DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah

Jumat, 26 Juni 2026 Jumadi Dibaca 224 kali Pelayanan Publik
DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah
Kepala DP3AP2KB Batang Joko Prasetijo mengatakan, Ayah Bukan Sekadar Pencari Nafkah, DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah.
Batang Peran seorang ayah dalam tumbuh kembang anak sering kali disalahpahami hanya sebatas pemenuh kebutuhan materi atau pencari nafkah. Padahal, kehadiran fisik dan emosional figur ayah sangat krusial dalam mengisi ruang kosong psikologis anak, terutama pada momen-momen penting seperti hari pertama masuk sekolah.

Batang – Peran seorang ayah dalam tumbuh kembang anak sering kali disalahpahami hanya sebatas pemenuh kebutuhan materi atau pencari nafkah. Padahal, kehadiran fisik dan emosional figur ayah sangat krusial dalam mengisi ruang kosong psikologis anak, terutama pada momen-momen penting seperti hari pertama masuk sekolah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Batang Joko Prasetijo menekankan, bahwa keterlibatan ayah saat ini sangat dibutuhkan. Salah satu langkah nyata yang didorong adalah gerakan mendampingi anak di tahun ajaran baru.

“Jadi ayah itu tidak hanya wajib hadir dalam sisi fisiknya saja, tapi juga emosionalnya. Ayah itu kan selama ini banyak yang menafsirkan berbeda, hanya pada posisi mencari nafkah. Sehingga peran ayah yang sesungguhnya, di samping dia memang mencari nafkah, tapi sebetulnya ada fungsi, fungsi psikologis, emosional,” katanya saat ditemui di Kantornya, Jumat (26/6/2026).

Joko juga menjelaskan, Kementerian PPPA sendiri telah mengampanyekan gerakan ayah mengantar anak di hari pertama sekolah. Gerakan ini bukan bertujuan memaksa ayah untuk mengantar anak setiap hari, melainkan sebagai momentum untuk memperbaiki pola asuh di masyarakat.

“Kalau bekerja itu setiap hari. Jadi, ngambil rapor, kemudian mengantar anak pertama kali masuk sekolah, bukan ngantar setiap hari, tapi mengantar pertama kali, itu menjadi sebuah gerakan di kementerian kita memang. Kenapa menjadi gerakan? Ya tadi itu, kita ingin perbaiki situasi yang ada di masyarakat bahwa peran ayah itu betul-betul ada, mengisi ruang kosong anak,” jelasnya.

Dalam membangun kedekatan, Joko menyebutkan pentingnya kualitas komunikasi. Menukil pesan dari Menteri PPPA, seorang ayah diharapkan bisa meluangkan waktu khusus untuk berinteraksi secara intens dengan anak tanpa gangguan teknologi.

“Seorang ayah itu harus memiliki waktu paling tidak 15 menit saja intens, tapi tanpa gawai. Itu sama ngobrol dengan anak,” tegasnya.

Momen intim ini bisa dilakukan dalam aktivitas sederhana sehari-hari, seperti saat memboncengkan anak, mengantar sekolah, atau menjelang tidur malam.

Menanggapi fenomena dominasi kaum ibu dalam mengurus Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Joko menilai ayah idealnya tetap ikut aktif. Jika keterbatasan waktu akibat kerja menjadi kendala, ayah wajib memantau perkembangan proses tersebut secara daring atau komunikasi jarak jauh.

“Kalaupun ayah itu tidak bisa hadir mendampingi karena bekerja, karena kesibukan, pasti ayah itu juga memonitor, lewat gawai, 'Gimana, Bu? Jurnale kepiye (jurnalnya bagaimana)?' Kayak seperti itu. Mereka pasti komunikasi. Ayah itu, pasti karena tanggung jawabnya, dia tidak akan melepaskan saja,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan yang baru diujicobakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro, ternyata mendapat sambutan hangat dari pelajar SMP Negeri 2 Kandeman. Meski pola tersebut baru diterapkan dalam lingkup kecil yakni dua kelas, namun berkat sajian menu yang segar dan hangat, menjadikan siswa lebih menikmati di tiap suapannya.
07 Okt 2026 Jumadi 288
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Batang Kemarau panjang mulai memengaruhi ketersediaan bahan pakan ternak di Kabupaten Batang. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian bahan pakan berasal dari limbah hasil pertanian, seperti tebon jagung, hijauan tanaman, hingga bekatul. Ketika produksi pertanian menurun akibat keterbatasan air, pasokan bahan pakan ternak ikut terdampak.
07 Okt 2026 Jumadi 227
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan strategi untuk meningkatkan populasi dan produksi susu sapi perah di daerah tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemetaan lokasi kandang komunal yang nantinya dapat digunakan sebagai kandang rearing atau pembesaran pedet sebelum sapi masuk ke kandang laktasi milik peternak.
07 Okt 2026 Jumadi 203
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat menuntaskan kekosongan 330 posisi perangkat desa. Tak tanggung-tanggung, proses pengujian kompetensi manajerial para calon perangkat desa kali ini melibatkan langsung tim Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri guna menjamin transparansi serta kualitas hasil seleksi.
07 Okt 2026 Jumadi 263
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 362
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 341