Petani Milenial Batang Tekuni Budidaya Jeruk Untuk Agrowisata Petik Buah

Senin, 25 Juli 2022 Jumadi Dibaca 3.683 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Petani Milenial Batang Tekuni Budidaya Jeruk Untuk Agrowisata Petik Buah
Batang - Petani Milenial Kabupaten Batang Panggih Riski Prastiko (22) berhasil menekuni budidaya jeruk siam pontianak sejak usia 18 tahun atau sebelum masuk bangku kuliah. Mahasiswa Semester 6 Fakultas Pertanian Universitas Pekalongan ini melihat potensi pertanian di daerahnya sangat besar untuk dikembangkan.

Batang - Petani Milenial Kabupaten Batang Panggih Riski Prastiko (22) berhasil menekuni budidaya jeruk siam pontianak sejak usia 18 tahun atau sebelum masuk bangku kuliah. Mahasiswa Semester 6 Fakultas Pertanian Universitas Pekalongan ini melihat potensi pertanian di daerahnya sangat besar untuk dikembangkan.

Namun karena harga buah jeruk kerap anjlog saat panen raya, maka terbesitlah ide untuk menerapkan teknologi Pembuahan Berjenjang Sepanjang Tahun (Bujangseta) hasil belajar dari Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) Malang untuk mendukung Agrowisata yang sedang dirintis.

“Awalnya hasil panen jeruk di pasaran hanya dihargai Rp8000,00 hingga Rp10.000,00 per kg, namun setelah mengadopsi sistem agrowisata harga buah jeruk kini lebih stabil dan menguntungkan. Mencapai Rp18.000,00 per kg,” katanya saat ditemui di Kebunnya Desa Rowobelang, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Senin (25/7/2022).

Ia memanfaatkan lahan tanaman jeruk seluas 3.000 meter persegi menjadi agrowisata. Kini pengunjung bebas memetik buah sendiri yang dikehendaki kemudian hasilnya ditimbang. Setelah itu buah jeruk ada yang dibawa pulang untuk oleh-oleh, juga ada yang dinikmati langsung di lokasi.

“Teknologi Bujangseta cukup menjaga ketersediaan buah jeruk sepanjang tahun, sehingga pengunjung yang datang masih memiliki kesempatan untuk melakukan petik buah sendiri,” jelasnya.

Untuk menarik minat lebih banyak pengunjung, Panggih kerap mempromosikan agrowisata rintisannya ke sejumlah akun media sosial populer maupun akun pribadinya. Hasilnya, pengunjung yang penasaran mulai banyak berdatangan.

“Di awal-awal banyak yang Direct Massage (DM) untuk janjian berkunjung, setelah viral banyak yang datang berombongan,” ungkapnya.

Dalam satu hari jumlah pengunjung puluhan orang, tapi di akhir pekan atau hari libur jumlahnya bisa lebih banyak. Adapun satu pengunjung yang datang, biasanya memetik 5 kg buah jeruk untuk dibawa pulang, belum lagi yang dinikmati langsung di lokasi.

Ia menuturkan untuk mengembangkan agrowisata menjadi tujuan keluarga yang edukatif telah disiapkan dua lahan lagi masing-masing seluas 2.000 dan 5.000 ribu meter persegi.

“Nantinya pengunjung bisa belajar budidaya jeruk mulai dari menanam, merawat maupun memanen buah. Kami di sini sudah mengajari pengunjung bagaimana cara memilih buah jeruk siap dipetik,” terangnya.

Sebelum menekuni budidaya jeruk, mahasiswa Prodi Agroteknologi ini mengaku sempat menanam palawija, ketela dan bengkoang. Namun setelah mengikuti program yang ditawarkan Balitjestro Malang, beralih menanam jeruk.

“Peluang pasar buah jeruk lebih terbuka. Saat ini jumlah tanaman jeruk ada 240 di mana satu pohon mampu menghasilkan 10 kg buah jeruk,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Saka Anti Narkoba Dikukuhkan, Pramuka jadi Mitra BNN Berantas Narkotika Saka Anti Narkoba Dikukuhkan, Pramuka jadi Mitra BNN Berantas Narkotika
Saka Anti Narkoba Dikukuhkan, Pramuka jadi Mitra BNN Berantas Narkotika
Batang - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batang menggandeng Kwarcab Pramuka setempat, kini bermitra dengan membentuk Saka Anti Narkoba, dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Pramuka dipilih karena perannya sangat dekat dengan masyarakat khususnya kalangan generasi z, untuk mengedukasi sesamanya, agar terhindar dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
26 Jun 2026 Jumadi 53
Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA
Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA
Batang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang memastikan kesiapan jajaran puskesmas di wilayahnya untuk menjadi narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tingkat SMP dan SMASMK.
26 Jun 2026 Jumadi 58
DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah
DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah
Batang Peran seorang ayah dalam tumbuh kembang anak sering kali disalahpahami hanya sebatas pemenuh kebutuhan materi atau pencari nafkah. Padahal, kehadiran fisik dan emosional figur ayah sangat krusial dalam mengisi ruang kosong psikologis anak, terutama pada momen-momen penting seperti hari pertama masuk sekolah.
26 Jun 2026 Jumadi 51
Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas
Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan apresiasi kepada ratusan anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan tali asih kepada anggota KORPRI yang memasuki masa purna tugas.
26 Jun 2026 Jumadi 107
DPRD Batang Dorong Program Seragam Gratis Libatkan UMKM dan Penjahit Lokal DPRD Batang Dorong Program Seragam Gratis Libatkan UMKM dan Penjahit Lokal
DPRD Batang Dorong Program Seragam Gratis Libatkan UMKM dan Penjahit Lokal
Batang - Program pengadaan seragam gratis bagi siswa baru jenjang SD dan SMP di Kabupaten Batang kembali menjadi perhatian berbagai pihak. DPRD Kabupaten Batang meminta pelaksanaan program tersebut tetap mengacu pada arahan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, yakni melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), penjahit lokal, serta pengrajin di sekitar sekolah agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
26 Jun 2026 Jumadi 48
Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran
Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan mekanisme penyaluran program seragam gratis bagi siswa baru kelas I SD dan kelas VII SMP tahun ajaran 20262027 dilakukan melalui skema Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Skema tersebut dipilih agar penyaluran bantuan sesuai dengan regulasi yang berlaku sekaligus memastikan seragam diterima siswa tepat waktu. Hal itu disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Kantor Pengadilan Agama Batang, Kabupaten Batang, Jumat (2662026).
26 Jun 2026 Jumadi 83