DPRD Batang Dorong Program Seragam Gratis Libatkan UMKM dan Penjahit Lokal

Jumat, 26 Juni 2026 Jumadi Dibaca 266 kali Ekonomi
DPRD Batang Dorong Program Seragam Gratis Libatkan UMKM dan Penjahit Lokal
Ketua Komisi IV DPRD Batang Tofani Dwi Arieyanto mengatakan, DPRD Batang Dorong Program Seragam Gratis Libatkan UMKM dan Penjahit Lokal.
Batang - Program pengadaan seragam gratis bagi siswa baru jenjang SD dan SMP di Kabupaten Batang kembali menjadi perhatian berbagai pihak. DPRD Kabupaten Batang meminta pelaksanaan program tersebut tetap mengacu pada arahan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, yakni melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), penjahit lokal, serta pengrajin di sekitar sekolah agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Batang - Program pengadaan seragam gratis bagi siswa baru jenjang SD dan SMP di Kabupaten Batang kembali menjadi perhatian berbagai pihak. DPRD Kabupaten Batang meminta pelaksanaan program tersebut tetap mengacu pada arahan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, yakni melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), penjahit lokal, serta pengrajin di sekitar sekolah agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Ketua Komisi IV DPRD Batang Tofani Dwi Arieyanto mengatakan, program seragam gratis yang dibiayai Pemerintah Kabupaten Batang tidak hanya bertujuan membantu meringankan beban orang tua siswa pada awal tahun ajaran baru, tetapi juga diharapkan menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha lokal.

“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang menjalankan program sesuai arahan Bupati dengan memberikan kesempatan kepada UMKM konveksi, penjahit lokal, maupun pengrajin di sekitar sekolah untuk ikut berpartisipasi dalam proses pengadaan seragam. Jangan sampai mereka tidak dilibatkan dalam pengadaan seragam gratis yang dibiayai pemerintah daerah tersebut, karena itu sudah menjadi arahan Bupati Batang,” katanya saat ditemui di Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang, Jumat (26/6/2026).

Tofani menilai seluruh pelaku UMKM perlu diajak berdiskusi bersama sehingga memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam menyukseskan program tersebut. Libatkan mereka dalam program ini sesuai dengan keinginan mulia Bapak Bupati Batang. Jangan sampai malah pengusaha besar yang diuntungkan, sedangkan pelaku UMKM dan penjahit kecil hanya jadi penonton saja,” jelasnya.

Ia menjelaskan, gagasan pemberian seragam gratis memiliki dua manfaat sekaligus. Selain memberikan bantuan langsung kepada peserta didik, kebijakan tersebut juga diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi di tingkat lokal melalui keterlibatan penjahit, konveksi kecil, hingga wali murid yang memiliki keterampilan menjahit.

“Program Pak Bupati ini sangat bagus karena selain memberikan seragam gratis kepada siswa, juga memberikan peluang bagi wali murid maupun penjahit di sekitar sekolah untuk mendapatkan tambahan penghasilan. Jalankan sesuai instruksi dan arahan Pak Bupati agar benar-benar tersalurkan dengan benar dan tidak menimbulkan kecurigaan masyarakat,” katanya.

Seiring pelaksanaan program, sejumlah pelaku usaha penjahit di berbagai wilayah Kabupaten Batang menyampaikan aspirasi karena mengaku belum memperoleh kesempatan untuk terlibat dalam pengadaan seragam gratis. Keluhan tersebut datang dari penjahit di Kecamatan Batang, Subah, Banyuputih, Bawang, hingga Bandar.

Mereka berharap, proses pengadaan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal sebagaimana semangat pemberdayaan ekonomi yang selama ini disampaikan pemerintah daerah. Mereka juga berharap pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program apabila ditemukan kendala di lapangan, sehingga tujuan pemberdayaan UMKM tetap dapat tercapai.

“Sebelumnya, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan telah menegaskan bahwa pengadaan seragam gratis menggunakan mekanisme Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah juga mendorong sekolah untuk melibatkan penjahit di sekitar lingkungan sekolah melalui sistem pengukuran langsung kepada setiap siswa, sehingga seragam yang dihasilkan sesuai ukuran sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat,” ujar dia.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, sekolah, dan pelaku UMKM, diharapkan program seragam gratis tidak hanya mampu membantu siswa baru memperoleh seragam berkualitas tanpa membebani orang tua, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi lokal yang memberikan manfaat secara merata bagi masyarakat Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Tarik Investor ke Kawasan Industri Jateng, Ahmad Lutfi Siap jadi Marketing Investasi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak para bupati dan wali kota menjadi mitra promosi investasi untuk menarik investor ke kawasan industri di Jawa Tengah dengan menjamin keamanan, kepastian hukum, kemudahan perizinan, serta infrastruktur yang memadai. Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong agar 70 persen tenaga kerja di KEK Industropolis berasal dari warga Batang, disertai transfer teknologi dan keterlibatan UMKM lokal. Pangdam IVDiponegoro juga memastikan keamanan wilayah demi menciptakan iklim investasi yang kondusif.
23 Okt 2026 Jumadi 111
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Batang Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang mengembangkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon aren di kawasan Reservoir Timur Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 121
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih penghargaan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan. Penghargaan tersebut diserahkan di Ballroom Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 105
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Batang - Ancaman abrasi dan terjangan banjir rob bukan lagi cerita baru bagi masyarakat di kawasan pesisir Jawa Tengah. Di Kabupaten Batang saja, tamparan gelombang air laut kini telah merambah dan merendam lebih dari 400 hektare lahan pesisir. Menghadapi tantangan alam yang kian mengkhawatirkan ini, penanganan tidak lagi bisa mengandalkan satu pihak semata.
23 Okt 2026 Jumadi 110
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Batang - Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Ngaji Bandongan yang menghadirkan ratusan pelajar dari jenjang SMP dan SMASMK sederajat, di Serambi Masjid Agung Darul Muttaqin, Kabupaten Batang, Jumat (23102026). Kegiatan tersebut menjadi upaya Pemda untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta keilmuan melalui kajian kitab Adabul Alimul Wal Muta'alim karangan KH Hasyim Asy'ari.
23 Okt 2026 Jumadi 77
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan dari detikjateng-jogja. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Batang mendorong realisasi investasi hingga Rp8,5 triliun, melampaui target RPJMD, melalui kemudahan perizinan dan pemberian insentif bagi investor. Pemkab Batang juga berupaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal melalui program Dapat Kerja (Daker), yang turut mendukung penurunan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8,29 pada kuartal II 2026.
23 Okt 2026 Jumadi 91