Biogas Sebagai Energi Alternatif Desa Wonokerso Batang

Sabtu, 25 Juni 2022 Jumadi Dibaca 4.552 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Biogas Sebagai Energi Alternatif Desa Wonokerso Batang
Batang - Kekayaan sumber daya alam di bumi pertiwi sangat luar biasa sekali, seperti gas alam dan minyak bumi. Akan tetapi, penggunaannya tidak bisa terus menerus dilakukan karena bahan baku di alam semakin berkurang harus ada inovasi energi alternatif yang menjajikan.

Batang - Kekayaan sumber daya alam di bumi pertiwi sangat luar biasa sekali, seperti gas alam dan minyak bumi. Akan tetapi, penggunaannya tidak bisa terus menerus dilakukan karena bahan baku di alam semakin berkurang harus ada inovasi energi alternatif yang menjajikan.

Salah satu energi alternatif yang bisa menjamin kebutuhan energi untuk masyarakat adalah energi biogas. Energi biogas adalah energi yang dihasilkan dari limbah organik seperti kotoran ternak.

Seperti inovasi yang dilakukan di Desa Wonokerso Kecamatan Limpung Kabupaten Batang membuat program energi biogas.

“Awalnya, pihak desa mengajukan bantuan untuk kelompok ternak sapi di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Tapi justru ditawari program biogas yang berada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng,” kata Kepala Desa Wonokerso Muhamidin (51) saat ditemui di Kantor Desa Wonokerso, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Sabtu (25/6/2022).

Program itu sudah diajukan sejak tahun 2020, tapi baru terlaksana pada 2022 karena Pandemi COVID-19. Alasan desanya terpilih karena banyak warga yang beternak sapi. Ada 25 peternak sapi di Desa Wonokerso.

“Program biogas baru berjalan April 2022. Pemanfaatan baru efektif setelah lebaran lalu yang berasal dari bantuan program Biogas Swakelola dengan total anggaran Rp165.000.000,00 pada tahun 2021 sebanyak 6 unit untuk 4 desa dan pada tahun 2022 pengajuan kembali sebanyak 15 unit untuk 3 desa dengan total anggaran Rp324.000.000,00,” jelasnya.

Biogas yang Ia gagas ini terdapat penolakan oleh masyarakat khususnya yang mempunyai ternak sapi. Mereka merasa biogas akan merugikannya, karena mengambil kotoran sapi yang biasanya menghasilkan pupuk kandang.

Tetapi, lanjut dia, setelah adanya sosialisasi dari pihak desa akhirnya mendapatkan respon yang bagus dari masyarakat. Bahwa adanya biogas di desa akan memberikan mereka tiga manfaat sekaligus dari kotoran sapi tidak hanya menjadi pupuk kandang saja.

“Namun biogas sendiri dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai sumber alternatif untuk memasak. Selain itu, biogas dapat juga menghasilkan pupuk cair dan pupuk kandang yang bisa menghasilkan nilai ekonomis,” ungkapnya.

Biogas juga memberikan kebersihan pada lingkungan sekitar dari bau, serangga dan petogen yang berasal dari timbunan kotoran sapi yang tadinya dibiarkan.

“Proses penguraian kotoran sapi menjadi gas dinamakan anaerobik digester yang dimaksud teknologi yang memanfaatkan proses biologis dimana bahan organik oleh mikroorganisme anaerobik terurai dalam ketiadaan oksigen terlarut  atau di ruang kedap udara. Komponen utama dari energi biogas ini adalah gas metana (CH4) dan karbondioksida (CO2),” terangnya. 

Kedua gas tersebut dapat dibakar atau dioksidasi dan melepas energi, sehingga energi tersebutlah yang dapat dimanfaatkan manusia untuk kebutuhan sehari-hari. Akan tetapi, besarnya komponen gas tersebut tergantung pada proses anaerobik dan komposisi dari bahan dasar pembuatan energi biogas. Semakin besar kandungan metana dari energi biogas, maka akan semakin besar juga energi yang bisa dihasilkan dari biogas tersebut.

“Untuk biaya pembuatan per unit biogas bisa bervariasi tergantung ukuran yang dibuat. Untuk ukuran biogas antara 6 m3 atau kubik hingga 100 m3 atau kubik memerlukan biaya sebesar Rp18.000.000,00 sampai  Rp200.000.000,00,” ujar dia.

Ukuran biogas untuk satu rumah tangga memakai ukuran 6 m3 atau kubik hingga 8 m3 atau kubik yang setara dua ekor sapi. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Karnaval SCTV, jadi Ajang Bupati Faiz Kenalkan Kuliner Khas Batang Karnaval SCTV, jadi Ajang Bupati Faiz Kenalkan Kuliner Khas Batang
Karnaval SCTV, jadi Ajang Bupati Faiz Kenalkan Kuliner Khas Batang
Batang - Gelaran Karnaval SCTV yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Batang tidak hanya menjadi wahana hiburan cuma-cuma bagi warga setempat, namun dampak positifnya pun turut dirasakan langsung para pelaku UMKM. Festival UMKM, yang menghadirkan puluhan stan kuliner dan produk kreatif, dibuka sebagai upaya Pemda setempat mendukung perputaran ekonomi, sekaligus mengenalkan kuliner khas Batang ke kancah nasional.
11 Okt 2026 Jumadi 11
Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional
Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional
Batang Karnaval SCTV untuk pertama kalinya digelar di Alun-Alun Kabupaten Batang selama dua hari, Sabtu hingga Minggu. Pemerintah Kabupaten  Batang berharap kegiatan tersebut mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke tingkat nasional.
11 Okt 2026 Jumadi 259
SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka
SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka
Batang Pangkalan SDN Cepokokuning, Kwartir Ranting (Kwarran) Batang, menggelar Musyawarah Gugus Depan (MUGUS) I di SDN Cepokokuning, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Minggu (11102026).
11 Okt 2026 Jumadi 192
Angkat Budaya Lokal, Karnaval SCTV Libatkan Ratusan Penari Babalu Angkat Budaya Lokal, Karnaval SCTV Libatkan Ratusan Penari Babalu
Angkat Budaya Lokal, Karnaval SCTV Libatkan Ratusan Penari Babalu
Batang - Kemeriahan even Karnaval SCTV yang menyuguhkan penampilan puluhan artis-artis papan atas, makin semarak dengan kolaborasi bersama 200 seniman tari Babalu Batang. Para penari yang didominasi pelajar dari jenjang SMP hingga SMASMK itu menjadi panggung ekspresi karena memadukan antara tarian tradisional Babalu bersama hentakan musik dan alunan nada dari artis di atas panggung.
11 Okt 2026 Jumadi 175
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Batang - Perkembangan perekonomian di Indonesia tidak dapat terlepas dari peran aktif koperasi. Maka Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Daerah Batang yang menjadi salah satu ujung tombak perkoperasian, senantiasa memberikan teladan terhadap kehadiran Koperasi Desa Merah Putih, agar memiliki prinsip senada yakni menyejahterakan anggotanya.
10 Okt 2026 Jumadi 255
Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Batang -  Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Sri Purwaningsih, secara resmi membuka Festival UMKM Kabupaten Batang yang dipusatkan di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (10102026).
10 Okt 2026 Jumadi 337