Jelang Pensiun, Anggota TNI Budidaya Tanaman Hionik

Jumat, 14 Januari 2022 Jumadi Dibaca 1.498 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Jelang Pensiun, Anggota TNI Budidaya Tanaman Hionik
Batang - Menjelang masa pensiun, Serma Sudirman yang merupakan salah satu anggota TNI-AD yang berdinas di Staf Teritorial Kodim 0736/Batang melakukan persiapan salah satunya membuat budidaya tanaman Hionik.

Batang - Menjelang masa pensiun, Serma Sudirman yang merupakan salah satu anggota TNI-AD yang berdinas di Staf Teritorial Kodim 0736/Batang melakukan persiapan salah satunya membuat budidaya tanaman Hionik.   

Dengan bangunan Green House sederhana menggunakan bambu metode hionik di kebun  miliknya. Saat ini sedang ramai diperbincangkan dan banyak mendapatkan perhatian dari berbagai kalangan masyarakat.

Serma Sudirman mengatakan, banyak rombongan dari kalangan pelajar, mahasiswa, Aparatur Sipil Negara (ASN) serta masyarakat umum yang sengaja datang ke kebun untuk sengaja melihat langsung dan belajar mengelola perkebunan sayuran dengan media hionik.

“Pembudidayaan tanaman hionik tidak harus menggunakan bangunan atau kontruksi yang mahal, dan tidak harus membutuhkan lahan yang luas,” katanya, saat ditemui, di area Green House, Desa Rowobelang, Kabupaten Batang, Jumat (14/1/2022).

Bangunan bisa menggunakan bahan-bahan alami dan dibuat secara sederhana misalnya bisa menggunakan bambu atau kayu, adapun lahan bisa mengunakan pekarangan disekitar rumah kita, tidak perlu harus memiliki lahan yang luas.

Ia menjelaskan, keberadaan pembudidayaan tanaman hionik ini bisa menjadi terobosan dan menciptakan image baru bagi anggota lainnya terutama bagi anggota yang akan menjelang pensiun.  

“Metode hionik ini juga dapat dimanfaatkan masyarakat umum, untuk menanam sayur-sayuran dipelataran ataupun samping rumah mereka yang luas lahannya terbatas,” jelasnya.

Jenis tanaman yang di tanam dengan metode hionik di Green House Sudirman dengan keterbatasan modal usaha, saat ini baru bisa menanam dua jenis sayuran yakni jenis sayuran selada dan pakcoy.

“Metode hionik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman,” terangnya.  

Kebutuhan air pada hionik lebih sedikit dari pada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah, hionik hugs sangat cocok pada areal yang memiliki pasokan air terbatas terlebih saat musim kemarau.

Ia menambahkan, semangat pantang menyerah yang dibutuhkan untuk berkebun dengan media hionik, karena cara budidaya yang sangat simpel dan tidak memakan banyak tempat.

Hasilnya juga sudah terbukti, berbagai sayuran yang ditanam dengan media hionik bisa tumbuh subur dan tentunya sayuran yang dihasilkan lebih sehat dan segar, karena merupakan sayuran organik.

“Terima kasih kepada Komandan Kodim 0736/Batang dan Dinas Pertanian Kabupaten Batang yang telah memberikan tugas pendampingan Program Ketahanan Pangan melalui Program Upsus Pajale (Padi,jagung dan Kedelai) pada tahun 2015 sampai dengan 2018,” ungkapnya. 

Berkat tugas yang diamanatkan, ia mendapatkan pengalaman ilmu pertanian terutama ilmu pertanian modern yaitu pemberdayaan Greenhouse Media Hionik. Sedangkan hasil panen dari perkebunan sayur Green House secara sederhan ini bisa mendapatkan nilai tambahan penghasilan ke keluarga dan bisa mendukung program ketahanan pangan Pemerintah daerah Kabupaten Batang dalam hal menyuplai kebutuhan sayur untuk kebutuhan masyarakat wilayah Kabupaten Batang.

Program Ketahanan Pangan Kodim 0736/Batang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di masa pandemi. 

“Sebagai wujud nyata pelaksanaan program tersebut, saya sebagai bagian anggota Staf Teritorial Kodim 0736/Batang menerapkan kegiatan nyata melalui pemberdayaan tanaman Hionik di lingkungan desa,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Batang - Kegiatan Wonotunggal Expo yang merupakan rintisan dari Pagelaran Seni Sanggar Merti Desa digelar dalam rangka gelar budaya yang secara rutin setiap tahunnya. Gelaran ini merupakan upaya untuk meningkatkan geliat UMKM Di Kabupaten Batang pada umumnya dan khususnya Kecamatan Wonotunggal.
26 Ags 2026 Jumadi 50
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Batang - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang menggelar upacara peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026). Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil, Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."
26 Ags 2026 Jumadi 110
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta anggota Pramuka untuk menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan kreatif agar mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Pesan tersebut disampaikan Suyono saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026).
26 Ags 2026 Jumadi 117
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Batang - Kardus bekas bertuliskan penggalangan donasi memutar pelan di tengah lingkaran ratusan anak. Jemari-jemari kecil bergantian memasukkan lembaran rupiah, bahkan ada yang merelakan celengan yang mereka rawat bertahun-tahun demi meringankan beban korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
26 Ags 2026 Jumadi 60
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Batang - Musim kemarau di Kabupaten Batang tak hanya membawa hawa kering, tetapi juga ancaman nyata bagi para petani: pergerakan hama tikus yang mulai bergerilya di sejumlah sentra pertanian. Kendati demikian, Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan (Dispaperta) Kabupaten Batang memastikan bahwa hingga pertengahan Agustus 2026, kondisi di lapangan masih aman dan belum ada tanaman yang sampai mengalami puso atau gagal panen.
26 Ags 2026 Jumadi 185
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Batang - Pemandangan barisan truk besar yang parkir berderet di sekitar Exit Tol Kandeman masih jadi pemandangan sehari-hari. Berhentinya armada bongkar muat ini tak sekadar membikin estetika gerbang masuk Kabupaten Batang tampak semrawut, tetapi juga mengancam ketertiban jalan. Rencana Pemkab Batang menyulap kawasan tersebut menjadi kantong parkir resmi pun harus jalan di tempat lantaran terganjal lahan.
26 Ags 2026 Jumadi 65