Operasi Pasar Murah, Dispaperta Gandeng Petani Lokal

Selasa, 03 Oktober 2023 Jumadi Dibaca 1.204 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Operasi Pasar Murah, Dispaperta Gandeng Petani Lokal
Batang - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Bank Indonesia Cabang Tegal kembali menggelar Operasi Pasar Murah sebagai langkah untuk menangani inflasi dan kenaikan harga bahan pokok, utamanya beras. Sebanyak 200 paket disiapkan dan diperuntukkan bagi warga kurang mampu di Kecamatan Warungasem.

Batang - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Bank Indonesia Cabang Tegal kembali menggelar Operasi Pasar Murah sebagai langkah untuk menangani inflasi dan kenaikan harga bahan pokok, utamanya beras. Sebanyak 200 paket disiapkan dan diperuntukkan bagi warga kurang mampu di Kecamatan Warungasem.

Tiap paketnya berisi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), minyak goreng dan gula pasir seharga Rp80 ribu.  Beras SPHP yang dijual di Operasi Pasar Murah seharga Rp52 ribu, sedang di pasar Rp54 ribu tiap 5 kilogram. Sedangkan beras medium dari Gapoktan dijual Rp12 ribu, dan Rp13 ribu per kilogram di pasaran.

Operasi Pasar Murah yang intens digelar di 8 kecamatan, ternyata membawa keberkahan tersendiri bagi petani sayuran.

Kepala bidang Ketahanan Pangan, Dispaperta Batang Dewi Wuryanti mengatakan, kegiatan ini turut menghadirkan para petani sayur dengan diberikan kesempatan menjual langsung ke konsumen. Sayuran yang dijual lebih murah dibanding di pasar.

“Mereka sedang memasuki masa panen, sehingga bisa langsung terjual. Otomatis perekonomian petani ikut terangkat,” katanya, saat memantau Operasi Pasar Murah, di halaman Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Selasa (3/10/2023).

Salah satu petani sayur dari Kecamatan Bawang, Faurul mengatakan, Seluruhnya harga sayuran di bawah pasar. Bawang merah hanya Rp15 ribu, cabai merah keriting Rp25 ribu, tomat Rp5 ribu. Semuanya lebih murah Rp2 ribu sampai Rp3 ribu dibandingkan di pasar.

“Sayuran yang dijual seperti kangkung, caisin dan lainnya hanya Rp2 ribu sampai Rp3 ribu per ikatnya. Saat ini masyarakat lebih membutuhkan harga pangan yang lebih terjangkau,” jelasnya.

Tak hanya beras dan minyak, namun harga telur pun tak kalah murah, warga cukup merogoh kocek Rp23 ribu, dibandingkan harga di pasar Rp25 ribu per kilogramnya.

Gelaran Operasi Pasar Murah kedua ini dilakukan di halaman Kecamatan Warungasem. Sasaran diutamakan bagi warga kurang mampu yang tersebar di 18 desa, antara lain: Warungasem, Banjiran, Kalibeluk, Gapuro, Masin, Cepagan hingga yang terjauh Pandansari.

Sementara itu, Camat Warungasem Darsono menyampaikan, harga sembako di pasar masih cukup tinggi, sehingga Operasi Pasar Murah menjadi salah satu cara untuk meringankan beban perekonomian warga yang termasuk kurang mampu.

“Warga sangat antusias dan ini bisa menjawab keresahan mereka terkait kenaikan harga bahan pangan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 31
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 89
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 145
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 69
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 96
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 85