Pupuk Organik Biokonversi Mulai Diminati Petani di Batang

Sabtu, 16 Juli 2022 Jumadi Dibaca 3.546 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Pupuk Organik Biokonversi Mulai Diminati Petani di Batang
Batang - Berawal dari keprihatinan para pendiri terhadap kondisi pertanian dan perkebunan Indonesia yang hasilnya semakin menurun. Kemudian permasalahan pupuk di Indonesia, yang saat ini kebanyakan petani tertarik dengan pupuk kimia lama-kelamaan menjadikan kondisi tanah tidak subur lagi.

Batang - Berawal dari keprihatinan para pendiri terhadap kondisi pertanian dan perkebunan Indonesia yang hasilnya semakin menurun. Kemudian permasalahan pupuk di Indonesia, yang saat ini kebanyakan petani tertarik dengan pupuk kimia lama-kelamaan menjadikan kondisi tanah tidak subur lagi.

Maka melalui riset dan percobaan selama lebih dari 5 tahun, salah satu perusahaam yang memproduksi pupuk organik yaitu PT Bio Konversi Indonesia, berdiri pada bulan Juni 2017, dengan tujuan untuk menyediakan pupuk organik berkualitas tinggi bagi pertanian dan perkebunan Indonesia dengan harga terjangkau.

Adanya keberhasilan salah satu petani melon menggunakan pupuk organik biokonversi di Kabupaten Batang akhirnya para petani yang lainnya menggelar temu tani bersama PT. Bio Konversi Indonesia di Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jumat (15/7/2022).

Distributor PT. Bio Konversi Indonesia Muhammad Haris mengatakan, bahwa temu tani saat ini membicarakan pupuk organik biokonversi pada petani melon yang ada di Desa Sidorejo. Mereka sangat tertarik karena sudah ada yang berhasil memakai pupuk organik ini.

“Pada awalnya petani melon ini bercerita kepada teman-teman petaninya bahwa, hasil kualitas buah menggunakan pupuk organic sangat bagus dan baik. Pupuk organik sendiri adalah Pupuk Cair berbahan aktif organisme hidup yang berfungsi untuk menyediakan hara tanah, dan menstimulasi tersedianya hara dalam tanah bagi tanaman,” jelasnya.

Biokonversi diproduksi secara organik tanpa proses maupun campuran bahan kimia, dan menghasilkan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanah dan tanaman secara natural.

Pupuk organik ini, lanjut dia, bekerja dengan cara menjaga kehidupan bakteri positif dalam tanah, menangkap unsur nitrogen bebas di udara, mengurai fosfat dan merubah menjadi bentuk yang siap diserap oleh akar tanaman.

“Pupuk ini memiliki sertifikat Lembaga Sertifikasi Organik Seloliman (LeSOS) No : 305-LSO-005-IDN-05-19 dengan dinyatakan secara konsisten telah memenuhi persyaratan SNI 6729:2016 pada Mei 2019, dan memiliki Sertifikat Control dari Belanda dengan Sertifikat No : C858084INP-01.2019 Registrasi No : CU 858084,” terangnya.

Di Kabupaten Batang pupuk organik sudah mencakup 15 Kecamatan dengan berbagai komoditas yang ada seperti Jagung, Kopi, Padi, Melon, Kakao dan Bawang.

“Mudah-mudahan pupuk organik ini membantu para petani sebagai alternatif pupuk mereka, karena dari harga terjangkau dan kualitas hasilnya bagus,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Batang - Pemandangan barisan truk besar yang parkir berderet di sekitar Exit Tol Kandeman masih jadi pemandangan sehari-hari. Berhentinya armada bongkar muat ini tak sekadar membikin estetika gerbang masuk Kabupaten Batang tampak semrawut, tetapi juga mengancam ketertiban jalan. Rencana Pemkab Batang menyulap kawasan tersebut menjadi kantong parkir resmi pun harus jalan di tempat lantaran terganjal lahan.
26 Ags 2026 Jumadi 10
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Batang - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang menggelar upacara peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026). Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil, Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."
26 Ags 2026 Jumadi 65
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta anggota Pramuka untuk menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan kreatif agar mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Pesan tersebut disampaikan Suyono saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026).
26 Ags 2026 Jumadi 54
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Batang - Kardus bekas bertuliskan penggalangan donasi memutar pelan di tengah lingkaran ratusan anak. Jemari-jemari kecil bergantian memasukkan lembaran rupiah, bahkan ada yang merelakan celengan yang mereka rawat bertahun-tahun demi meringankan beban korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
26 Ags 2026 Jumadi 40
PMI Apresiasi Aksi Nyata SDN Kauman 7 Batang PT Yamani Asian Pacific Galang Donasi PMI Apresiasi Aksi Nyata SDN Kauman 7 Batang PT Yamani Asian Pacific Galang Donasi
PMI Apresiasi Aksi Nyata SDN Kauman 7 Batang PT Yamani Asian Pacific Galang Donasi
Batang - Aksi kepedulian untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai mengalir dari Kabupaten Batang. Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif SDN Kauman 7 Batang dan PT Yamani Asuan Pacific yang bergerak cepat menyalurkan donasi. Langkah ini diharapkan menjadi pemantik kepedulian bagi pihak sekolah lain maupun sektor swasta di Batang untuk turut mengulurkan tangan.
26 Ags 2026 Jumadi 32
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Batang - Musim kemarau di Kabupaten Batang tak hanya membawa hawa kering, tetapi juga ancaman nyata bagi para petani: pergerakan hama tikus yang mulai bergerilya di sejumlah sentra pertanian. Kendati demikian, Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan (Dispaperta) Kabupaten Batang memastikan bahwa hingga pertengahan Agustus 2026, kondisi di lapangan masih aman dan belum ada tanaman yang sampai mengalami puso atau gagal panen.
26 Ags 2026 Jumadi 104