Batang Peringkat Kedua Dunia Dalam Pemanfaatan Ecobrick

Senin, 16 Mei 2022 Jumadi Dibaca 1.397 kali Pemerintahan
Batang Peringkat Kedua Dunia Dalam Pemanfaatan Ecobrick
Batang Kabupaten Batang menduduki peringkat kedua dunia dalam pemanfaatan botol plastik atau ecobrick yang diubah menjadi benda-benda bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Batang Kabupaten Batang menduduki peringkat kedua dunia dalam pemanfaatan botol plastik atau ecobrick yang diubah menjadi benda-benda bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Peringkat tersebut berdasarkan data yang diperoleh dari laman https://www.gobrick.com, sebuah aplikasi yang diinisiasi oleh Global Ecobrick Alliance (GEA), yang mengubah sampah plastik menjadi bangunan yang dapat digunakan kembali.

Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang menyambut baik, respons tersebut dengan menggelar Training of Treaners (TOT) Ecobrick, bagi perwakilan dari 15 kecamatan.

Ketua TP PKK Batang Uni Kuslantasi Wihaji mengatakan, training ini sebuah upaya membangun kesadaran masyarakat untuk meminimalkan penggunaan plastik agar tidak menjadi sampah.

“Ecobrick sendiri adalah solusi akhir dalam menangani sampah plastik. Solusi utamanya adalah penyadaran tiap individu, maka kami mengundang GEA untuk memberikan pemahaman dalam meminimalkan sampah plastik,” katanya, usai menutup kegiatan TOT Ecobrick, di Pendapa Kabupaten Batang, Minggu (15/5/2022).

Ia menerangkan, sejak 2021 lalu, nama Kabupaten Batang melejit karena respons anggota TP PKK di tingkat kecamatan yang selalu mengekspos hasil ecobrick yang telah diubah menjadi benda-benda bermanfaat bagi masyarakat ke aplikasi www.gobrick.com.

“Kami mengundang GEA agar membantu mengedukasi para trainer di tiap kecamatan, agar mampu membuat ecobrick yang aman dan bertahan hingga ratusan tahun,” jelasnya.

Dari hasil training selama dua periode telah menghasilkan 105 trainer yang tersebar di 15 kecamatan, yang nantinya dapat mengedukasi warga hingga tingkat desa.

Ia menegaskan, apabila ecobrick makin banyak, artinya konsumsi plastik pun makin besar. Maka aplikasi www.gobrick.com merupakan salah satu cara untuk mengetahui berapa jumlah konsumsi plastik suatu daerah.

“Jumlah sampah plastik yang diubah jadi ecobrick tahun 2021 mencapai 100 ton. Tapi setiap tahun sampah plastik dapat terkurangi secara bertahap,” harapnya.

Principal GEA, Ani Himawati mengutarakan, aplikasi gobrick telah dimanfaatkan oleh 151 negara untuk mendaftarkan ecobricknya.

“Ketika membuat ecobrick, sama saja dengan menyelamatkan bumi dari pencemaran sampah plastik. Di aplikasi itu semua data tercatat mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan bahkan komunitas,” terangnya.

Ia mengapresiasi, warga Kabupaten Batang paling banyak mengirimkan data hasil pemanfaatan ecobrick.

“Artinya, warga Batang paling banyak menyelamatkan bumi dari pencemaran sampah plastik,” ungkapnya.

Selama memaparkan materi, tidak sedikit pun mengarahkan peserta agar ecobrick dimanfaatkan secara ekonomi.

“Kami mendedikasikan perjuangan ecobrick ini murni untuk keberlangsungan kehidupan di bumi. Banyak yang mengatasnamakan bumi, namun nyatanya selalu dikaitkan dengan bisnis dan kami 12 tahun cukup berhasil, tanpa uang, tanpa mesin dan ikatan apapun, namun tujuannya murni untuk bumi,” tegasnya.

