Seni Barongsai Mulai Diminati Ormas

Sabtu, 21 Januari 2023 Jumadi Dibaca 1.000 kali Seni Budaya
Seni Barongsai Mulai Diminati Ormas
Batang Puluhan anggota organisasi kemasyarakatan di Kecamatan Bandar antusias menyimak setiap teori seni barongsai yang disampaikan para santri Pondok Modern Tazakka.

Batang Puluhan anggota organisasi kemasyarakatan di Kecamatan Bandar antusias menyimak setiap teori seni barongsai yang disampaikan para santri Pondok Modern Tazakka.

Pelatihan tersebut sengaja digelar oleh Kodim 0736/Batang, selain memeriahkan Imlek, juga untuk mengenalkan keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia, agar dipelajari oleh seluruh elemen masyarakat, sehingga kesenian yang berasal dari Negeri Tirai Bambu itu tetap lestari dan mampu berakulturasi dengan budaya tanah air.

Babinsa Koramil Bandar Sertu Supriyono menyampaikan, latihan seni barongsai ini mendapat antusias yang positif dari anggota organisasi kemasyarakatan bahkan ada pula dari instansi Pemerintah Daerah.

“Ada 60 peserta dari Banser, Kokam, Linmas, Pemuda Pancasila, Srikandi, Linduaji,  Ansor, institusi TNI bahkan Pemadam Kebakaran dan santri Pondok Modern Tazakka. Semua berbaur menjadi satu bersemangat belajar menirukan gerakan barongsai,” katanya, usai mendampingi para peserta di lapangan Tazakka, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Sabtu (21/1/2023).

Dengan berlatih seni barongsai bersama dapat merekatkan tali silaturahmi antara warga Tionghoa dan anggota kemasyarakatan, khususnya yang ada di Bandar.

“Kegiatan ini akan rutin dilakukan, harapannya ketika ada perayaan Imlek bisa ikut tampil, sehingga menambah kemeriahan acara,” harapnya.

Anggota Pemuda Pancasila Bandar Sugiharjo menyampaikan, sedikit mengalami kesulitan untuk mempelajari seni barongsai.

“Itu karena saya masih baru. Tapi kalau belajar lebih tekun pasti saya bisa,” tuturnya.

Ia bersama seluruh rekan sangat beruntung karena dapat berpartisipasi untuk mempelajari kesenian tersebut.

“Saya sangat apresiasi melihat semangat adik-adik santri ini yang tekun dan mahir menggerakkan barongsai dengan lincah,” jelasnya.

Sebagai langkah awal, santri Pondok Modern Tazakka, Teguh Adi bersama sejumlah rekannya memberikan teori dasar gerakan-gerakan barongsai agar mudah dipelajari.

“Kami menunjukkan teknik dasar kuda-kuda, cara melompat, memegang kepala barongsai dan lainnya,” terangnya.

Para santri mempelajari secara khusus di dalam pondok karena dijadikan sebagai materi ekstrakurikuler.

“Kami tidak hanya belajar agama Islam saja, tapi juga mempelajari seni budaya dari agama lain,” ungkapnya.

Baginya mempelajari seni barongsai merupakan kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri, karena melalui seni budaya agama lain, makin memperkokoh rasa kebhinnekaan.

Perwakilan warga Tionghoa Agus Prastiarso mengungkapkan kebanggaannya melihat seni budaya leluhurnya dipelajari dan ditekuni oleh masyarakat.

Harapannya seni barongsai dapat dilestarikan di Kabupaten Batang.

“Tadi penampilan mereka sudah cukup baik, kita lihat dari kelincahannya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Ingatkan Ancaman Bullying dan Lunturnya Gotong Royong Bupati Batang Ingatkan Ancaman Bullying dan Lunturnya Gotong Royong
Bupati Batang Ingatkan Ancaman Bullying dan Lunturnya Gotong Royong
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengingatkan para Duta Pancasila Kabupaten Batang agar ikut memperkuat nilai kegotongroyongan dan kepedulian sosial di tengah perubahan Kabupaten Batang menjadi kawasan industri. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Pelantikan Duta Pancasila Kabupaten Batang di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (892026).
08 Sep 2026 Jumadi 23
Bidik 400 Penyerapan per Bulan, Disnaker Batang Buka Layanan Walk-In Interview di Sekolah Bidik 400 Penyerapan per Bulan, Disnaker Batang Buka Layanan Walk-In Interview di Sekolah
Bidik 400 Penyerapan per Bulan, Disnaker Batang Buka Layanan Walk-In Interview di Sekolah
Batang - Langkah Pemerintah Kabupaten Batang dalam menekan angka pengangguran makin agresif. Lewat program Dapat Kerja (DAKER), sebanyak 1.685 pencari kerja berhasil diserap dunia kerja per 7 September 2026. Dari angka tersebut, 1.616 orang masuk lewat pendanaan APBD, sementara 69 lainnya melalui jalur non-APBD.
08 Sep 2026 Jumadi 40
Peternak Lebah Asal Batang Tekuni Madu Sejak 1995, Kini Dipasarkan hingga Papua Peternak Lebah Asal Batang Tekuni Madu Sejak 1995, Kini Dipasarkan hingga Papua
Peternak Lebah Asal Batang Tekuni Madu Sejak 1995, Kini Dipasarkan hingga Papua
Batang - Sangaji, peternak lebah asal Desa Timbang, telah mengenal dunia perlebahan sejak duduk di bangku SMP pada 1995. Kecintaannya terhadap lebah berawal ketika ia membantu mengelola koloni lebah milik pamannya. Sejak saat itu, berbagai aktivitas terkait lebah mulai ia tangani sendiri, mulai dari perawatan hingga menentukan lokasi penempatan koloni.
08 Sep 2026 Jumadi 44
Duta Pancasila Paskibraka Batang Dilantik, Diminta Aktif Kenalkan Nilai Pancasila ke Sekolah Duta Pancasila Paskibraka Batang Dilantik, Diminta Aktif Kenalkan Nilai Pancasila ke Sekolah
Duta Pancasila Paskibraka Batang Dilantik, Diminta Aktif Kenalkan Nilai Pancasila ke Sekolah
Batang - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia melantik Duta Pancasila Paskibraka Indonesia Batang di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (892026).
08 Sep 2026 Jumadi 38
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Krakatau, BPBD Batang Siapkan Langkah Mitigasi Kesehatan Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Krakatau, BPBD Batang Siapkan Langkah Mitigasi Kesehatan
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Krakatau, BPBD Batang Siapkan Langkah Mitigasi Kesehatan
Batang - Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang meruncing belakangan ini sempat memicu kekhawatiran warga. Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik karena paparan abu vulkanik dipastikan belum menyentuh wilayah Batang maupun Jawa Tengah secara umum.
08 Sep 2026 Jumadi 63
Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara
Wujudkan Pemimpin Berkarakter, Pilketos SMAN 1 Batang Berkonsep Raja Nusantara
Batang - Kelincahan para siswa SMA Negeri 1 Batang dengan karakter penguasa dari berbagai kerajaan di Nusantara ini, tidak hanya untuk melestarikan budaya, namun juga untuk menarik simpati pemilih di gelaran Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) 20262027. Metode Kokurikuler sengaja dipilih sebagai daya tarik yang unik karena dirasa mampu meningkatkan dukungan dan angka keterpilihan saat pemilihan nantinya.
07 Sep 2026 Jumadi 338