Dishanpan Jateng Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang

Selasa, 23 Mei 2023 Jumadi Dibaca 1.507 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Dishanpan Jateng Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang
Batang - Melihat indeks harga konsumen di Kabupaten Batang tertinggi di pulau Jawa, Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Provinsi Jawa Tengah menggelar gerakan pangan murah di Pendopo Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Selasa (23/5/2023).

Batang - Melihat indeks harga konsumen di Kabupaten Batang tertinggi di pulau Jawa, Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Provinsi Jawa Tengah menggelar gerakan pangan murah di Pendopo Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Selasa (23/5/2023).

Kepala Dishanpan Provinsi Jawa Tengah Dyah Lukisari mengatakan, bahwa adanya gerakan pangan murah untuk mengurangi dampak inflasi, kegiatan tersebut dapat mendukung kestabilan pasokan dan harga.

“Gerakan ini rutinitas yang dilakukan oleh Dishanpan Provinsi Jateng yang digelar kali ini merupakan salah satu upaya dilakukan dalam rangka menjaga ketersediaan pasokan dan harga pangan, sekaligus untuk mengendalikan dampak inflasi,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, memilih Kabupaten Batang pada hari ini memang tiga minggu yang lalu indeks harga konsumen tertinggi di Pulau Jawa. Makanya, kami hadirkan para Gapoktan, BUMN dan BUMD untuk menjual produknya hadir kesini dengan dibantu uang transportnya dari kami.

“Jadi produk bahan pokok yang dijual untuk masyarakat Kabupaten Batang murah dari pada di pasar. Misalkan telur harga biasa Rp31.000,00 per kg, tapi disini dijual dengan harga harga Rp27.000,00 selisihnya bisa Rp4.000,00. Termasuk Bawang Merah dan Beras harganya lebih murah,” terangnya.

Harga pada gerakan pangan murah meliputi Beras dijual dengan harga Rp50.000,00 per 5kg, telur dijual dengan harga Rp27.000,00 per kg dan bawang merah dijual dengan harga Rp22.000,00 per kg.

“Tidak hanya dari provinsi Jateng saja, nantinya Dispaperta Batang akan ada 2 agenda gerakan pangan murah pada bulan Juni 2023 ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Pj Sekda Batang Ari Yudianto menyampaikan, terima kasih kepada Dishanpan Provinsi Jawa Tengah yang berkontribusi mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Batang.

“Melihat kondisi saat ini semua harga kebutuhan pangan pokok naik, yang dibuktikan gerakan pangan murah disini diserbu sejak pagi bahkan sebelum acara belum mulai sudah ramai,” tuturnya.

Antusias masyarakat luar biasa, persediaan telur 1 ton saja beberapa jam sudah habis diserbu melihat harganya memang murah.

“Gerakan pangan murah memang harganya di bawah pasar semuanya, hal ini dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan pokok yang terjangkau untuk memenuhi gizi yang menyambung dengan penanganan stunting juga,” ujar dia.

Ia berharap, ke depan tidak hanya di Kecamatan Batang saja, tapi bisa merambah ke Kecamatan lainnya di Kabupaten Batang supaya merata gerakan pangan murah ini. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 95
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 129
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 100
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 105
Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Batang - Masa libur panjang menjadi momentum yang sangat dinanti masyarakat untuk berlibur ke wilayah Jawa Tengah dengan moda transportasi kereta api, melalui Stasiun Batang. Selama dua pekan terjadi peningkatan jumlah pengguna moda transportasi kereta api dengan jurusan Semarang hingga 70 penumpang untuk berlibur tiap harinya.
09 Jul 2026 Jumadi 75
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 93