Operasi Pasar Murah, Dispaperta Gandeng Petani Lokal

Selasa, 03 Oktober 2023 Jumadi Dibaca 1.196 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Operasi Pasar Murah, Dispaperta Gandeng Petani Lokal
Batang - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Bank Indonesia Cabang Tegal kembali menggelar Operasi Pasar Murah sebagai langkah untuk menangani inflasi dan kenaikan harga bahan pokok, utamanya beras. Sebanyak 200 paket disiapkan dan diperuntukkan bagi warga kurang mampu di Kecamatan Warungasem.

Batang - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Bank Indonesia Cabang Tegal kembali menggelar Operasi Pasar Murah sebagai langkah untuk menangani inflasi dan kenaikan harga bahan pokok, utamanya beras. Sebanyak 200 paket disiapkan dan diperuntukkan bagi warga kurang mampu di Kecamatan Warungasem.

Tiap paketnya berisi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), minyak goreng dan gula pasir seharga Rp80 ribu.  Beras SPHP yang dijual di Operasi Pasar Murah seharga Rp52 ribu, sedang di pasar Rp54 ribu tiap 5 kilogram. Sedangkan beras medium dari Gapoktan dijual Rp12 ribu, dan Rp13 ribu per kilogram di pasaran.

Operasi Pasar Murah yang intens digelar di 8 kecamatan, ternyata membawa keberkahan tersendiri bagi petani sayuran.

Kepala bidang Ketahanan Pangan, Dispaperta Batang Dewi Wuryanti mengatakan, kegiatan ini turut menghadirkan para petani sayur dengan diberikan kesempatan menjual langsung ke konsumen. Sayuran yang dijual lebih murah dibanding di pasar.

“Mereka sedang memasuki masa panen, sehingga bisa langsung terjual. Otomatis perekonomian petani ikut terangkat,” katanya, saat memantau Operasi Pasar Murah, di halaman Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Selasa (3/10/2023).

Salah satu petani sayur dari Kecamatan Bawang, Faurul mengatakan, Seluruhnya harga sayuran di bawah pasar. Bawang merah hanya Rp15 ribu, cabai merah keriting Rp25 ribu, tomat Rp5 ribu. Semuanya lebih murah Rp2 ribu sampai Rp3 ribu dibandingkan di pasar.

“Sayuran yang dijual seperti kangkung, caisin dan lainnya hanya Rp2 ribu sampai Rp3 ribu per ikatnya. Saat ini masyarakat lebih membutuhkan harga pangan yang lebih terjangkau,” jelasnya.

Tak hanya beras dan minyak, namun harga telur pun tak kalah murah, warga cukup merogoh kocek Rp23 ribu, dibandingkan harga di pasar Rp25 ribu per kilogramnya.

Gelaran Operasi Pasar Murah kedua ini dilakukan di halaman Kecamatan Warungasem. Sasaran diutamakan bagi warga kurang mampu yang tersebar di 18 desa, antara lain: Warungasem, Banjiran, Kalibeluk, Gapuro, Masin, Cepagan hingga yang terjauh Pandansari.

Sementara itu, Camat Warungasem Darsono menyampaikan, harga sembako di pasar masih cukup tinggi, sehingga Operasi Pasar Murah menjadi salah satu cara untuk meringankan beban perekonomian warga yang termasuk kurang mampu.

“Warga sangat antusias dan ini bisa menjawab keresahan mereka terkait kenaikan harga bahan pangan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 105
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 143
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 105
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 117
Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Batang - Masa libur panjang menjadi momentum yang sangat dinanti masyarakat untuk berlibur ke wilayah Jawa Tengah dengan moda transportasi kereta api, melalui Stasiun Batang. Selama dua pekan terjadi peningkatan jumlah pengguna moda transportasi kereta api dengan jurusan Semarang hingga 70 penumpang untuk berlibur tiap harinya.
09 Jul 2026 Jumadi 77
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 104