Cuaca Sejuk, Penjualan Kolang-kaling Turun Drastis

Rabu, 29 Maret 2023 Jumadi Dibaca 1.385 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Cuaca Sejuk, Penjualan Kolang-kaling Turun Drastis
Batang - Berbuka puasa tak lengkap rasanya, bila tanpa Kolang-kaling sebagai kudapan pembuka, karena rasanya yang menyegarkan. Hampir di setiap rumah menyajikan Kolang-kaling sebagai campuran dengan beragam varian menu, seperti es campur, kolak Kolang-kaling, es buah dan lainnya, yang tentu menyegarkan jika disantap saat berbuka puasa bersama keluarga.

Batang - Berbuka puasa tak lengkap rasanya, bila tanpa Kolang-kaling sebagai kudapan pembuka, karena rasanya yang menyegarkan. Hampir di setiap rumah menyajikan Kolang-kaling sebagai campuran dengan beragam varian menu, seperti es campur, kolak Kolang-kaling, es buah dan lainnya, yang tentu menyegarkan jika disantap saat berbuka puasa bersama keluarga.

Namun, lain halnya ketika cuaca dalam kondisi sejuk, seperti sekarang ini. Penjualan kudapan dari hasil olahan buah aren itu, justru mengalami penurunan drastis, dibandingkan tahun lalu yang cukup melejit.

Pedagang Kolang-kaling, Helmi mengatakan, cuaca sejuk yang terkadang masih diselingi dengan hujan walaupun intensitasnya rendah, tapi tetap berpengaruh pada berkurangnya jumlah pembeli.

“Kalau cuaca sangat panas seperti Ramadan tahun lalu, wah sangat laris, beda dengan tahun ini turun drastis. Puasa tahun kemarin omset penjualan Kolang-kaling bisa sampai Rp17 juta, tapi tahun ini cuma Rp5 juta per hari,” katanya, saat ditemui di kiosnya, Pasar Batang, Kabupaten Batang, Rabu (29/3/2023).

Ada beberapa jenis Kolang-kaling yang dijual, di antaranya jenis Medan yang semula Rp13 ribu, Bandung Rp12 ribu dan lokal Rp10 ribu per kilogramnya. Namun Ramadan kali ini hampir rata-rata mengalami kenaikan sebesar Rp5 ribu per kilogramnya.

Konsumen didominasi oleh pedagang kecil yang akan dijual kembali dengan data beli 2-3 kilogram. Ada pula pembeli untuk konsumsi sendiri dengan jumlah tak begitu banyak.

Selain Kolang-kaling, Helmi juga menjual cincau dengan harga Rp3 ribu sampai Rp5 ribu untuk satu potong ukuran sedang. Mayoritas pembelinya adalah para pedagang es campur dan sup buah karena untuk keperluan menu takjil.

Salah satu pedagang es campur, Suti membeli bahan-bahan pelengkap untuk menu es campur lengkap dengan modal sampai Rp40 ribu.

“Saya beli Kolang-kaling, cendol sama cincau hitam. Harganya masih stabil sih dan saya jualannya pas puasa aja, jadi menyesuaikan keinginan konsumen yang mayoritas senangnya es campur,” terangnya.

Berbeda dengan Wahyuni, ibu rumah tangga dari Klidang Wetan yang membeli Kolang-kaling dalam jumlah cukup banyak.

“Ini kan untuk stok di rumah karena kadang malas bolak-balik ke pasar. Dan keluarga juga senang menu kolak Kolang-kaling untuk berbuka jadi belinya sekalian 3,5 kilogram seharga Rp63 ribu,” ujar dia.

Rasa yang menyegarkan dari Kolang-kaling membuat semua penikmatnya tak bisa lepas dari menu yang satu itu, sebagai kudapan pelepas dahaga setelah berpuasa seharian. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 23
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 87
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 140
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 62
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 86
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 49