Satpol PP Batang Sita 15.560 Rokok Ilegal

Kamis, 20 Juli 2023 Jumadi Dibaca 1.460 kali Pelayanan Publik
Satpol PP Batang Sita 15.560 Rokok Ilegal
Batang - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang bersama Bea Cukai Tegal kembali menyita 15.550 batang rokok ilegal atau Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKHTI).

Batang - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang bersama Bea Cukai Tegal kembali menyita 15.550 batang rokok ilegal atau Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKHTI).

Puluhan ribu rokok polosan tanpa pita cukai diamankan di empat titik lokasi yakni Gringsing, Kecepak, Kasepuhan dan Karangasem Utara.

“Dalam operasi penindakan rokok ilegal kami menurunkan 5 personil dan 3 personil dari Bea Cukai ke titik sasaran yang sudah ditentukan,” kata Kepala Bidang Penegakkan Peraturan Daerah Satpol PP Batang Muhammad Masqon saat ditemui di Kantor Satpol PP Batang, Kabupaten Batang, Kami (20/7/2023).

Dijelaskannya, pertama bergerak ke Kecamatan Gringsing mendapati salah satu desa yang menjadi target operasi pemberantasan rokok illegal, yang berhasil menyita sebanyak 3.800 batang dengan merek super fill.

“Kemudian, kami langsung menyasar ke Kecamatan Batang karena ada yang memosting iklan jual rokok di sosial media berkaitan rokok murah,” jelasnya.

Petugas Satpol PP Batang telah mendalami dengan mengintai selama satu bulan untuk menggali informasi, dan ternyata orang pemilik akun media sosial (medsos) sedang berangkat melaut, sehingga akhirnya hanya bertemu keluarganya saja.

Ternyata, lanjut dia, ada pihak keluarganya yang menjual rokok ilegal tersebut, sehingga langsung kami datangi ke lokasi di Karangasem Utara.

Ia juga mengatakan, saat menggali informasi mendapatkan informasi ada beberapa toko di Kecamatan Batang yang menjual rokok ilegal yakni di Kesepuhan dan Kecepak.

“Dari tiga lokasi itu, kami berhasil menyita 11.760 batang rokok ilegal jadi totalnya ada 15.560 batang yang berhasil disita,” terangnya.

Ia juga menambahkan, memang sulit untuk mengetahui rokok ilegal atau bukan. Jika diunggahan foto di medsos, bentuk kotaknya dan namanya kadang disamakan oleh merek yang sudah terkenal.

“Terpenting dalam mengecek rokok ilegal atau bukan, dengan memperhatikan pita cukai sesuai peruntukan. Kalau para penjual sendiri sebenarnya tahu kalau rokok yang dijual mereka illegal, tapi dengan alasan untuk penambahan pemasukan dan harganya murah,” tandasnya.

Meskipun penjualan rokok ilegal sudah dilarang Undang-Undang Nomor 39 tahun 2007 perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 1995 tentang Cukai. Namun faktanya di lapangan pihaknya masih menemukan rokok ilegal bereda.

Ia juga mengatakan, peredaran rokok ilegal di wilayah Kabupaten Batang masih marak terjadi. Hal itu diketahui setelah pihaknya bersama Bea Cukai dan petugas gabungan lainnya beberapa kali melakukan operasi penindakan. Rokok ilegal itu rata-rata dijual di warung-warung atau toko kelontongan.

“Untuk itu, pihaknya bersama Bea Cukai, ke depan akan terus melakukan penelusuran ke Kecamatan yang lainnya dalam pemberantasan rokok ilegal,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Dinarpus Jateng Visitasi Perpusdes Prapanca, Wabup Batang Harapkan Penilaian Obyektif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan dukungan dan harapan besar bagi Perpustakaan Griya Prapanca Desa Bandar yang saat ini sedang mendapatkan penilaian langsung untuk meraih Perpustakaan Desa Terbaik Tingkat Jateng. Wakil Bupati Batang Suyono mamastikan, apabila setelah dilakukan visitasi, sesuai dengan data, tentu nilai yang murni akan didapat berkat kerja keras yang mengedepankan integritas.
25 Mei 2026 Jumadi 51
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Dispaperta Batang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) meningkatkan pengawasan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan ternak. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak kurban.
25 Mei 2026 Jumadi 60
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Penjualan Hewan Kurban di Batang Cenderung Stabil, Pedagang Kambing Harapkan Pembeli Meningkat
Batang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan hewan kurban mulai terlihat di sejumlah titik di Kabupaten Batang. Salah satunya di lapak penjual kambing di Jalan KH Achmad Dahlan, Kabupaten Batang, Senin (2552026), yang mulai dipadati calon pembeli meski belum seramai tahun-tahun sebelumnya.
25 Mei 2026 Jumadi 49
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 329
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 133
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
23 Mei 2026 Jumadi 75