Batang Peringkat Kedua Dunia Dalam Pemanfaatan Ecobrick

Senin, 16 Mei 2022 Jumadi Dibaca 1.405 kali Pemerintahan
Batang Peringkat Kedua Dunia Dalam Pemanfaatan Ecobrick
Batang Kabupaten Batang menduduki peringkat kedua dunia dalam pemanfaatan botol plastik atau ecobrick yang diubah menjadi benda-benda bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Batang Kabupaten Batang menduduki peringkat kedua dunia dalam pemanfaatan botol plastik atau ecobrick yang diubah menjadi benda-benda bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Peringkat tersebut berdasarkan data yang diperoleh dari laman https://www.gobrick.com, sebuah aplikasi yang diinisiasi oleh Global Ecobrick Alliance (GEA), yang mengubah sampah plastik menjadi bangunan yang dapat digunakan kembali.

Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang menyambut baik, respons tersebut dengan menggelar Training of Treaners (TOT) Ecobrick, bagi perwakilan dari 15 kecamatan.

Ketua TP PKK Batang Uni Kuslantasi Wihaji mengatakan, training ini sebuah upaya membangun kesadaran masyarakat untuk meminimalkan penggunaan plastik agar tidak menjadi sampah.

“Ecobrick sendiri adalah solusi akhir dalam menangani sampah plastik. Solusi utamanya adalah penyadaran tiap individu, maka kami mengundang GEA untuk memberikan pemahaman dalam meminimalkan sampah plastik,” katanya, usai menutup kegiatan TOT Ecobrick, di Pendapa Kabupaten Batang, Minggu (15/5/2022).

Ia menerangkan, sejak 2021 lalu, nama Kabupaten Batang melejit karena respons anggota TP PKK di tingkat kecamatan yang selalu mengekspos hasil ecobrick yang telah diubah menjadi benda-benda bermanfaat bagi masyarakat ke aplikasi www.gobrick.com.

“Kami mengundang GEA agar membantu mengedukasi para trainer di tiap kecamatan, agar mampu membuat ecobrick yang aman dan bertahan hingga ratusan tahun,” jelasnya.

Dari hasil training selama dua periode telah menghasilkan 105 trainer yang tersebar di 15 kecamatan, yang nantinya dapat mengedukasi warga hingga tingkat desa.

Ia menegaskan, apabila ecobrick makin banyak, artinya konsumsi plastik pun makin besar. Maka aplikasi www.gobrick.com merupakan salah satu cara untuk mengetahui berapa jumlah konsumsi plastik suatu daerah.

“Jumlah sampah plastik yang diubah jadi ecobrick tahun 2021 mencapai 100 ton. Tapi setiap tahun sampah plastik dapat terkurangi secara bertahap,” harapnya.

Principal GEA, Ani Himawati mengutarakan, aplikasi gobrick telah dimanfaatkan oleh 151 negara untuk mendaftarkan ecobricknya.

“Ketika membuat ecobrick, sama saja dengan menyelamatkan bumi dari pencemaran sampah plastik. Di aplikasi itu semua data tercatat mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan bahkan komunitas,” terangnya.

Ia mengapresiasi, warga Kabupaten Batang paling banyak mengirimkan data hasil pemanfaatan ecobrick.

“Artinya, warga Batang paling banyak menyelamatkan bumi dari pencemaran sampah plastik,” ungkapnya.

Selama memaparkan materi, tidak sedikit pun mengarahkan peserta agar ecobrick dimanfaatkan secara ekonomi.

“Kami mendedikasikan perjuangan ecobrick ini murni untuk keberlangsungan kehidupan di bumi. Banyak yang mengatasnamakan bumi, namun nyatanya selalu dikaitkan dengan bisnis dan kami 12 tahun cukup berhasil, tanpa uang, tanpa mesin dan ikatan apapun, namun tujuannya murni untuk bumi,” tegasnya.

Ia menyarankan, ke depan ecobrick tidak dibuat di luar ruangan, karena akan mudah terpapar sinar matahari.

“Sejak 2021 kami mulai mengarahkan warga untuk membuat ecobrick khusus dalam ruangan dan mudah dibongkar pasang dan bisa dipakai di kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Sedangkan, yang telah terlanjur dibuat di luar ruangan, tidak bisa serta merta diubah karena itu merupakan hasil karya dan kolaborasi banyak orang.

