Pemkab Batang Raih Lima Besar MCP KPK Jawa Tengah

Sabtu, 08 Juni 2024 Jumadi Dibaca 1.121 kali Acara Pimpinan Daerah
Pemkab Batang Raih Lima Besar MCP KPK Jawa Tengah
Batang - Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, memuji kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pencegahan korupsi. Dengan nilai 93%, Batang berhasil masuk lima besar di Jawa Tengah. Hal ini tercermin dari hasil Monitoring Center for Prevention (MCP) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Batang - Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, memuji kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pencegahan korupsi. Dengan nilai 93%, Batang berhasil masuk lima besar di Jawa Tengah. Hal ini tercermin dari hasil Monitoring Center for Prevention (MCP) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Di tahun 2023, kita masuk lima besar di Jawa Tengah dengan capaian nilai 93%. Ini menunjukkan peningkatan dari peringkat 11 pada tahun sebelumnya. Maka ini harus terus kita pacu, apalagi di tahun 2024 ini MCP berubah, dari mulai indikator, sub indikator selalu berubah,” katanya, saat dihubungi melalui gawai, Sabtu (8/6/2024). 

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2024, upaya pencegahan korupsi melalui berbagai intervensi oleh KPK melalui MCP akan melibatkan 26 OPD, naik dari 13 OPD pada tahun sebelumnya.

“Hampir semua OPD yang ada di Batang terlibat dalam MCP. Semua dokumen dan rencana kerja MCP harus dipenuhi oleh semua OPD. Kita pasti bisa, karena sebenarnya kita sudah melakukan, hanya saja tidak terdokumentasikan dengan baik dan penyampaiannya harus tepat waktu,” jelansya.

Ia meminta Inspektorat sebagai koordinator MCP untuk terus mengkoordinasikan semua OPD yang terlibat.

“Meskipun sudah ada pemberitahuan melalui surat, OPD harus memenuhi persyaratan ini dan itu,  Inspektorat harus mengejar ngejar terus sampai dapat. Karena MCP ini adalah potret dan komitmen dari Pemkab Batang dalam upaya pencegahan korupsi,” ungkapnya.

Kalau MCP-nya dinilai rendah, capaian rendah akan dilihat dari indikator mana yang tidak tercapai. Kalau sudah seperti itu, OPD terkait harus menjelaskan kenapa tidak bisa mencapai 100%.

“Jika ada kendala yang menyangkut regulasi pemerintah pusat mungkin bisa dimaklumi, tapi kalau itu merupakan kemampuan yang bisa dilakukan oleh OPD dan tidak mencapai hasil maksimal, harus dipertanyakan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Nusantara Basketball Competition 2026, Sedot 32 Tim Pelajar se-Karesidenan Pekalongan Nusantara Basketball Competition 2026, Sedot 32 Tim Pelajar se-Karesidenan Pekalongan
Nusantara Basketball Competition 2026, Sedot 32 Tim Pelajar se-Karesidenan Pekalongan
Batang - Atmosfer persaingan sengit begitu terasa dalam gelaran Nusantara Basketball Competition 2026 Season 2, sebuah ajang bergengsi yang menyedot perhatian para pecinta bola basket se-Karesidenan Pekalongan. Siapa sangka, kompetisi yang kini menyajikan laga skala regional tersebut berawal dari ide sederhana yang dicetuskan secara tidak sengaja.
10 Sep 2026 Jumadi 72
Dinsos Batang Jemput Bola Layani Warga, Pemulihan Bansos Terindikasi Judol Dinsos Batang Jemput Bola Layani Warga, Pemulihan Bansos Terindikasi Judol
Dinsos Batang Jemput Bola Layani Warga, Pemulihan Bansos Terindikasi Judol
Batang - Masa sanggahan bagi ribuan penerima bantuan sosial (bansos) yang terblokir akibat indikasi judi online (judol) di Kabupaten Batang kini menjadi tumpuan harapan warga. Langkah ini diambil Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Batang untuk memverifikasi ulang data, mengingat sedikitnya 7.586 penerima bansos di wilayah tersebut terkena penangguhan dengan 5.322 kasus di antaranya merupakan temuan baru pada 2026.
10 Sep 2026 Jumadi 117
Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Batang 2026 Nomor 3 se-Indonesia dan Masuk Top Jawa Tengah Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Batang 2026 Nomor 3 se-Indonesia dan Masuk Top Jawa Tengah
Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Batang 2026 Nomor 3 se-Indonesia dan Masuk Top Jawa Tengah
Batang - Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang pada Triwulan II Tahun 2026 mencatatkan rekor positif dengan mencapai 8,38 persen. Angka ini tidak hanya melampaui target daerah yang ditetapkan pada kisaran 6,35 hingga 6,50 persen, tetapi juga berada jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Tengah yang tercatat sebesar 5,65 persen.
10 Sep 2026 Jumadi 191
75 SMP di Batang Bersiap Hadapi Digitalisasi Pembelajaran 2027 75 SMP di Batang Bersiap Hadapi Digitalisasi Pembelajaran 2027
75 SMP di Batang Bersiap Hadapi Digitalisasi Pembelajaran 2027
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang menyiapkan satuan pendidikan jenjang SMP menghadapi penguatan digitalisasi pembelajaran pada 2027. Sebanyak 75 kepala sekolah SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Batang mendapatkan pembekalan di Aula Agrowisata Pagilaran, Kabupaten Batang, Kamis (1092026).
10 Sep 2026 Jumadi 74
Bupati Batang Minta, OPD Percepat Belanja dan Tertibkan Pemanfaatan Aset Daerah Bupati Batang Minta, OPD Percepat Belanja dan Tertibkan Pemanfaatan Aset Daerah
Bupati Batang Minta, OPD Percepat Belanja dan Tertibkan Pemanfaatan Aset Daerah
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mempercepat realisasi belanja dalam pelaksanaan APBD 2026. Hal itu disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan APBD 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (1092026).
10 Sep 2026 Jumadi 95
Tumbuhnya 8,83 Persen Ekonomi, Pemkab Batang Masuk 14 Besar Nasional ProSN Semester II 2026 Tumbuhnya 8,83 Persen Ekonomi, Pemkab Batang Masuk 14 Besar Nasional ProSN Semester II 2026
Tumbuhnya 8,83 Persen Ekonomi, Pemkab Batang Masuk 14 Besar Nasional ProSN Semester II 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang berhasil masuk 14 besar tingkat nasional dalam pelaksanaan Program Strategis Nasional (ProSN) Semester II Tahun 2026. Batang memperoleh nilai 90,83, hanya terpaut 1,11 poin dari Kabupaten Nganjuk yang meraih skor tertinggi nasional sebesar 91,94. Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Batang dalam kategori Tinggi dalam pelaksanaan ProSN.
10 Sep 2026 Jumadi 116