DPRD Batang Dorong Program Seragam Gratis Libatkan UMKM dan Penjahit Lokal

Jumat, 26 Juni 2026 Jumadi Dibaca 19 kali Ekonomi
DPRD Batang Dorong Program Seragam Gratis Libatkan UMKM dan Penjahit Lokal
Ketua Komisi IV DPRD Batang Tofani Dwi Arieyanto mengatakan, DPRD Batang Dorong Program Seragam Gratis Libatkan UMKM dan Penjahit Lokal.
Batang - Program pengadaan seragam gratis bagi siswa baru jenjang SD dan SMP di Kabupaten Batang kembali menjadi perhatian berbagai pihak. DPRD Kabupaten Batang meminta pelaksanaan program tersebut tetap mengacu pada arahan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, yakni melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), penjahit lokal, serta pengrajin di sekitar sekolah agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Batang - Program pengadaan seragam gratis bagi siswa baru jenjang SD dan SMP di Kabupaten Batang kembali menjadi perhatian berbagai pihak. DPRD Kabupaten Batang meminta pelaksanaan program tersebut tetap mengacu pada arahan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, yakni melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), penjahit lokal, serta pengrajin di sekitar sekolah agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Ketua Komisi IV DPRD Batang Tofani Dwi Arieyanto mengatakan, program seragam gratis yang dibiayai Pemerintah Kabupaten Batang tidak hanya bertujuan membantu meringankan beban orang tua siswa pada awal tahun ajaran baru, tetapi juga diharapkan menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha lokal.

“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang menjalankan program sesuai arahan Bupati dengan memberikan kesempatan kepada UMKM konveksi, penjahit lokal, maupun pengrajin di sekitar sekolah untuk ikut berpartisipasi dalam proses pengadaan seragam. Jangan sampai mereka tidak dilibatkan dalam pengadaan seragam gratis yang dibiayai pemerintah daerah tersebut, karena itu sudah menjadi arahan Bupati Batang,” katanya saat ditemui di Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang, Jumat (26/6/2026).

Tofani menilai seluruh pelaku UMKM perlu diajak berdiskusi bersama sehingga memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam menyukseskan program tersebut. Libatkan mereka dalam program ini sesuai dengan keinginan mulia Bapak Bupati Batang. Jangan sampai malah pengusaha besar yang diuntungkan, sedangkan pelaku UMKM dan penjahit kecil hanya jadi penonton saja,” jelasnya.

Ia menjelaskan, gagasan pemberian seragam gratis memiliki dua manfaat sekaligus. Selain memberikan bantuan langsung kepada peserta didik, kebijakan tersebut juga diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi di tingkat lokal melalui keterlibatan penjahit, konveksi kecil, hingga wali murid yang memiliki keterampilan menjahit.

“Program Pak Bupati ini sangat bagus karena selain memberikan seragam gratis kepada siswa, juga memberikan peluang bagi wali murid maupun penjahit di sekitar sekolah untuk mendapatkan tambahan penghasilan. Jalankan sesuai instruksi dan arahan Pak Bupati agar benar-benar tersalurkan dengan benar dan tidak menimbulkan kecurigaan masyarakat,” katanya.

Seiring pelaksanaan program, sejumlah pelaku usaha penjahit di berbagai wilayah Kabupaten Batang menyampaikan aspirasi karena mengaku belum memperoleh kesempatan untuk terlibat dalam pengadaan seragam gratis. Keluhan tersebut datang dari penjahit di Kecamatan Batang, Subah, Banyuputih, Bawang, hingga Bandar.

Mereka berharap, proses pengadaan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal sebagaimana semangat pemberdayaan ekonomi yang selama ini disampaikan pemerintah daerah. Mereka juga berharap pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program apabila ditemukan kendala di lapangan, sehingga tujuan pemberdayaan UMKM tetap dapat tercapai.

“Sebelumnya, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan telah menegaskan bahwa pengadaan seragam gratis menggunakan mekanisme Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah juga mendorong sekolah untuk melibatkan penjahit di sekitar lingkungan sekolah melalui sistem pengukuran langsung kepada setiap siswa, sehingga seragam yang dihasilkan sesuai ukuran sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat,” ujar dia.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, sekolah, dan pelaku UMKM, diharapkan program seragam gratis tidak hanya mampu membantu siswa baru memperoleh seragam berkualitas tanpa membebani orang tua, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi lokal yang memberikan manfaat secara merata bagi masyarakat Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pengadilan Agama Batang Luncurkan 11 Inovasi Layanan, Perkuat Integritas dan Pelayanan Ramah Masyarakat Pengadilan Agama Batang Luncurkan 11 Inovasi Layanan, Perkuat Integritas dan Pelayanan Ramah Masyarakat
Pengadilan Agama Batang Luncurkan 11 Inovasi Layanan, Perkuat Integritas dan Pelayanan Ramah Masyarakat
Batang - Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Batang meluncurkan 11 inovasi pelayanan publik bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Ke-58 Pengadilan Agama Batang. Berbagai inovasi tersebut dihadirkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat integritas lembaga, serta menghadirkan lingkungan peradilan yang semakin ramah bagi masyarakat.
26 Jun 2026 Jumadi 28
Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA
Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA
Batang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang memastikan kesiapan jajaran puskesmas di wilayahnya untuk menjadi narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tingkat SMP dan SMASMK.
26 Jun 2026 Jumadi 30
DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah
DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah
Batang Peran seorang ayah dalam tumbuh kembang anak sering kali disalahpahami hanya sebatas pemenuh kebutuhan materi atau pencari nafkah. Padahal, kehadiran fisik dan emosional figur ayah sangat krusial dalam mengisi ruang kosong psikologis anak, terutama pada momen-momen penting seperti hari pertama masuk sekolah.
26 Jun 2026 Jumadi 26
Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran
Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan mekanisme penyaluran program seragam gratis bagi siswa baru kelas I SD dan kelas VII SMP tahun ajaran 20262027 dilakukan melalui skema Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Skema tersebut dipilih agar penyaluran bantuan sesuai dengan regulasi yang berlaku sekaligus memastikan seragam diterima siswa tepat waktu. Hal itu disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Kantor Pengadilan Agama Batang, Kabupaten Batang, Jumat (2662026).
26 Jun 2026 Jumadi 38
Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas
Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan apresiasi kepada ratusan anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan tali asih kepada anggota KORPRI yang memasuki masa purna tugas.
26 Jun 2026 Jumadi 33
Minimalisir Laka Laut, 30 Pengelola Wisata Pantai Pantura Dilatih Jadi Lifeguard Profesional Minimalisir Laka Laut, 30 Pengelola Wisata Pantai Pantura Dilatih Jadi Lifeguard Profesional
Minimalisir Laka Laut, 30 Pengelola Wisata Pantai Pantura Dilatih Jadi Lifeguard Profesional
Batang Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf ) Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat mengantisipasi kecelakaan laut di kawasan Pantura Barat. Sebanyak 30 pengelola wisata pantai dari Kabupaten Batang, Kendal, dan Pekalongan digembleng dalam Pelatihan Peningkatan Keselamatan Wisata Bahari selama tiga hari, 23-25 Juni 2026, di Pantai Ujungnegoro, Kabupaten Batang, Kamis (2562026).
25 Jun 2026 Jumadi 72