Dapat Kiriman Air Bersih, Warga Dukuh Jlegong Batang yang Kekeringan Selama Seminggu Lega

Selasa, 05 September 2023 Jumadi Dibaca 1.480 kali Pelayanan Publik
Dapat Kiriman Air Bersih, Warga Dukuh Jlegong Batang yang Kekeringan Selama Seminggu Lega
Batang - Warga Dukuh Jlegong, Desa Pretek, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang mengeluh kesulitan mendapatkan air bersih karena kekeringan. Bahkan sudah seminggu lebih mereka susah mendapatkan air bersih untuk diminum hingga warga mengambil air sungai yang keruh berwarna kehijauan.

Batang - Warga Dukuh Jlegong, Desa Pretek, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang mengeluh kesulitan mendapatkan air bersih karena kekeringan. Bahkan sudah seminggu lebih mereka susah mendapatkan air bersih untuk diminum hingga warga mengambil air sungai yang keruh berwarna kehijauan.

“Hari ini kami melakukan pengiriman air bersih di Desa Pretek, membawa 2 truk tangki dari Perusahaan Daerah Air Minum (PUDAM) Sendang Kamulyan Batang, masing-masing berisi 4.000 liter air dan 1 truk tangki dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang berisi 5.000 liter air, jadi total membawa 13.000 liter air,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Batang Riza Zakiyah, saat ditemui usai air bersih di Dukuh Jlegong, Desa Pretek, Kabupaten Batang, Selasa (5/9/2023).

Air bersih disalurkan untuk 1.650 jiwa yang terdampak di Desa Pretek ini, terbagi atas 900 warga Dukuh Kedungdowo dan 750 warga Dukuh Jlegong.

“Informasi adanya kesulitan air bersih berasal dari laporan warga ke BPBD Batang dan besoknya langsung ditinjau untuk segera dilakukan pendataan warga terdampak supaya penyaluran air bersih segera dilakukan,” jelasnya.

Dijelaskannya, cukup sehari saja, hari ini air bersih sudah dapat kami salurkan secara langsung soalnya jika terlalu lama kasihan warga. Kendalanya disini hanya dari Kepala Desa yang tidak cepat tanggap menggali informasi warganya yang kesusahan mendapatkan air bersih. Padahal kejadian ini sudah cukup lama, hingga warga yang harus memberikan informasi.

“Berdasarkan catatan kami, ada beberapa desa yang mengalami kekeringan, seperti Dukuh Kebonbatur Desa Wonomerto, Dukuh Durensari Desa Durenombo, dan sekarang Desa Pretek,” terangnya.

Untuk Desa Pretek sendiri sepertinya kekeringan dapat meluas di beberapa wilayah, karena laporan dari Babinsa Kodim 0736 Batang masih ada warga yang terdampak kekeringan di luar kedua dukuh tersebut.

Sementara itu, Slamet warga Dukuh Jlegong mengatakan, kami sudah terdampak kekeringan seminggu lebih karena mata air yang biasa digunakan mengering akibat kemarau.

Biasanya alternatif mengambil aliran sumber air dari Desa Dlisen sana, tetapi di wilayah itu warganya juga membutuhkan air.

“Sampai hari Jumat kemarin waktu salat saja banyak warga dari luar yang tidak tahu kalau Masjid Dukuh Jlegong airnya habis,” ujar dia.

Adanya bantuan air bersih dari BPBD Kabupaten Batang ini membuat masayarakat sangat lega dan berterimakasih akhirnya kami dapat mengkonsumsi air bersih kembali. (MC Batang, Jateng/Roza/Siska)

Berita Lainnya

Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 75
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 105
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 75
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 71
Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Batang - Masa libur panjang menjadi momentum yang sangat dinanti masyarakat untuk berlibur ke wilayah Jawa Tengah dengan moda transportasi kereta api, melalui Stasiun Batang. Selama dua pekan terjadi peningkatan jumlah pengguna moda transportasi kereta api dengan jurusan Semarang hingga 70 penumpang untuk berlibur tiap harinya.
09 Jul 2026 Jumadi 53
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 62