Patahan Weleri Berisiko Rendah, Warga Tetap Waspada

Jumat, 17 Maret 2023 Jumadi Dibaca 1.683 kali Lingkungan
Patahan Weleri Berisiko Rendah, Warga Tetap Waspada
Batang - Ratusan pelajar dari jenjang SMA/SMK sederajat mendapatkan edukasi seputar penanggulangan bencana yang rawan terjadi seperti banjir, tanah longsor hingga gempa bumi yang disebabkan Patahan Weleri, dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang, BPBD Jateng dan PMI Jateng.

Batang - Ratusan pelajar dari jenjang SMA/SMK sederajat mendapatkan edukasi seputar penanggulangan bencana yang rawan terjadi seperti banjir, tanah longsor hingga gempa bumi yang disebabkan Patahan Weleri, dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang, BPBD Jateng dan PMI Jateng.

Kepala Pelaksana BPBD Batang Ulul Azmi mengatakan, generasi muda patut memahami kerawanan gempa yang mungkin terjadi karena Patahan Weleri yang membentang dari Desa Kuripan Subah hingga Desa Krengseng Gringsing, meskipun tingkat risikonya rendah.

“Sampai sekarang belum pernah terjadi gempa yang diakibatkan patahan tersebut. Kalau pun sampai terjadi skalanya rendah yakni di angka 3, dampak yang dirasakan hanya getaran kecil seperti jalan raya yang sedang dilewati truk bertonase besar,” katanya, usai menyampaikan edukasi penanggulangan bencana, di GOR SMAN 1 Subah, Kabupaten Batang, Jumat (17/3/2023).

Masyarakat tidak perlu khawatir karena patahan tersebut tidak akan menyebabkan gempa yang dapat merobohkan bangunan.

Menjawab tantangan dan modernisasi di dunia informasi khususnya seputar kebencanaan, BNPB telah menyiapkan aplikasi InaRISK yang berisi informasi tingkat bahaya suatu wilayah dan dilengkapi dengan rekomendasi aksi untuk melakukan antisipasi secara partisipatif.

“Ketika mengklik aplikasi tersebut, akan muncul informasi tingkat ancaman dan risiko bahaya bencana hingga cara penanggulangannya sebelum hingga saat bencana terjadi,” jelasnya.

Para siswa juga mendapat edukasi dari Ketua PMI Jawa Tengah, Sarwa Pramana yang menekankan agar lebih mengintensifkan pelatihan sehingga anak lebih siap menghadapi kerawanan bencana yang muncul di Jawa Tengah.

“Warga tetap harus waspada adanya gas beracun di Batang yakni Kawah Timbang Dieng dan Kawah Sileri Banjarnegara. Warga di area tersebut harus dilatih mitigasi supaya lebih siap menghadapi kerawanan bencana yang terjadi,” ujar dia.

Untuk mengantisipasi terjadinya bencana, lembaga pendidikan harus menerapkan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), sesuai Surat Keputusan Kemendikbud. Dengan membuat Tim Reaksi Cepat dan menentukan titik kumpul apabila terjadi bencana. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Jarak Jadi Pertimbangan, Pemkab Batang Pastikan Tak Ada Merger SD Negeri Tahun Ini
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan ada penggabungan atau merger Sekolah Dasar (SD) Negeri untuk tahun ajaran ini. Meski beberapa sekolah tercatat minim pendaftar, keberadaan fasilitas pendidikan dasar di setiap desa dinilai krusial agar anak-anak tidak kehilangan akses belajar akibat kendala jarak.
09 Jul 2026 Jumadi 60
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
SE26 di Batang Capai 33,73 Persen, BPS Optimalkan Pendataan Door to Door
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengakselerasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui pendataan secara langsung dari rumah ke rumah maupun usaha ke usaha. Hingga Rabu (772026) pagi, progres pencacahan di Kabupaten Batang telah mencapai 33,73 persen.
09 Jul 2026 Jumadi 68
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026 Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Pemkab Batang Sosialisasikan Hibah Keagamaan 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Bantuan Hibah Bidang Keagamaan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (972026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para calon penerima hibah mengenai mekanisme pencairan, kelengkapan administrasi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku.
09 Jul 2026 Jumadi 50
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Tanpa Senioritas dan Kekerasan, Disdikbud Batang Instruksikan MPLS Ramah Anak
Batang - Pada 13 Juli, para siswa baru sudah mulai masuk sekolah untuk memulai lembaran baru di tahun ajaran yang baru. Menyambut kedatangan mereka, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan berjalan dengan aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik perpeloncoan.
09 Jul 2026 Jumadi 48
Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Libur Panjang, Stasiun Batang Alami Lonjakan Penumpang
Batang - Masa libur panjang menjadi momentum yang sangat dinanti masyarakat untuk berlibur ke wilayah Jawa Tengah dengan moda transportasi kereta api, melalui Stasiun Batang. Selama dua pekan terjadi peningkatan jumlah pengguna moda transportasi kereta api dengan jurusan Semarang hingga 70 penumpang untuk berlibur tiap harinya.
09 Jul 2026 Jumadi 40
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Kemarau Mulai Menyengat, BPBD Batang Pastikan Pasokan Air Bersih Siap dan Gratis
Batang Suasana siang di Kabupaten Batang belakangan ini mulai terasa menggigit. Terik matahari yang menyengat seolah menjadi alarm alami bahwa musim kemarau telah benar-benar tiba. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena alam yang dihadapi tahun ini bukan sekadar kemarau biasa, melainkan ada istilah khusus yang membayangi Godzilla.
09 Jul 2026 Jumadi 43