalur non-APBD.
08 Sep 2026 Jumadi 73
Peternak Lebah Asal Batang Tekuni Madu Sejak 1995, Kini Dipasarkan hingga Papua Peternak Lebah Asal Batang Tekuni Madu Sejak 1995, Kini Dipasarkan hingga Papua
Peternak Lebah Asal Batang Tekuni Madu Sejak 1995, Kini Dipasarkan hingga Papua
Batang - Sangaji, peternak lebah asal Desa Timbang, telah mengenal dunia perlebahan sejak duduk di bangku SMP pada 1995. Kecintaannya terhadap lebah berawal ketika ia membantu mengelola koloni lebah milik pamannya. Sejak saat itu, berbagai aktivitas terkait lebah mulai ia tangani sendiri, mulai dari perawatan hingga menentukan lokasi penempatan koloni.
08 Sep 2026 Jumadi 68
Duta Pancasila Paskibraka Batang Dilantik, Diminta Aktif Kenalkan Nilai Pancasila ke Sekolah Duta Pancasila Paskibraka Batang Dilantik, Diminta Aktif Kenalkan Nilai Pancasila ke Sekolah
Duta Pancasila Paskibraka Batang Dilantik, Diminta Aktif Kenalkan Nilai Pancasila ke Sekolah
Batang - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia melantik Duta Pancasila Paskibraka Indonesia Batang di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (892026).
08 Sep 2026 Jumadi 90
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Krakatau, BPBD Batang Siapkan Langkah Mitigasi Kesehatan Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Krakatau, BPBD Batang Siapkan Langkah Mitigasi Kesehatan
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Krakatau, BPBD Batang Siapkan Langkah Mitigasi Kesehatan
Batang - Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang meruncing belakangan ini sempat memicu kekhawatiran warga. Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik karena paparan abu vulkanik dipastikan belum menyentuh wilayah Batang maupun Jawa Tengah secara umum.
08 Sep 2026 Jumadi 111
Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara
Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara
Batang - Kelincahan para siswa SMA Negeri 1 Batang dengan karakter penguasa dari berbagai kerajaan di Nusantara ini, tidak hanya untuk melestarikan budaya, namun juga untuk menarik simpati pemilih di gelaran Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) 20262027. Metode Kokurikuler sengaja dipilih sebagai daya tarik yang unik karena dirasa mampu meningkatkan dukungan dan angka keterpilihan saat pemilihan nantinya.
07 Sep 2026 Jumadi 366