Masjid Nurul Huda Siapkan Ratusan Takjil Gratis

Batang - Setiap bulan Ramadan, sudah menjadi rutinitas setiap tahunnya Masjid Nurul Huda Proyonanggan Tengah Batang menyajikan menu buka puasa gratis untuk masyarakat umum. Sekitar 200 hingga 300 porsi makanan disajikan dengan berbagai menu berbeda setiap harinya oleh kaum ibu yang berdomisili di sekitar masjid.
Batang - Setiap bulan
Ramadan, sudah menjadi rutinitas setiap tahunnya Masjid Nurul Huda Proyonanggan
Tengah Batang menyajikan menu buka puasa gratis untuk masyarakat umum. Sekitar
200 hingga 300 porsi makanan disajikan dengan berbagai menu berbeda setiap
harinya oleh kaum ibu yang berdomisili di sekitar masjid.
“Untuk anggarannya dari
kas masjid, ada juga warga yang secara sukarela menyediakan takjil,” kata Sekretaris
Takmir Masjid Nurul Huda Rizal Fahmi saat ditemui di halaman Masjid Nurul Huda
Proyonanggan Tengah Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (25/3/2023).
Tidak hanya warga
sekitar, buka puasa bersama ini juga diikuti oleh beberapa masyarakat luar,
khususnya para pekerja yang tidak bisa pulang ke rumah lantaran mepet waktu
berbuka puasa.
“Dengan adanya buka
puasa gratis ini, kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan suci ini, warga
secara kekurangan selama bulan ramadan bisa terbantu, juga para pekerja yang
mepet waktu berbuka saat pulang biasanya juga ikut berbuka di sini,” jelasnya.
Tidak hanya itu, ada
berbagai kegiatan sebelum berbuka puasa bersama seperti kultum dengan materi
seputar keagamaan.
“Kami juga ingin
masyarakat yang belum ke masjid, dengan kegiatan-kegiatan ini bisa datang
mengikuti kegiatannya,” tegasnya.
Sobirin pengemudi ojek
online mengatakan, dirinya sudah dua tahun rutin berbuka di Masjid Nurul Huda.
Jika tidak an, pukul 17.00 WIB atau jelang berbuka selalu meluangkan waktu
untuk berbuka.
“Menunya tadi enak
sekali yang disajikan nasi, telur, tempe goreng, sayur nangka muda, teh hangat
dan pisang. Ada juga makanan kecilnya, kurma sama teh hangat,” ungkapnya.
Ia sangat bersyukur
dengan digelarnya buka puasa gratis, terlebih bagi pengemudi ojek online yang
setiap hari hampir seluruh waktunya dihabiskan di jalan.
“Kadang-kadang waktu
sudah magrib tapi masih di jalan, akhirnya di mana pun masjidnya sekalian salat
dan berbuka,” ujar dia.
Kegiatan lain yang
digelar sembari menanti waktu berbuka, adalah pengajian yang diisi oleh para
ustaz, sehingga ada kemanfaatan ilmu yang diperoleh jamaah. (MC Batang,
Jateng/Heri/Jumadi)