Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan apresiasi kepada ratusan anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan tali asih kepada anggota KORPRI yang memasuki masa purna tugas.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan apresiasi kepada ratusan anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan tali asih kepada anggota KORPRI yang memasuki masa purna tugas.
Sebanyak 313 anggota KORPRI yang memasuki masa purna tugas hadir dalam kegiatan tersebut. Selain itu, penghormatan juga diberikan kepada 17 anggota KORPRI yang telah meninggal dunia selama masa pengabdian.
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas dedikasi para ASN yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun untuk melayani masyarakat dan membangun Kabupaten Batang.
“Saya ingin menyampaikan terima kasih atas dedikasi, perjuangan, pengorbanan, dan pengabdian Bapak Ibu semuanya. Ada yang telah mengabdi lebih dari 35 tahun bahkan lebih dari 40 tahun. Itu adalah perjalanan yang luar biasa,” katanya saat ditemui di Gedung Korpri Batang, Kabupaten Batang, Jumat (26/6/2026).
Menurutnya, menjadi seorang ASN bukanlah tugas yang mudah karena harus mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tengah berbagai tantangan dan dinamika yang terus berkembang. Ia mengaku baru menjalankan amanah sebagai Bupati Batang selama sekitar satu setengah tahun, namun telah merasakan besarnya tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.
“Ketika menjalankan tugas pemerintahan, kita selalu berupaya memberikan yang terbaik. Namun setiap kebijakan tentu tidak mungkin memuaskan semua pihak. Yang penting semuanya diniatkan dengan baik dan dilaksanakan sebaik-baiknya,” jelasnya.
Faiz juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh ASN yang telah memasuki masa purna tugas apabila selama bekerja bersama terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Ia berharap, para pensiunan ASN tetap menjadi bagian dari pembangunan daerah melalui pengalaman, pemikiran, dan dukungan moral yang dimiliki.
“Sebenarnya saya kurang sepakat kalau disebut tali asih. Ini lebih tepat sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah. Sebab apa yang kami berikan tentu tidak sebanding dengan dedikasi dan pengorbanan Bapak Ibu selama puluhan tahun mengabdi,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Faiz juga menanggapi pertanyaan mengenai banyaknya ASN yang memasuki masa pensiun dan peluang pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Bahwa hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Batang masih mengoptimalkan sumber daya manusia yang tersedia karena harus menyesuaikan dengan ketentuan belanja pegawai.
“Sampai sekarang belum ada rencana pembukaan. Kami masih mengupayakan memaksimalkan potensi yang ada, apalagi belanja SDM dibatasi tidak boleh lebih dari 30 persen. Kalau nanti masih ada ruang, baru akan dipikirkan mekanisme pembukaannya,” terangnya.
Menurut Faiz, saat ini proporsi belanja pegawai Kabupaten Batang masih berada di kisaran 30 hingga 33 persen sehingga pemerintah daerah terus berupaya menyesuaikan dengan regulasi tanpa harus melakukan pengurangan pegawai. Kami terus berupaya menurunkan persentasenya, tetapi tentu tanpa melakukan PHK terhadap para pegawai.
Sementara itu, perwakilan anggota KORPRI purna tugas, Sugeng Sugiharto menyampaikan, terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Batang atas perhatian dan penghargaan yang diberikan kepada para pensiunan ASN. Ia mengajak seluruh anggota KORPRI yang telah purna tugas untuk tetap memberikan dukungan terhadap berbagai program pembangunan daerah sesuai kemampuan masing-masing.
“Kami tetap diminta membantu mendukung kegiatan pemerintah, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun Pemerintah Kabupaten Batang. Insyaallah kami siap memberikan dukungan,” ujar dia.
Sugeng juga mengapresiasi berbagai capaian Pemkab Batang dalam beberapa tahun terakhir, di antaranya keberhasilan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan daerah Tahun Anggaran 2025. Selain itu, ia menilai capaian kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan yang telah menjangkau lebih dari 95 persen penduduk Kabupaten Batang merupakan prestasi yang patut diapresiasi.
“Selamat kepada Pemkab Batang yang kembali memperoleh opini WTP. Selain itu, kepesertaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Batang juga telah mencapai lebih dari 95 persen penduduk sehingga masyarakat memperoleh perlindungan jaminan kesehatan dengan baik,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang berharap semangat pengabdian para ASN yang telah memasuki masa purna tugas dapat menjadi inspirasi bagi generasi aparatur berikutnya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)