DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah

Jumat, 26 Juni 2026 Jumadi Dibaca 8 kali Pelayanan Publik
DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah
Kepala DP3AP2KB Batang Joko Prasetijo mengatakan, Ayah Bukan Sekadar Pencari Nafkah, DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah.
Batang Peran seorang ayah dalam tumbuh kembang anak sering kali disalahpahami hanya sebatas pemenuh kebutuhan materi atau pencari nafkah. Padahal, kehadiran fisik dan emosional figur ayah sangat krusial dalam mengisi ruang kosong psikologis anak, terutama pada momen-momen penting seperti hari pertama masuk sekolah.

Batang – Peran seorang ayah dalam tumbuh kembang anak sering kali disalahpahami hanya sebatas pemenuh kebutuhan materi atau pencari nafkah. Padahal, kehadiran fisik dan emosional figur ayah sangat krusial dalam mengisi ruang kosong psikologis anak, terutama pada momen-momen penting seperti hari pertama masuk sekolah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Batang Joko Prasetijo menekankan, bahwa keterlibatan ayah saat ini sangat dibutuhkan. Salah satu langkah nyata yang didorong adalah gerakan mendampingi anak di tahun ajaran baru.

“Jadi ayah itu tidak hanya wajib hadir dalam sisi fisiknya saja, tapi juga emosionalnya. Ayah itu kan selama ini banyak yang menafsirkan berbeda, hanya pada posisi mencari nafkah. Sehingga peran ayah yang sesungguhnya, di samping dia memang mencari nafkah, tapi sebetulnya ada fungsi, fungsi psikologis, emosional,” katanya saat ditemui di Kantornya, Jumat (26/6/2026).

Joko juga menjelaskan, Kementerian PPPA sendiri telah mengampanyekan gerakan ayah mengantar anak di hari pertama sekolah. Gerakan ini bukan bertujuan memaksa ayah untuk mengantar anak setiap hari, melainkan sebagai momentum untuk memperbaiki pola asuh di masyarakat.

“Kalau bekerja itu setiap hari. Jadi, ngambil rapor, kemudian mengantar anak pertama kali masuk sekolah, bukan ngantar setiap hari, tapi mengantar pertama kali, itu menjadi sebuah gerakan di kementerian kita memang. Kenapa menjadi gerakan? Ya tadi itu, kita ingin perbaiki situasi yang ada di masyarakat bahwa peran ayah itu betul-betul ada, mengisi ruang kosong anak,” jelasnya.

Dalam membangun kedekatan, Joko menyebutkan pentingnya kualitas komunikasi. Menukil pesan dari Menteri PPPA, seorang ayah diharapkan bisa meluangkan waktu khusus untuk berinteraksi secara intens dengan anak tanpa gangguan teknologi.

“Seorang ayah itu harus memiliki waktu paling tidak 15 menit saja intens, tapi tanpa gawai. Itu sama ngobrol dengan anak,” tegasnya.

Momen intim ini bisa dilakukan dalam aktivitas sederhana sehari-hari, seperti saat memboncengkan anak, mengantar sekolah, atau menjelang tidur malam.

Menanggapi fenomena dominasi kaum ibu dalam mengurus Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Joko menilai ayah idealnya tetap ikut aktif. Jika keterbatasan waktu akibat kerja menjadi kendala, ayah wajib memantau perkembangan proses tersebut secara daring atau komunikasi jarak jauh.

“Kalaupun ayah itu tidak bisa hadir mendampingi karena bekerja, karena kesibukan, pasti ayah itu juga memonitor, lewat gawai, 'Gimana, Bu? Jurnale kepiye (jurnalnya bagaimana)?' Kayak seperti itu. Mereka pasti komunikasi. Ayah itu, pasti karena tanggung jawabnya, dia tidak akan melepaskan saja,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Pengadilan Agama Batang Luncurkan 11 Inovasi Layanan, Perkuat Integritas dan Pelayanan Ramah Masyarakat Pengadilan Agama Batang Luncurkan 11 Inovasi Layanan, Perkuat Integritas dan Pelayanan Ramah Masyarakat
Pengadilan Agama Batang Luncurkan 11 Inovasi Layanan, Perkuat Integritas dan Pelayanan Ramah Masyarakat
Batang - Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Batang meluncurkan 11 inovasi pelayanan publik bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Ke-58 Pengadilan Agama Batang. Berbagai inovasi tersebut dihadirkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat integritas lembaga, serta menghadirkan lingkungan peradilan yang semakin ramah bagi masyarakat.
26 Jun 2026 Jumadi 10
Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA
Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA
Batang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang memastikan kesiapan jajaran puskesmas di wilayahnya untuk menjadi narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tingkat SMP dan SMASMK.
26 Jun 2026 Jumadi 11
Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas
Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan apresiasi kepada ratusan anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan tali asih kepada anggota KORPRI yang memasuki masa purna tugas.
26 Jun 2026 Jumadi 12
Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran
Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan mekanisme penyaluran program seragam gratis bagi siswa baru kelas I SD dan kelas VII SMP tahun ajaran 20262027 dilakukan melalui skema Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Skema tersebut dipilih agar penyaluran bantuan sesuai dengan regulasi yang berlaku sekaligus memastikan seragam diterima siswa tepat waktu. Hal itu disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Kantor Pengadilan Agama Batang, Kabupaten Batang, Jumat (2662026).
26 Jun 2026 Jumadi 14
Kabupaten Batang Jadi Tuan Rumah Kejurprov Panjat Tebing Jateng 2026 Kabupaten Batang Jadi Tuan Rumah Kejurprov Panjat Tebing Jateng 2026
Kabupaten Batang Jadi Tuan Rumah Kejurprov Panjat Tebing Jateng 2026
Batang - Kabupaten Batang kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi. Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Batang menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Jawa Tengah 2026 di Hutan Kota Rajawali (HKR) Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2562026). Kejuaraan ini berlangsung mulai 25 hingga 28 Juni 2026.
25 Jun 2026 Jumadi 104
Wabup Batang Dorong Pembangunan Dinding Boulder Standar Nasional untuk Tingkatkan Prestasi Atlet Panjat Tebing Wabup Batang Dorong Pembangunan Dinding Boulder Standar Nasional untuk Tingkatkan Prestasi Atlet Panjat Tebing
Wabup Batang Dorong Pembangunan Dinding Boulder Standar Nasional untuk Tingkatkan Prestasi Atlet Panjat Tebing
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang membuka peluang pembangunan fasilitas dinding panjat kategori boulder berstandar nasional guna mendukung pembinaan atlet panjat tebing dan peningkatan prestasi olahraga daerah. Usulan tersebut mengemuka saat pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sirkuit Panjat Tebing Jawa Tengah di Hutan Kota Rajawali (HKR) Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2562026).
25 Jun 2026 Jumadi 63