Maraknya Fenomena Vandalisme, Melanggar Perda Ketertiban Umum

Senin, 31 Juli 2023 Jumadi Dibaca 1.685 kali Lingkungan
Maraknya Fenomena Vandalisme, Melanggar Perda Ketertiban Umum
Batang - Maraknya fenomena vandalisme yang dilakukan oleh kaum remaja merupakan tindakan salah kaprah dalam menunjukkan jati dirinya, tindakan tersebut masuk dalam kategori kriminal. Sehingga harus dihindari oleh siapapun.

Batang - Maraknya fenomena vandalisme yang dilakukan oleh kaum remaja merupakan tindakan salah kaprah dalam menunjukkan jati dirinya, tindakan tersebut masuk dalam kategori kriminal. Sehingga harus dihindari oleh siapapun.

“Vandalisme itukan tindakan yang menuju perusakan lingkungan, jadi jelas-jelas melanggar Perda ketertiban umum,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Batang Achmad Fatoni saat ditemui di kantornya, Senin (31/7/2023).

Selain mengganggu keindahan, fenomena corat-coret banyak dilakukan di tembok rumah, perkantoran, jembatan, pertokoan, tempat wisata, bangunan bersejarah, serta tembok sekolah dan saat ini sedang marak di Kabupaten Batang.

“Kegiatan vandalisme bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain, sehingga harus ditangani dengan segera dan serius oleh Aparat Penegak Hukum (APH),” jelasnya.

Ia mengaku kesulitan menangkap pelaku vandalisme, karena mereka melakukan tindak itu pada malam hari dan tersembunyi. Menurutnya, pemilik lokasi saja kecolongan, apalagi Satpol PP yang jumlah petugasnya terbatas.

“Sebetulnya mereka itu anak-anak muda kreatif tapi negatif. Seharusnya keahliannya dilakukan di kanvas untuk melukis atau membuat tulisan yang indah,” tegasnya.

Ia pun menyarankan kepada masing-masing dinas terkait atau satuan pendidikan untuk melakukan antisipasi, pembinaan dan menjaga kerapihan di lingkungan masing-masing. Karena masing-masing kantor maupun sekolah punya keamanan sendiri.

“Kita sudah berkali kali menangkap. Kemudian kita bina, dan para pelakunya kapok. Intinya kita membuat mereka jera dan menyadari perbuatannya membuat orang lain tidak senang,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Batang Achmad Suroso mengatakan bahwa vandalisme, mural merupakan ekspresi para remaja. Dan di Negara Eropa hal itu tidak dilarang tapi ada tempat khususnya serta diarahkan.

“Pemerintah harus diskusi dengan para ahlinya. Karena tembok kantor pun apabila di mural itu lebih bagus. Jadi harus ada pemikiran seperti itu,” tuturnya

Ia pun meminta, agar anak-anak muda yang melakukan vandalisme diberikan ruang untuk menunjukkan ekspresinya. Karena anak-anak muda juga butuh diperhatikan dalam mengaktualisasikan jiwa seni dan kreativitasnya.

Ia juga berharap, Pemkab Batang bisa membangun fasilitas ruang publik kesenian atau gedung kesenian bagi anak-anak muda di Batang.

“Sebaiknya Pemkab dengan berbagai Stakeholder menggelar lomba mural sebagai bentuk menyalurkan bakat seni anak-anak muda Batang,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Ela)

Berita Lainnya

Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Batang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya menjadi media untuk mendekatkan siswa baru dengan seluruh warga sekolah. Namun, memberikan peluang besar bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan ekstrakurikuler, selain prestasi akademik.
16 Jul 2026 Jumadi 95
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersiap merombak total gaya belanja daerahnya. Langkah berani ini diambil demi menyembuhkan "penyakit" tahunan yang kerap melanda pengelolaan anggaran: menumpuknya proyek di akhir tahun yang berujung pada tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
16 Jul 2026 Jumadi 211
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Batang - Kawasan hutan di Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, kembali menunjukkan pentingnya peran sebagai habitat keanekaragaman hayati. Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah keberadaan burung Raja Udang Kalung Biru (Alcedo euryzonaAlcedo peninsulae), satwa endemik Indonesia yang berstatus dilindungi dan sangat terancam punah.
16 Jul 2026 Jumadi 179
Bawa Misi Zero Talasemia, POPTI Batang Sasar Remaja Saat MPLS di SMAN 2 Batang Bawa Misi Zero Talasemia, POPTI Batang Sasar Remaja Saat MPLS di SMAN 2 Batang
Bawa Misi Zero Talasemia, POPTI Batang Sasar Remaja Saat MPLS di SMAN 2 Batang
Batang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 2 Batang hari itu terasa berbeda. Di antara deretan materi adaptasi sekolah, terselip sebuah edukasi krusial yang bakal menentukan masa depan generasi penerus: pengenalan tentang penyakit kelainan darah genetik, talasemia. Bagi sebagian besar pelajar, istilah ini terdengar asing. Namun, lewat pendekatan yang interaktif, suasana kelas justru hidup dengan rentetan pertanyaan dari para siswa yang penasaran.
16 Jul 2026 Jumadi 60
Cegah Thalasemia, POPTI Batang Sosialisasi di Momen MPLS Cegah Thalasemia, POPTI Batang Sosialisasi di Momen MPLS
Cegah Thalasemia, POPTI Batang Sosialisasi di Momen MPLS
Batang - Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalasemia Indonesia (POPTI) Batang kembali menggencarkan sosialisasi pencegahan Thalasemia, menyasar para peserta didik baru dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Sosialisasi dilakukan secara intensif kepada pelajar SMA yang sering kali mulai tertarik lawan jenis, agar di masa depan dapat menemukan pasangan hidup yang tepat, sekaligus sebagai upaya mewujudkan Batang Zero Thalasemia.
16 Jul 2026 Jumadi 81
Kukuhkan Polres Batang jadi Polresta, Kapolda Jateng Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik Kukuhkan Polres Batang jadi Polresta, Kapolda Jateng Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Kukuhkan Polres Batang jadi Polresta, Kapolda Jateng Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Batang Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo resmi mengukuhkan status Polres Batang menjadi Polresta Batang melalui upacara resmi di halaman Polresta Batang, Kabupaten Batang, Kamis (1672026).
16 Jul 2026 Jumadi 104