Ia menyarankan, ke depan ecobrick tidak dibuat di luar ruangan, karena akan mudah terpapar sinar matahari.

“Sejak 2021 kami mulai mengarahkan warga untuk membuat ecobrick khusus dalam ruangan dan mudah dibongkar pasang dan bisa dipakai di kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Sedangkan, yang telah terlanjur dibuat di luar ruangan, tidak bisa serta merta diubah karena itu merupakan hasil karya dan kolaborasi banyak orang.

“Kita hanya bisa meluruskan melalui 105 trainer. Dari hasil trainer pertama, saat ada lomba desa, sudah tidak ada yang membuat gapura, tapi modular seperti segitiga, segi enam dan lego yang bisa dibentuk secara vertikal,” ujar dia.

Ia menambahkan, bentuknya pun beragam dan dapat dimanfaatkan untuk mengisi ruang di PAUD, atau kegiatan-kegiatan tertentu.

“Jangka panjang untuk ecobrick di luar ruangan bisa diatasi dengan teknik bangunan tanah. Namun perlu training khusus karena ada konsep dan konstruksi serta praktik dan di Batang akan dilakukan perbaikan khusus untuk ecobrick yang ada di luar ruangan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.926 Warga Batang Terima BLT DBHCHT, Dinsos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran 1.926 Warga Batang Terima BLT DBHCHT, Dinsos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
1.926 Warga Batang Terima BLT DBHCHT, Dinsos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial (Dinsos) kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Tahun 2026 kepada para pekerja dan pelaku usaha sektor tembakau.
24 Jun 2026 Jumadi 63
Sempat Terdampak Pemadaman Listrik, Panitia SPMB Pastikan Data Aman Sempat Terdampak Pemadaman Listrik, Panitia SPMB Pastikan Data Aman
Sempat Terdampak Pemadaman Listrik, Panitia SPMB Pastikan Data Aman
Batang - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Batang tetap berjalan lancar, meski sempat terdampak pemadaman listrik, Selasa 23 Juni 2026, selama satu jam. Hal ini menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat, untuk memastikan keamanan data calon siswa, saat terjadi pemadaman listrik, sawaktu-waktu.
24 Jun 2026 Jumadi 111
BPJPH Gelar Sosialisasi WHO, Edukasikan Kewajiban Sertifikasi Halal secara Nasional BPJPH Gelar Sosialisasi WHO, Edukasikan Kewajiban Sertifikasi Halal secara Nasional
BPJPH Gelar Sosialisasi WHO, Edukasikan Kewajiban Sertifikasi Halal secara Nasional
Batang - Sosialisasi pembentukan ekosistem halal adalah upaya pemerintah daerah dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk menciptakan rantai pasok halal terintegrasi. Hal ini mencakup sertifikasi UMKM, wisata ramah muslim, hingga kantinrumah potong hewan halal guna meningkatkan daya saing ekonomi daerah.
24 Jun 2026 Jumadi 47
Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG
Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG
Batang Masa libur sekolah menjadi momentum krusial bagi Pemerintah Kabupaten Batang untuk membenahi karut-marut pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Satgas MBG Kabupaten Batang membidik evaluasi total terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mulai dari masalah perizinan, standar sanitasi, hingga penghentian operasional belasan unit SPPG.
23 Jun 2026 Jumadi 163
Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas
Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas
Batang Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Kabupaten Batang mengapresiasi kebijakan baru dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mulai mengakomodasi siswa penderita talasemia melalui jalur afirmasi disabilitas fisik tak tampak.
23 Jun 2026 Jumadi 101
Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik
Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik
Batang - Satlantas Polres Batang memaksimalkan layanan perpanjangan SIM Keliling dengan menyasar sejumlah titik ruang publik, untuk mendekatkan dan mempercepat proses pelayanan. Bagi masyarakat yang telah habis masa berlaku SIM-nya, dapat memanfaatkan layanan perpanjangan secara jemput bola, yang terkoneksi dalam satu tempat.
23 Jun 2026 Jumadi 86