“Kita hanya bisa meluruskan melalui 105 trainer. Dari hasil trainer pertama, saat ada lomba desa, sudah tidak ada yang membuat gapura, tapi modular seperti segitiga, segi enam dan lego yang bisa dibentuk secara vertikal,” ujar dia.

Ia menambahkan, bentuknya pun beragam dan dapat dimanfaatkan untuk mengisi ruang di PAUD, atau kegiatan-kegiatan tertentu.

“Jangka panjang untuk ecobrick di luar ruangan bisa diatasi dengan teknik bangunan tanah. Namun perlu training khusus karena ada konsep dan konstruksi serta praktik dan di Batang akan dilakukan perbaikan khusus untuk ecobrick yang ada di luar ruangan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

DPRD Batang Inisiasi Perubahan Raperda Pariwisata, Bupati Dorong Ekosistem Wisata DPRD Batang Inisiasi Perubahan Raperda Pariwisata, Bupati Dorong Ekosistem Wisata
DPRD Batang Inisiasi Perubahan Raperda Pariwisata, Bupati Dorong Ekosistem Wisata
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyambut inisiatif DPRD Kabupaten Batang untuk mengubah sejumlah peraturan daerah yang berkaitan dengan pariwisata dan kesejahteraan sosial. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan dalam rapat paripurna dengan agenda penyampaian pendapat Bupati terhadap lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (1102026).
01 Okt 2026 Jumadi 132
Sikapi Wacana Masa Tunggu Haji Dimajukan, Kankemenhaj Batang Minta Jemaah Bersabar Sikapi Wacana Masa Tunggu Haji Dimajukan, Kankemenhaj Batang Minta Jemaah Bersabar
Sikapi Wacana Masa Tunggu Haji Dimajukan, Kankemenhaj Batang Minta Jemaah Bersabar
Batang - Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah saat ini mengkaji wacana tentang dimajukannya masa tunggu calon jemaah haji dari semula 28 tahun menjadi 14 tahun. Hal tersebut didasari Presiden Prabowo Subianto yang menghendaki untuk menyeragamkan masa tunggu, namun dengan tetap mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk jumlah keseluruhan calon jemaah haji yang belum diberangkatkan.
01 Okt 2026 Jumadi 162
DPRD Batang Akan Sidak Seluruh SPPG Usai Kasus Keracunan MBG DPRD Batang Akan Sidak Seluruh SPPG Usai Kasus Keracunan MBG
DPRD Batang Akan Sidak Seluruh SPPG Usai Kasus Keracunan MBG
Batang DPRD Kabupaten Batang akan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul kasus dugaan keracunan makanan yang terjadi di Kecamatan Bawang.
01 Okt 2026 Jumadi 300
Semangat Kesaktian Pancasila, Pemuda Makam Kadilangu Berbagi Sayuran Semangat Kesaktian Pancasila, Pemuda Makam Kadilangu Berbagi Sayuran
Semangat Kesaktian Pancasila, Pemuda Makam Kadilangu Berbagi Sayuran
Batang - Banyak cara dilakukan untuk memperingati pengorbanan para pahlawan dalam mempertahankan keutuhan Pancasila sebagai prinsip dasar NKRI. Salah satunya dengan kegiatan Inspiratif dari Pemuda Makam Pahlawan Kadilangu yang membagikan 250 bungkus sayuran kepada pengendara, sebagai wujud penghormatan dan syukur karena Pancasila masih menjadi dasar NKRI.
01 Okt 2026 Jumadi 41
Bupati Batang Setujui Raperda Pilkades 2027 Disesuaikan dengan Aturan Baru Bupati Batang Setujui Raperda Pilkades 2027 Disesuaikan dengan Aturan Baru
Bupati Batang Setujui Raperda Pilkades 2027 Disesuaikan dengan Aturan Baru
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan pendapat pemerintah daerah terhadap lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD Kabupaten Batang saat rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (1102026).
01 Okt 2026 Jumadi 113
Hari Kesaktian Pancasila, Wabup Batang Ajak Generasi Muda Hayati Nilai Perjuangan Hari Kesaktian Pancasila, Wabup Batang Ajak Generasi Muda Hayati Nilai Perjuangan
Hari Kesaktian Pancasila, Wabup Batang Ajak Generasi Muda Hayati Nilai Perjuangan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (1102026).
01 Okt 2026 Jumadi 116