TPA Randukuning Overload dan Kritis, DLH Batang Minta Excavator di Anggaran Perubahan Untuk Penataan

Kamis, 02 Maret 2023 Jumadi Dibaca 3.283 kali Lingkungan
TPA Randukuning Overload dan Kritis, DLH Batang Minta Excavator di Anggaran Perubahan Untuk Penataan
Batang - Tempat Pembungan Akhir (TPA) sampah yang overload sudah menjadi permalasahan di sertiap daerah. Tidak hanya di Kabupaten Batang, tapi juga Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan.

Batang - Tempat Pembungan Akhir (TPA) sampah yang overload sudah menjadi permalasahan di sertiap daerah. Tidak hanya di Kabupaten Batang, tapi juga Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan.

Wacana TPA Terpadu dari Provinsi Jawa Tengah untuk mengatasi masalah sampah di tiga daerah, hingga kini belum ada ttitik temu untuk solusi tersebut. Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang, timbunan sampah sudah mencapai diangka 100 ribu meter kubik per harinya atau sekitar 250 ton.

“Masalah sampah tiap daerah kabupaten dan kota di Jawa Tengah hampir sama. Masih menggunakan sistem open dumping atau sanitary landfill, hanya itu saja,” kata Kepala DLH Batang A Handy Hakim saat ditemui di Kantornya, Kamis (2/3/2023).

Ia menyebutkan di Jawa Tengah yang sudah pada proses pengolahan sampah dengan sistem TPS 3r atau sistem pengolahan sampah dengan inovasi teknologi mesin pencacah sampah dan pengayak kompos yang lebih efektif, efesien hanya ada di Kabupaten Banyumas.

“Itu pun di Banyumas didukung infrastruktur yang mendapat bantuan dari pihak luar negeri, pemerintah pusat dan juga dukungan dari APBD. Makanya kalau daerah lain belum bisa karena anggarannya cukup besar itu,” ungkapnya.

Handy Hakim juga menyatakan, bahwa TPA Batang sudah fase kritis. Karena sudah tidak ada lahan yang ada hanya menggeser gunungan sampah. Begitu juga dengan alat beratnya yang dimiliki sangat minim dan sudah pada rusak. 

“Meskipun begitu, kita tetap optimalkan TPA yang ada, karena sudah tidak ada lahan di TPA Randukuning. Kita hanya bisa optimalkan dengan gesar-geser gundukan gunungan sampah supaya bisa ditata ulang,” terangnya

Ia juga berharap, ada solusi tersebut untuk bisa optimalkan TPA Randukuning dengan pengadaan alat berat excavator.

“Saya mohon di perubahan anggaran 2023 kita dikasih anggaran untuk pengadaan alat berat, karena sudah vital,” harapnya

Alat berat berupa exsavator, saat ini hanya ada satu yang masih bisa digunakan. Lainnya sudah rusak berat. Meskipun truk - truk pada mengangkut sampah. Kita tidak bisa membuang di TPA, karena tidak ada yang ngatur disana.

Adapun solusi untuk mengganti TPA Randukuning, DLH Batang akan membuka TPA Baru yang lokasinya di Desa Sangubanyu Kecamatan Bawang.

“Tanah tesebut merupakan tanah kas desa yang ditanami oleh Perhutani,  luasan kurang lebih 7 hektar. Kita sudah mengadakan beberapa pertemuan dengan kepala desa se-Kecamatan Bawang. Mereka juga sepakat menggunakan dana kecamatan sebesar Rp1 miliar untuk pemabangunan jalan ke lokasi TPA yang sedang direncanakan itu,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
Batang Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Xiangqi Indonesia (PEXI) Kabupaten Batang sukses menelurkan nakhoda baru. Afif Rahman terpilih secara resmi untuk menduduki kursi ketua umum, menggantikan pejabat lama, Ali Sadikin.
23 Mei 2026 Jumadi 53
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 303
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 125
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
23 Mei 2026 Jumadi 52
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memberikan edukasi mengenai energi dan pelestarian lingkungan dalam kegiatan Gelar Budaya IV di halaman SMP Negeri 4 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2352026).
23 Mei 2026 Jumadi 119
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Batang - Produk olahan khas Kabupaten Batang, Sale Pisang Bang Zae, mendapat kesempatan tampil dalam kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Diseminasi dan Pameran Inovasi yang digelar Sekolah Vokasi IPB University di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (2052026).
22 Mei 2026 Jumadi 82