Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas

Selasa, 23 Juni 2026 Jumadi Dibaca 28 kali Kesehatan
Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas
Dokter Anak RSUD Batang Tan Evi Susanti mengatakan, Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas.
Batang Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Kabupaten Batang mengapresiasi kebijakan baru dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mulai mengakomodasi siswa penderita talasemia melalui jalur afirmasi disabilitas fisik tak tampak.

Batang – Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Kabupaten Batang mengapresiasi kebijakan baru dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mulai mengakomodasi siswa penderita talasemia melalui jalur afirmasi disabilitas fisik tak tampak.

Langkah ini menjadi angin segar bagi hak pendidikan anak-anak penderita penyakit kronis di wilayah tersebut. Hal ini sesuai hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Tahun 2025.

Ahli Medis POPTI Batang sekaligus dokter anak RSUD Batang Tan Evi Susanti menjelaskan, bahwa talasemia sejatinya merupakan kondisi disabilitas yang membutuhkan perhatian khusus meski gejalanya tidak terlihat secara fisik.

“Talasemia itu termasuk penyakit disabilitas karena seorang anak dengan penderita talasemia memang aktivitasnya terbatas dan dia juga membutuhkan waktu setiap dua atau tiga minggu sekali untuk transfusi darah. Jadi ya memang disabilitas yang tidak tampak dan kronis ya, berkepanjangan, dan lama,” katanya saat ditemui di RSUD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (23/6/2026).

Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Dinas Pendidikan yang telah membuka kesempatan ini, sehingga stigma atau hambatan bagi anak disabilitas untuk bersekolah bisa dikikis.

Tahun ini, Tan Evi mencatat ada empat anak yang mengajukan surat keterangan medis untuk keperluan PPDB. Namun, sejauh ini baru satu siswa tingkat SMA yang prosesnya berhasil lolos. Untuk tingkat SMP, kebijakan ini masih memerlukan perluasan informasi.

“Harapan ke depannya, ini bisa tersosialisasi dengan baik agar SMP-SMP di Kabupaten Batang bisa menerima penderita disabilitas kronis tak tampak, untuk bisa menerima penderita Talasemia di SMP tersebut,” harapnya.

Kemudahan jalur baru ini turut dirasakan oleh Dian Widiastuti, salah satu orang tua anak penyandang talasemia di Batang. Ia menceritakan pengalamannya dalam mengurus berkas administrasi agar anaknya bisa masuk ke SMA negeri yang dituju.

Menurut Dian, prosesnya melibatkan pemenuhan sejumlah dokumen medis dan akademis, mulai dari surat keterangan dokter hingga asesmen inklusi dari Sekolah Luar Biasa (SLB) yang nantinya diterbitkan oleh Cabang Dinas Pendidikan Provinsi.

“Untuk kendala teknisnya kemarin alhamdulillah lancar, untuk permintaan surat keterangan sehatnya sangat kooperatif. Eh untuk asesmen inklusi juga ada beberapa persyaratan yang memang harus dimasukkan. Contohnya memang ada surat psikologi, terus surat pengajuan lampiran dari sekolah asal, seperti itu. Dan juga surat keterangan sakit dari dokter,” ungkapnya.

Dian menambahkan, bahwa proses asesmen inklusi tersebut juga melewati tahapan tes, di mana hasilnya keluar dalam waktu 3 hingga 5 hari kerja sebelum dikirimkan ke Cabang Dinas Provinsi.

“Berkat kelancaran proses tersebut, anaknya kini berhasil diterima di sekolah tujuan melalui jalur afirmasi disabilitas,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Membangun Tata Kelola Informasi Geospasial Yang Terintegrasi Membangun Tata Kelola Informasi Geospasial Yang Terintegrasi
Membangun Tata Kelola Informasi Geospasial Yang Terintegrasi
Bogor - Badan Informasi Geospasial (BIG) secara aktif melaksanakan pendampingan penyusunan standar data geospasial untuk memastikan data geospasial yang dihasilkan oleh pemerintah daerah dan instansi terkait terstandar, berkualitas, dan mendukung kebijakan Satu Data Indonesia. Pendampingan ini ditujukan agar pengelolaan dan pembuatan peta lebih konsisten, terintegrasi, dan memiliki dasar yang kuat.
23 Jun 2026 Jumadi 27
Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG
Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG
Batang Masa libur sekolah menjadi momentum krusial bagi Pemerintah Kabupaten Batang untuk membenahi karut-marut pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Satgas MBG Kabupaten Batang membidik evaluasi total terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mulai dari masalah perizinan, standar sanitasi, hingga penghentian operasional belasan unit SPPG.
23 Jun 2026 Jumadi 57
Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik
Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik
Batang - Satlantas Polres Batang memaksimalkan layanan perpanjangan SIM Keliling dengan menyasar sejumlah titik ruang publik, untuk mendekatkan dan mempercepat proses pelayanan. Bagi masyarakat yang telah habis masa berlaku SIM-nya, dapat memanfaatkan layanan perpanjangan secara jemput bola, yang terkoneksi dalam satu tempat.
23 Jun 2026 Jumadi 35
Tak Ingin Ada Kendala, Bupati Batang Tinjau Langsung Proses Pendaftaran SPMB Tak Ingin Ada Kendala, Bupati Batang Tinjau Langsung Proses Pendaftaran SPMB
Tak Ingin Ada Kendala, Bupati Batang Tinjau Langsung Proses Pendaftaran SPMB
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meninjau langsung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di sejumlah sekolah di Kabupaten Batang. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pendaftaran berjalan lancar, transparan, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.
23 Jun 2026 Jumadi 28
Pemkab Batang Siapkan Seragam Gratis untuk Seluruh Siswa Baru SD dan SMP Pemkab Batang Siapkan Seragam Gratis untuk Seluruh Siswa Baru SD dan SMP
Pemkab Batang Siapkan Seragam Gratis untuk Seluruh Siswa Baru SD dan SMP
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang kembali menghadirkan program yang meringankan beban masyarakat di bidang pendidikan. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memastikan seluruh siswa baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta, akan mendapatkan bantuan satu setel seragam sekolah gratis dari pemerintah daerah. Kebijakan tersebut disampaikan Bupati saat meninjau pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Negeri 7 Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2362026).
23 Jun 2026 Jumadi 46
Disnaker Batang Bekali Peserta Pelatihan Kelistrikan, Siapkan SDM Siap Kerja dan Berwirausaha Disnaker Batang Bekali Peserta Pelatihan Kelistrikan, Siapkan SDM Siap Kerja dan Berwirausaha
Disnaker Batang Bekali Peserta Pelatihan Kelistrikan, Siapkan SDM Siap Kerja dan Berwirausaha
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan berbasis kompetensi. Salah satunya dengan menggelar Pelatihan Keterampilan Berdasarkan Unit Kompetensi bidang Teknik Kelistrikan yang didanai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026.
22 Jun 2026 Jumadi 167